Onychomicosis (Jamur Kuku)

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Onychomicosis

Onychomicosis adalah infeksi kuku jamur yang memang sering terjadi dan diperkirakan menyebabkan sekitar setengah dari semua penyakit kuku. Infeksi ini menular melalui kontak kulit langsung ke kulit, tetapi lebih sering menyebar melalui penumpahan sel kulit mati yang terinfeksi/kuku dan fomites (benda tak hidup seperti pensil, pulpen, dsb) yang terkontaminasi jamur.

 

Gejala Onychomicosis

Terdapat beberapa tipe gejala penyakit ini. Subtipe klinis yang paling umum dari Onychomicosis  adalah Onychomicosis subungual lateral distal (DSLO). Pada kondisi ini ujung kuku menebal dan rapuh. Pada tipe  Onychomicosis  dangkal putih (SWO) terdapat seperti tumpukan kapur  putih pada permukaan lempeng kuku yang terkena.

Pada Onychomicosis subungual proksimal (PSO) terjadi kerusakan pada bantalan kuku dan seringkali dikaitkan dengan AIDS dan mungkin menyebar ke dalam darah. Adapun Onychomicosis dystropik total (TD) memiliki ciri bentuk penebalan kulit di bawah kuku hingga lempeng kuku hancur yang abnormal dan kuku terangkat.

Gambar dari: Chen, Min & Xu, Yuan & Hong, Nan & Yang, Yali & Lei, Wenzhi & Du, Lin & Zhao, Jingjun & Lei, Xia & Xiong, Lin & Cai, Langqi & Xu, Hui & Pan, Weihua & Liao, Wanqing. (2018). Epidemiology of fungal infections in China. Frontiers of Medicine.

 

Penyebab Onychomicosis

Onychomicosis disebabkan oleh dermatofita dikenal sebagai tinea unguium. Dermatofit yang terlibat termasuk Trichophyton rubrum, T. mentagrophytes T. soudanense, T. tonsurans, Epidermophyton floccosum.  Non-dermatofit yang terlibat sebagai penyebab onychomicosis adalah Hendersonula toruloidea dan Scytalidium hyalinum, Aspergillus sp, Acremonium sp, Fusarium oxysporum, Scopulariopsis brevicaulis dan spesies candida yang terlibat terutama pada orang dengan penurunan  daya tahan tubuh (misal HIV) adalah C. albicans.

 

Faktor Risiko Onychomicosis

Faktor risiko terjadinya Onychomicosis diantaranya termasuk:

  1. Usia lanjut.

  2. Adanya cedera pada kuku atau psoriasis.

  3. Memakai sepatu yang sempit.

  4. Kegiatan olahraga seperti berlari atau berenang.

  5. Riwayat infeksi jamur di tempat lain di tubuh.

  6. Orang dengan daya tahan tubuh yang lemah (termasuk diabetes).

 

Diagnosis Onychomicosis

Dokter mendiagnosis adanya jamur kuku dari pemeriksaan fisik. Jika diperlukan, dokter dapat mengambil sampel kuku dan melakukan tes deteksi adanya jamur pada serpihan kuku di laboratorium seperti tes dengan KOH atau kultur jamur.

 

Pengobatan dan Efek Samping Pengobatan Onychomicosis

Onychomicosis cukup sulit disembuhkan. Beberapa metode pengobatan sejauh ini yang dikenal antara lain:

  • Ciclopirox. Oleskan sekali setiap hari ke kuku yang terkena dan ke bagian bawah kuku.  Efek samping yang mungkin terjadi diantaranya kemerahan pada kuku, sensasi terbakar, perubahan bentuk kuku, kuku jari kaki tumbuh ke dalam, perubahan warna kuku.

  • Antijamur oles.  Beberapa antijamur oles dapat diresepkan dokter.

  • Obat antijamur oral. Beberapa obat antijamur yang dapat diminum bisa menjadi pengobatan yang efektif untuk onychomicosis. Namun, obat-obatan ini dapat memberi efek samping diantaranya mual muntah, gangguan pencernaan dan juga memerlukan fungsi liver dan ginjal yang baik.

Penanganan berupa tindakan juga dapat dilakukan dokter diantaranya:

Pencabutan kuku.  Prosedur pencabutan kuku dapat dilakukan jika tidak ada respon pada pengobatan

Terapi laser dan fotodinamik. Terapi jenis ini tidak banyak tersedia dan mahal. Terapi fotodinamik juga masih memerlukan evaluasi.

 

Pencegahan Onychomicosis

  • Jaga tangan dan kaki  bersih dan kering.

  • Gunting kuku jari tangan dan kuku jari pendek dan jagalah agar tetap bersih.

  • Jangan berjalan tanpa alas kaki di area seperti toilet umum.

  • Jangan berbagi gunting kuku dengan orang lain.

  • Ketika mengunjungi salon kuku, pilih salon yang bersih. Pastikan salon mensterilkan instrumennya (gunting kuku, gunting, dll.) setelah setiap penggunaan atau dapat membawanya sendiri

 

Kapan Harus ke Dokter?

Onychomicosis atau jamur kuku sebaiknya ditangani oleh tenaga medis. Jika mengalami kondisi ini anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum atau langsung dengan dokter spesialis kulit. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kamu dapat melakukan janji temu dengan dokter di rumah sakit yang terbaik menurut kamu di sini.