Ketahui 3 Jenis Sinusitis dan Gejalanya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ketahui 3 Jenis Sinusitis dan Gejalanya

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan kondisi nyeri pada area wajah yang disertai dengan munculnya ingus berwarna kehijauan. Kondisi yang kamu alami bisa menjadi tanda adanya penyakit sinusitis. Sinusitis merupakan salah satu kondisi ketika dinding sinus mengalami inflamasi atau iritasi.

Baca juga: Sinusitis Bikin Kepala Pusing? Atasi dengan Cara Ini

Sinus merupakan rongga kecil yang terhubung dengan saluran udara pada tulang tengkorak dan memiliki fungsi sebagai pengendali kelembapan suhu serta udara yang masuk menuju paru-paru.

Sinus dapat menghasilkan lendir atau mucus yang lebih dikenal dengan istilah ingus. Fungsi lendir pada sinus cukup vital karena digunakan untuk menyaring dan membersihkan benda asing yang tidak sengaja terhirup dan masuk ke dalam hidung.

Ketahui Jenis dari Penyakit Sinusitis

Sebagian besar penyakit sinusitis dapat dengan melakukan beberapa cara yang bisa dilakukan. Jika kondisi sinusitis tetap dirasakan selama 1 hingga 2 minggu, segera periksakan kondisi kesehatan pada rumah sakit terdekat agar kondisi ini dapat diatasi sesuai dengan jenis sinusitis yang kamu alami.

  1. Sinusitis Akut

Sinusitis yang satu ini umumnya berlangsung selama 1-2 minggu. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh flu biasa yang berasal dari infeksi virus. Namun, ada kalanya alergi dan infeksi bakteri serta jamur juga bisa memicu terjadinya sinusitis akut. Infeksi bakteri dapat menyebabkan seseorang alami sinusitis akut selama 4 minggu.

  1. Sinusitis Subakut

Sinusitis yang berlangsung selama 4-12 minggu nyatanya bisa menjadi sinusitis jenis subakut. Ada beberapa penyebab yang dapat membuat seseorang mengalami kondisi sinusitis subakut, seperti infeksi bakteri maupun terpapar alergi.

  1. Sinusitis Kronis

Lain akut, lain pula kronis. Sinusitis kronis biasanya bisa berlangsung lebih dari 12 minggu atau dirimu sudah pernah mengidap penyakit ini berkali-kali. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi, polip hidung, atau kelainan tulang di rongga hidung.

Umumnya, gejala dari semua jenis sinusitis hampir sama. Hal yang membedakan hanya tingkat keparahan dan lama kondisi gejala yang dialami.

Baca juga: 4 Cara Tepat dalam Mendiagnosis Penyakit Sinusitis

Nyeri Wajah Bisa Menjadi Gejala Sinusitis

Sinusitis disebabkan pembengkakan dinding dalam hidung akibat adanya reaksi alergi  atau virus yang masuk melalui sistem pernapasan bagian atas. Virus atau reaksi alergi yang dialami pengidap sinusitis nyatanya sebabkan produksi mucus yang berlebihan. Mucus atau lendir menyebabkan penumpukan yangdapat mendorong bakteri atau kuman berkembang pada sinus dan sebabkan iritasi.

Ada beberapa faktor yang dapat sebabkan seseorang alami sinusitis, seperti paparan asap rokok, cedera hidung, infeksi jamur dan masuknya benda asing dalam hidung. Beberapa kondisi medis juga bisa sebabkan seseorang alami sinusitis, seperti polip hidung, cystic fibrosis, asma dan rhinitis alergi. Selain itu, melemahnya sistem kekebalan tubuh pada diri seseorang dapat memicu seseorang alami sinusitis.

American College of Allergy, Asthma and Immunology mengungkapkan ada beberapa gejala dari sinusitis yang perlu diwaspadai, seperti rasa nyeri pada wajah yang disertai dengan munculnya ingus atau mucus berwarna kehijauan. Kondisi ini menjadi salah satu gejala sinusitis. Tidak hanya itu, sinusitis dapat sebabkan pengidapnya alami sakit kepala, demam, bau mulut hingga pembengkakan pada area mata.

Baca juga: 8 Cara Mengatasi Sinusitis di Rumah

Tidak hanya pada orang dewasa, nyatanya sinusitis juga dapat dialami oleh anak-anak dengan gejala, seperti pilek yang berlangsung hampir satu minggu, muncul ingus yang berwarna kehijauan namun terkadang bening, batuk, menurunnya nafsu makan hingga rewel.

Pada anak-anak, umumnya sinusitis disebabkan karena kebiasaan menggunakan dot dengan posisi berbaring dan tinggal pada lingkungan yang penuh dengan asap.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What You Need to Know About Sinusitis
American College of Allergy, Asthma And Immunology. Diakses pada 2019. Sinus Infection
Web MD. Diakses pada 2019. Sinus Infection (Sinusitis)