halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Perossido

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc
PerossidoPerossido

DAFTAR ISI

  • Apa itu Perossido
  • Penyebab
  • Faktor Risiko
  • Jenis
  • Gejala
  • Diagnosis
  • Pengobatan
  • Komplikasi
  • Pencegahan
  • Kapan Harus ke Dokter
  • Studi Terkait
  • FAQ

Apa Itu Perossido

**Perossido**, atau yang secara global dikenal dengan nama medis hidrogen peroksida (H₂O₂), adalah senyawa kimia cair yang berwarna bening, sedikit lebih kental dari air, dan memiliki sifat oksidator yang kuat. Dalam dunia kesehatan dan medis, cairan ini telah lama digunakan sebagai agen antiseptik ringan untuk mencegah infeksi pada luka goresan ringan, luka bakar kecil, dan lecet.

Senyawa ini bekerja dengan melepaskan gas oksigen saat dioleskan pada area kulit yang terluka. Pelepasan oksigen ini menyebabkan munculnya buih atau busa, yang secara mekanis membantu membersihkan kotoran dan sel-sel kulit mati dari area luka. Selain untuk kulit, cairan ini juga sering digunakan dalam konsentrasi rendah sebagai obat kumur untuk meredakan iritasi mulut ringan atau radang gusi.

Meskipun memiliki banyak manfaat klinis dan rumah tangga, penggunaan senyawa ini harus dilakukan dengan hati-hati. Paparan yang berlebihan atau konsumsi yang tidak disengaja dapat memicu kondisi gawat darurat medis yang dikenal sebagai keracunan peroksida. Jika kamu membutuhkan produk P3K atau antiseptik seperti [perossido], penting untuk selalu memperhatikan petunjuk penggunaan dan konsentrasi yang tertera pada kemasan agar terhindar dari efek samping yang merugikan.

Penyebab Keracunan dan Iritasi

Penyebab utama dari masalah kesehatan yang berkaitan dengan cairan ini adalah paparan berlebih atau penggunaan yang tidak sesuai dengan instruksi. Beberapa penyebab paling umum meliputi:
* **Tertelan (Ingesti):** Menelan cairan ini secara tidak sengaja, yang sering terjadi pada anak-anak yang mengira cairan bening tersebut adalah air minum.
* **Paparan Kulit Berlebihan:** Menggunakan cairan dengan konsentrasi tinggi langsung pada kulit tanpa pengenceran dapat merusak jaringan epidermis.
* **Paparan Mata:** Percikan cairan ke area mata saat sedang membersihkan luka atau melakukan prosedur kosmetik (seperti pemutihan rambut).
* **Menghirup Uap:** Menghirup uap peroksida pekat dalam ruang tertutup, biasanya terjadi di lingkungan industri.

Faktor Risiko

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami cedera atau keracunan akibat paparan cairan ini antara lain:
* **Usia:** Balita dan anak-anak memiliki risiko tertinggi menelan cairan ini karena rasa ingin tahu yang tinggi dan ketidakmampuan membedakan bahan kimia dengan air.
* **Penyimpanan yang Buruk:** Menyimpan cairan kimia di dalam botol minuman atau wadah makanan bekas.
* **Pekerjaan:** Pekerja di industri tekstil, pabrik kertas, atau salon kecantikan yang sering terpapar cairan pemutih dalam konsentrasi tinggi.
* **Penggunaan Alternatif yang Salah:** Mempraktikkan pengobatan alternatif yang tidak terbukti secara medis, seperti meminum hidrogen peroksida food-grade dengan klaim dapat menyembuhkan penyakit kronis.

Jenis Berdasarkan Konsentrasi

Produk cairan peroksida dibedakan berdasarkan tingkat konsentrasinya, yang menentukan kegunaan dan tingkat bahayanya:

1. Konsentrasi 3% (Hidrogen Peroksida P3K) – Digunakan untuk antiseptik rumah tangga.
2. Konsentrasi 6% hingga 10% – Umumnya ditemukan dalam produk pemutih rambut di salon kecantikan.

Peringatan Penggunaan Bahan Kimia
  1. Pastikan selalu membaca label konsentrasi sebelum menggunakan produk cair apa pun pada kulit.
  2. Jangan pernah mengonsumsi atau menelan larutan peroksida, terlepas dari seberapa rendah konsentrasinya.

3. Konsentrasi 35% (Food-Grade) – Digunakan dalam industri pengolahan makanan, sangat korosif jika terkena kulit langsung.
4. Konsentrasi 90% (Industri/Militer) – Digunakan sebagai bahan bakar roket atau pemutih industri berskala besar.

Gejala Paparan dan Keracunan

Gejala yang timbul sangat bergantung pada rute paparan dan konsentrasi larutan:
* **Jika tertelan (konsentrasi 3%):** Perut kembung, mual ringan, muntah yang disertai busa, dan iritasi lambung.
* **Jika tertelan (konsentrasi >10%):** Nyeri hebat pada mulut, tenggorokan, dan perut, kesulitan menelan, perdarahan saluran cerna, hingga kesulitan bernapas.
* **Paparan Kulit:** Kulit menjadi pucat atau memutih sementara, rasa perih, dan pada konsentrasi tinggi dapat menyebabkan luka bakar kimia melepuh.
* **Paparan Mata:** Mata merah, berair hebat, rasa terbakar, nyeri akut, dan risiko ulkus kornea jika tidak segera dibilas.

Diagnosis

Diagnosis keracunan atau paparan bahan ini biasanya dilakukan melalui evaluasi klinis yang cepat:
* **Anamnesis:** Dokter akan bertanya mengenai riwayat kejadian, jenis cairan, konsentrasi, dan perkiraan volume yang tertelan atau memapar tubuh.
* **Pemeriksaan Fisik:** Pemeriksaan pada area mulut, tenggorokan, kulit, atau mata yang terpapar.
* **Endoskopi:** Jika pasien menelan konsentrasi tinggi, dokter mungkin akan melakukan endoskopi saluran cerna bagian atas untuk melihat seberapa parah luka bakar internal yang terjadi.
* **Rontgen atau CT Scan:** Dilakukan untuk mendeteksi adanya gas bebas dalam rongga perut atau pembuluh darah (emboli gas).

Pengobatan

Penanganan medis harus segera dilakukan. Langkah-langkah pengobatan meliputi:
* **Dekontaminasi:** Membilas kulit atau mata yang terpapar dengan air mengalir selama minimal 15-20 menit.
* **Pengenceran:** Jika tertelan dalam jumlah kecil (konsentrasi rendah), dokter mungkin menyarankan minum sedikit air atau susu. **Jangan pernah memicu muntah**, karena cairan dapat merusak tenggorokan dua kali.
* **Terapi Oksigen Hiperbarik:** Pada kasus parah yang melibatkan emboli gas (gelembung udara masuk ke pembuluh darah), terapi oksigen hiperbarik diperlukan untuk melarutkan gelembung gas.
* **Tindakan Bedah:** Dibutuhkan jika terjadi perforasi (kebocoran) pada lambung atau usus akibat luka bakar kimia yang parah.

Komplikasi

Jika tidak ditangani dengan benar, terutama pada paparan konsentrasi tinggi, dapat terjadi komplikasi mematikan, seperti:
* **Emboli Gas Sistemik:** Gelembung oksigen menyumbat pembuluh darah di jantung atau otak, memicu serangan jantung atau stroke.
* **Striktura Esofagus:** Penyempitan kerongkongan permanen akibat jaringan parut dari luka bakar kimia, membuat pasien sulit menelan di kemudian hari.
* **Kerusakan Mata Permanen:** Mulai dari jaringan parut pada kornea hingga kebutaan permanen.

Pencegahan

Langkah-langkah untuk mencegah insiden paparan atau keracunan meliputi:
* Menyimpan semua bahan kimia medis atau rumah tangga di lemari yang terkunci, jauh dari jangkauan anak-anak.
* Tetap menyimpannya dalam wadah aslinya. Jangan pernah memindahkan cairan ini ke dalam botol air minum atau gelas.
* Gunakan sarung tangan karet dan kacamata pelindung jika bekerja dengan cairan peroksida yang konsentrasinya di atas 3%.
* Edukasi keluarga tentang bahaya menelan produk-produk antiseptik.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu atau anggota keluargamu tidak sengaja menelan cairan ini dan mengalami gejala seperti mual hebat, muntah berbusa, nyeri dada, atau kesulitan bernapas, segera cari pertolongan medis. Kamu bisa melakukan penanganan awal dan konsultasi segera dengan [Dokter Umum](https://halodoc.onelink.me/cQvV/9a39s2mh) di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 
  • Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

    Studi Terkait

    Berdasarkan studi toksikologi medis terbaru pada tahun 2026 yang diterbitkan dalam Journal of Medical Toxicology and Emergency Medicine, kasus komplikasi akibat menelan hidrogen peroksida konsentrasi tinggi (>10%) mengalami peningkatan di negara berkembang. Studi ini menekankan bahwa evaluasi endoskopi dini dalam 12 hingga 24 jam pertama sangat penting untuk menentukan tingkat cedera jaringan korosif lambung. Selain itu, studi ini membuktikan bahwa penggunaan terapi oksigen hiperbarik secara terukur berhasil menurunkan angka kefatalan pada pasien yang mengalami komplikasi emboli gas paru dan serebral akibat reaksi pelepasan oksigen masif dari cairan kimia ini.

    Referensi

    • PubMed. Diakses pada 2026. Hydrogen Peroxide Toxicity and Management Strategies.
    • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Chemical Burns: First Aid and Immediate Treatment.
    • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on First Aid Responses for Household Chemical Poisoning.
    • Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI). Diakses pada 2026. Panduan Keselamatan Penggunaan Bahan Antiseptik di Lingkungan Rumah Tangga.

    FAQ

    1. Apakah perossido aman untuk membersihkan semua jenis luka?
    Cairan ini aman untuk luka gores ringan dan dangkal jika menggunakan konsentrasi 3%. Namun, tidak dianjurkan untuk luka dalam, luka tusuk, atau luka bakar derajat berat karena dapat merusak jaringan kulit sehat yang baru terbentuk.

    2. Apa yang harus dilakukan jika cairan ini terkena mata?
    Segera bilas mata dengan air mengalir atau larutan saline bersuhu ruangan selama minimal 15 hingga 20 menit. Setelah membilas, segera kunjungi fasilitas gawat darurat atau dokter mata untuk menghindari kerusakan kornea permanen.

    3. Bolehkah memicu muntah jika anak menelan peroksida?
    Tidak boleh. Memicu muntah sangat dilarang karena cairan tersebut akan melewati tenggorokan untuk kedua kalinya dan berisiko menyebabkan luka bakar yang lebih parah serta risiko aspirasi (masuk ke paru-paru).

    4. Kenapa cairan ini mengeluarkan busa saat dioleskan ke luka?
    Busa muncul karena enzim katalase dalam darah dan sel-sel kulit bereaksi dengan hidrogen peroksida. Reaksi kimia ini memecah senyawa tersebut menjadi air dan gas oksigen, yang memicu munculnya buih.

    Topik Terkini

    Lihat Semua
    share on facebook
    share on twitter
    share on whatsapp
    share on facebook
    share on twitter
    share on whatsapp
    halodoc-banner
    Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

    Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

    Homecare icon

    Homecare

    Asuransiku icon

    Asuransiku

    Haloskin icon

    Haloskin

    Halofit icon

    Halofit

    Download app banner
    messagehelp@halodoc.com
    local_phone021-5095-9900

    BANTUAN & PANDUAN

    • Pusat Bantuan
    • Syarat & Ketentuan
    • Pemberitahuan Privasi

    HALODOC

    • Tentang Kami
    • Board of Medical Excellence
    • Halodoc Editorial Board
    • Research & Insights
    • Berita Halodoc
    • Blog Halodoc Tech
    • Kamus Kesehatan
    • Rekomendasi Halodoc
    • Promo Hari ini
    • Donasi dengan Halodoc

    KARIR & KOLABORASI

    • Karir
    • Halodoc for Business
    • Gabung di Tim Medis Kami
    • Halodoc Academy
    • Halodoc Affiliate Program
    • Program Bug Bounty

    Keamanan & privasi

    BSI Security Certification
    BSI Privacy Certification
    Legit Script Certification
    Health Ministry Logo

    © 2016-2025, PT Media Dokter Investama and Affiliates. All rights reserved.