27 February 2019

Ketahui 5 Hal yang Terjadi Saat Tubuh Kekurangan Yodium

Kekurangan Yodium

Halodoc, Jakarta - Yodium atau iodine merupakan senyawa kimia yang tidak mampu diproduksi oleh tubuh. Oleh karena itu, kecukupan kadar yodium dalam tubuh biasanya tergantung pada asupan makanan sehari-hari. Bagaimana jika tubuh kekurangan asupan yodium? Hal-hal ini yang akan terjadi pada tubuh!

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Pengidap Tiroid

Yodium, Pentingkah Bagi Tubuh?

Kekurangan yodium merupakan kondisi yang terjadi ketika seseorang kurang mendapat asupan yodium, sehingga tubuh tidak mampu menghasilkan hormon tiroid secara memadai. Hormon tiroid sendiri merupakan salah satu hormon yang paling penting dalam tubuh, karena keberadaannya memengaruhi tiap sel dan organ tubuh. Hormon ini berfungsi untuk membantu mengendalikan metabolisme tubuh, yaitu dengan memecah makanan menjadi energi dan panas. Kekurangan hormon ini akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti gondok, kretinisme, dan penurunan kesuburan pada wanita.

Baca juga: Enggak Selalu Garam, Begini Cara Atasi Kekurangan Yodium

Hal yang Akan Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Yodium

Gejala yang dialami seperti pembengkakan pada leher, masalah kehamilan, bahkan penambahan berat badan secara tiba-tiba. Ini beberapa hal yang akan terjadi jika tubuh kekurangan yodium:

  1. Pembengkakan pada kelenjar tiroid. Pembengkakan ini biasanya akan dialami di bagian depan leher. Kondisi ini disebut juga dengan gondok. Ketika tubuh rendah akan yodium, kelenjar tiroid akan bekerja lebih keras untuk membuat lebih banyak yodium untuk mencukupi kebutuhan tubuh. Hal ini yang menyebabkan sel tumbuh dan berkembang biak yang akhirnya menyebabkan gondok.
  2. Mudah merasa kelelahan. Lelah sangat wajar dirasakan jika tubuh seharian beraktivitas. Namun hati-hati, ya! Karena kondisi ini bisa jadi salah satu tanda kalau kamu kekurangan yodium. Bila kadar hormon tiroid rendah, tubuh tidak bisa menghasilkan energi. Kondisi ini menyebabkan energi habis dan membuat kamu mudah merasa kelelahan.
  3. Kulit kering dan mudah terkelupas. Hormon tiroid yang terbuat dari yodium membantu regenerasi sel kulit. Bila kadar hormon ini rendah, regenerasi ini akan terhambat dan menyebabkan kulit kering dan terkelupas. Selain itu, hormon ini juga membantu tubuh mengatur keringat, kadar hormon tiroid yang sedikit dapat membuat kulit tidak lembap dan dehidrasi. Nah, ini yang membuat kulit kering dan terkelupas.
  4. Menurunnya detak jantung. Cepat atau lambatnya detak jantung ternyata dipengaruhi oleh kadar yodium dalam tubuh. Jika kadar yodium rendah, detak jantung pun akan menurun. Begitu pun sebaliknya, kebanyakan asupan yodium membuat detak jantung meningkat. Jika kondisi ini tidak segera menemukan penanganan yang tepat, tubuh akan terasa lemas, pusing, bahkan sampai pingsan.
  5. Berat badan naik. Jika kamu tidak sedang banyak makan tapi berat badan kamu mengalami kenaikan, bisa jadi kamu kekurangan yodium. Kondisi ini terjadi karena rendahnya kadar hormon tiroid yang berfungsi untuk memecah makanan menjadi energi dan panas. Jika kondisi ini terjadi, tubuh akan kewalahan untuk memproses makanan, lalu kalori dan makanan akan disimpan dalam bentuk lemak.

Baca juga: 5 Faktor Risiko yang Memicu Gondok

Pencegahan dapat dilakukan dengan mendapatkan  cukup asupan yodium, sebanyak 0,15 miligram pada orang dewasa untuk menjaga fungsi tiroid dengan optimal. Jika kamu punya masalah dengan kesehatan, jangan menduga-duga, ya! Lebih baik kamu diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!