halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Rontgen Dada

Ditinjau oleh  dr. Fadhli Rizal Makarim
Rontgen DadaRontgen Dada

DAFTAR ISI

  1. Apa Itu Rontgen Thorax?
  2. Manfaat Rontgen Thorax
  3. Prosedur Melakukan Rontgen Dada
  4. Kapan Harus Melakukan Rontgen Dada?
  5. Penjelasan dari Hasil Tes Rontgen Dada
  6. Hal yang Harus Diketahui sebelum Melakukan Rontgen Dada

Apa Itu Rontgen Thorax?

Rontgen dada atau rontgen thoraks adalah pemeriksaan dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik untuk menampilkan gambaran bagian dalam dada. Melalui pemeriksaan ini, kamu dapat melihat gambaran jantung, paru-paru, saluran pernapasan, pembuluh darah dan nodus limfa. 

Pemeriksaan ini juga bisa menunjukkan tulang belakang dan dada, termasuk tulang payudara, tulang rusuk, tulang selangka dan bagian atas tulang belakang kamu. Biasanya, jenis rontgen ini dilakukan untuk menemukan masalah dalam dada. 

Manfaat Rontgen Thorax

Berikut berbagai macam kondisi yang memerlukan pemeriksaan ini:

1. Masalah paru-paru

Pemeriksaan ini bisa mendeteksi adanya kanker, infeksi, ataupun pengumpulan udara di ruang sekitar paru-paru (pneumothorax).

Pemeriksaan ini juga bisa menunjukkan kondisi kronis paru-paru, seperti emfisema atau cystic fibrosis, serta komplikasi yang berhubungan dengan kondisi ini.

2. Masalah jantung yang berhubungan dengan paru

Pemeriksaan ini dapat menunjukkan adanya perubahan atau masalah dalam paru-paru kamu yang berasal dari jantung.

Misalnya seperti, cairan dalam paru-paru (pulmonary edema) yang merupakan hasil dari gagal jantung kongestif.

3. Ukuran dan bentuk jantung

Ukuran dan bentuk jantung yang berubah bisa menjadi pertanda dari penyakit gagal jantung, masalah katup jantung, ataupun cairan di sekitar jantung (efusi perikardial).

4. Pembuluh darah

Karena letak pembuluh besar dekat dengan jantung, seperti aorta, arteri pulmonal, dan vena, maka rontgen dada bisa mendeteksi adanya masalah organ disekitarnta. 

Seperti aorta aneurisma atau masalah pembuluh darah lainnya, dan penyakit jantung bawaan. 

5. Deposit kalsium

Pemeriksaan ini juga bisa dilakukan untuk melihat adanya kalsium dalam jantung atau pembuluh darah.

Pasalnya, kalsium dalam jantung ini bisa menjadi pertanda adanya kerusakan dalam rongga jantung, arteri koroner, otot jantung, ataupun kantong pelindung yang mengelilingi jantung.

Deposit kalsium dalam paru-paru, biasanya berasal dari infeksi lama yang belum sembuh.

6. Patah tulang

Patah tulang pada tulang rusuk atau tulang belakang dapat dilihat dengan rontgen dada.

7. Perubahan pasca operasi

Pemeriksaan melalui rontgen dada berfungsi untuk memantau pemulihan setelah kamu menjalani operasi pada bagian dada, seperti jantung, paru-paru, atau kerongkongan.

Selain itu, setelah pemasangan alat pacu jantung, kamu juga perlu menjalankan rontgen dada untuk memastikan penempatan perangkat medis dalam posisi yang tepat.

Prosedur Melakukan Rontgen Dada

Sebelum menjalani proses rontgen dada, kamu biasanya akan diminta untuk menanggalkan beberapa atau semua pakaian dan mengenakan pakaian khusus untuk pemeriksaan.

Selain itu, benda seperti perhiasan, peralatan gigi, kacamata, dan benda logam juga perlu dilepaskan selama prosedur berlangsung.

Setelah itu kamu diminta berdiri menghadap plat rontgen untuk pengambilan gambar. Kamu juga diminta untuk tidak bergerak atau bahkan menahan napas selama beberapa detik saat gambar rontgen diambil.

Rontgen dada biasanya hanya berlangsung selama beberapa menit saja. Biasanya akan diambil dua gambar, yaitu satu dari belakang dan lainnya dari samping.

Dalam keadaan darurat ketika hanya satu gambar sinar X yang diambil, biasanya bagian depan yang akan digunakan. 

Kapan Harus Melakukan Rontgen Dada?

Rontgen dada adalah pemeriksaan yang akan dianjurkan oleh dokter bila dokter menduga adanya penyakit jantung atau paru. Berikut gejala-gejala kesehatan yang biasanya memerlukan rontgen dada:

  • Batuk membandel.
  • Batuk berdarah.
  • Nyeri dada karena cedera atau disebabkan masalah jantung.
  • Kesulitan bernapas.
  • Demam.

Pemeriksaan ini juga dianjurkan pada orang yang mengalami gejala-gejala tuberkulosis, kanker paru, ataupun penyakit dada atau paru lainnya.

Penjelasan dari Hasil Tes Rontgen Dada

Hasil yang tidak normal pada rontgen dada dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:

  • Abnormal pada Paru-Paru. Hasil abnormal pada paru dapat disebabkan akibat penumpukan cairan di sekitar paru, tumor paru non kanker, tumor paru kanker, malformasi pembuluh darah, radang paru-paru, munculnya jaringan parut, tuberkulosis.
  • Abnormal pada Jantung. Hasil menunjukkan abnormal pada jantung ketika terdapat kelainan bentuk, posisi, hingga kondisi gagal jantung.
  • Abnormal pada Tulang. Hasil abnormal pada tulang bisa menggambarkan kondisi tulang bagian dada yang mengalami patah hingga osteoporosis.

Hal yang Harus Diketahui sebelum Melakukan Rontgen Dada

Bila hasil rontgen menunjukkan adanya kondisi yang tidak normal atau tidak memberikan informasi yang cukup tentang masalah dada, maka tes lainnya perlu dilakukan, seperti computed tomography (CT) scan, ultrasound, ekokardiogram, ataupun scan MRI.

Hasil tes rontgen juga bisa berbeda dari hasil tes sebelumnya, karena diperiksa di sebuah pusat medis atau memiliki jenis tes yang berbeda.

Ada beberapa kondisi yang mungkin tidak bisa terdeteksi pada rontgen dada, yaitu kanker kecil, pulmonary embolus, ataupun masalah lain yang tersembunyi dalam struktur normal dada.

Bagi para wanita, sebaiknya memberi tahu dokter atau radiolog bila ada kemungkinan sedang hamil. Biasanya, ada beberapa tes pencitraan yang tidak dilakukan selama kehamilan agar janin tidak terkena radiasi.

Bila pemancaran sinar X dilakukan, maka dokter atau radiolog akan memperkecil paparan radiasi terhadap bayi.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Chest X-ray.
Radiologyinfo. Diakses pada 2024. Chest X-ray.
Medline Plus. Diakses pada 2024. Chest X-ray.

Topik Terkini

Lihat Semua

Artikel Terkait

Halodoc Image Description
Kenali Nodul Paru: Benjolan Kecil yang Tidak Selalu Ganas
Rontgen Dada
Ini 4 Penyakit yang Bisa Diketahui Melalui Rontgen Thorax
Ini 4 Penyakit yang Bisa Diketahui Melalui Rontgen Thorax
Rontgen Dada
4 menit
kisaran harga rontgen dada
Kisaran Harga Rontgen Dada: Info Biaya Terbaru
Rontgen Dada
4 menit
Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?
Apa yang Perlu Diketahui setelah Melakukan Rontgen?
Rontgen Dada
Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Rontgen Dada pada Anak?
Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Rontgen Dada pada Anak?
Rontgen Dada
Kapan Rontgen Dada Harus Dilakukan?
Kapan Rontgen Dada Harus Dilakukan?
Rontgen Dada
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
halodoc-banner
Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

Download app banner
messagehelp@halodoc.com
local_phone021-5095-9900

BANTUAN & PANDUAN

  • Pusat Bantuan
  • Syarat & Ketentuan
  • Pemberitahuan Privasi

HALODOC

  • Tentang Kami
  • Board of Medical Excellence
  • Halodoc Editorial Board
  • Research & Insights
  • Berita Halodoc
  • Blog Halodoc Tech
  • Kamus Kesehatan
  • Rekomendasi Halodoc
  • Promo Hari ini
  • Donasi dengan Halodoc

KARIR & KOLABORASI

  • Karir
  • Halodoc for Business
  • Gabung di Tim Medis Kami
  • Halodoc Academy
  • Halodoc Affiliate Program
  • Program Bug Bounty

Keamanan & privasi

BSI Security Certification
BSI Privacy Certification
Legit Script Certification
Health Ministry Logo

© 2016-2025, PT Media Dokter Investama and Affiliates. All rights reserved.