Ketahui 7 Penyebab Gigi Tonggos pada Anak

Ketahui 7 Penyebab Gigi Tonggos pada Anak

Halodoc, Jakarta - Meski bukan suatu penyakit atau gangguan kesehatan yang berbahaya, gigi tonggos dapat mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri. Secara medis, gigi tonggos dijelaskan sebagai kondisi ketika posisi gigi atas berada lebih maju dibandingkan gigi bawah, sehingga menutup mulut dengan rapat menjadi hal yang sulit. Sebenarnya apa penyebab gigi tonggos pada anak?

Ada banyak faktor yang diduga menjadi penyebab gigi tonggos. Hal ini bisa berupa faktor alamiah hingga kebiasaan buruk yang kerap dilakukan pada masa kanak-kanak. Berikut beberapa penyebab yang memicu gigi tonggos pada anak:

1. Kebiasaan Ngedot hingga Balita

Membiasakan Si Kecil ngedot menggunakan empeng atau pacifier ternyata membawa dampak buruk pada kerapian gigi. Salah satunya adalah membuat posisi gigi menjadi lebih maju dan mengubah bentuk rahang. Jika anak memelihara kebiasaan ini hingga usia prasekolah, risiko gigi tonggos dapat meningkat.

Baca juga: Gigi Tonggos Bisa Dihindari Sejak Dini?

2. Sering Mengisap Jempol

Bukan hanya penggunaan dot atau empeng yang menjadi penyebab gigi tonggos pada anak, kebiasaan mengisap jempol yang kerap dianggap remeh juga bisa memicu majunya posisi gigi. Kebiasaan mengisap jempol ini dapat mengubah bentuk rahang dan membuat gigi menjadi lebih maju, karena pada saat anak mengisap jempol mulut membuat gerakan maju mundur secara konstan.

3. Faktor Keturunan

Penyebab gigi tonggos yang satu ini merupakan salah satu faktor yang dipicu oleh adanya gen yang diturunkan oleh orang tua atau keluarga. Jadi, anak dengan keluarga yang memiliki riwayat gigi tonggos juga akan berpotensi untuk memiliki masalah yang serupa karena adanya gen yang diwariskan kepadanya.

4. Rusaknya Gigi Susu

Meski hanya gigi ‘sementara’, jangan biarkan gigi susu rusak begitu saja. Sebab, gigi susu yang rusak parah tanpa mendapat perawatan akan membawa dampak buruk bagi pertumbuhan gigi tetap anak kelak. Kerusakan gigi seperti karies, gigi berlubang, atau keropos, akan mengubah bentuk rahang anak.

Akibatnya, ketika gigi susu tanggal, gigi permanen akan tumbuh mengikuti bentuk rahang yang berubah akibat gigi susu yang rusak tersebut. Jika bentuk rahangnya maju, gigi juga akan maju, sehingga terbentuklah gigi tonggos pada anak.

Baca juga: Benarkah Tumbuh Gigi Sebabkan Demam pada Anak?

5. Gigi Susu Dicabut Sebelum Waktunya

Gigi susu yang goyang memang salah satu alasan gigi harus dicabut agar gigi permanen bisa tumbuh. Namun, orangtua juga harus mempertimbangkan kondisi gigi goyang yang dimiliki oleh anak. Jangan sampai ingin langsung mencabutnya ketika gigi susunya baru goyang atau longgar sedikit.

Jika hal tersebut dilakukan, Si Kecil akan mengalami gigi tonggos. Tak hanya itu, gigi susu yang dicabut sebelum waktunya juga bisa memperlambat pertumbuhan gigi permanen pada anak. Akibatnya, anak akan mengalami ompong dalam waktu yang cukup lama.

6. Bernapas Lewat Mulut

Setiap orang tentu pernah bernapas lewat mulut. Baik saat terengah-engah usai berlari, ataupun secara tidak sadar seperti tidur dengan mulut terbuka. Namun, siapa sangka jika kebiasaan bernapas lewat mulut ternyata dapat menjadi salah satu penyebab gigi tonggos?

Begini, ketika bernapas lewat mulut, langit-langit mulut akan menjadi lebih tinggi, dan jika hal ini terjadi terus-menerus, rahang gigi bisa melengkung. Perubahan pada lengkung rahang gigi ini akan membuat gigi yang seharusnya tumbuh normal menjadi agak lebih maju.

Baca juga: 3 Masalah Kesehatan Mulut Pada Anak

7. Kebiasaan Menggigit Benda Keras

Beberapa anak mungkin memiliki kecenderungan untuk menggigit-gigit benda keras seperti pensil atau pulpen. Ketika menjadi kebiasaan, hal ini dapat memengaruhi pembentukan gigi.

Hal itu disebabkan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan memiliki rahang yang fleksibel. Karenanya, kebiasaan menggigit benda keras ini dapat membuat perubahan pada struktur rahang anak dan kemudian menyebabkan gigi tonggos.

Itulah sedikit penjelasan tentang gigi tonggos pada anak. Jika anak memiliki masalah kesehatan gigi, segera periksakan diri ke dokter di rumah sakit pilihan. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc, lho. Tunggu apa lagi? Yuk download aplikasinya sekarang!