17 January 2018

Ketahui Tahapan Perkembangan Bahasa pada Bayi

Ketahui Tahapan Perkembangan Bahasa pada Bayi

Halodoc, Jakarta – Melihat perkembangan bayi adalah hal yang paling membahagiakan untuk setiap orangtua. Salah satu perkembangan yang paling ditunggu adalah kemampuan berbicaranya. Lucu sekali mendengar Si Kecil sudah mulai bisa mengucapkan kata “Ma”, “Pa”, dan sebagainya. Bayi memang mengalami perkembangan bahasa seiring bertambahnya usia mereka. Yuk, ketahui tahapannya agar ibu bisa meningkatkan kemampuannya secara optimal.

Bayi yang baru lahir memang belum dapat berbicara dan diajak berkomunikasi dengan baik. Namun, sebenarnya bayi sudah dapat memahami apa yang dibicarakan oleh orangtuanya sejak mereka masih ada di dalam kandungan, lho. Bayi juga menggunakan cara-cara mereka sendiri untuk menyampaikan sesuatu kepada orangtuanya. Kenali tahapan perkembangan bahasa bayi, agar ibu dapat lebih memahaminya dan mengembangkan kemampuan bicaranya secara optimal.

Kemampuan Bahasa Bayi 0-4 bulan

Bayi ketika baru lahir sampai usia 4 bulan hanya mengandalkan tangisan untuk berkomunikasi dengan orangtuanya. Tangisan bayi bisa menjadi pertanda bahwa ia sedang lapar, sakit ataupun karena kondisi yang tidak nyaman, seperti popoknya penuh.  Namun, tidak lama lagi, Si Kecil akan mulai bisa memainkan lidah, bibir, dan langit-langit mulutnya untuk membuat suara kecapan atau degukan.

Bayi di usia ini mulai bisa membedakan antara suara berat sang ayah dengan suara lembut milik ibu. Ketika usianya sudah genap 4 minggu, bayi  dapat membedakan suara dengan suku kata yang sama seperti “Ma” dan “Pa”. Bayi baru akan mulai mampu mengoceh serta menghubungkan beberapa suara dengan gerakan bibir ketika usianya sudah 2 bulan.

Kemampuan Bahasa Bayi 4-6 bulan

Memasuki usia 4-6 bulan, bayi akan mulai bisa berceloteh. Sebentar lagi ibu dapat mendengar suara yang berasal dari bagian belakang lidah, seperti suara “G”, dan “K”, serta suara yang melibatkan penggunaan bibir, seperti “M”, “W”, “P”, dan “B”. Ketika berusia 6 bulan, Si Kecil mulai bisa menggabungkan huruf konsonan dan huruf vokal, seperti mengucapkan “Da”, “Ma”, “Pa”, dan “Na”.

Di usia ini, Si Kecil mulai mengingati kata-kata sederhana yang sering ia dengar, misalnya kata “Mama”, “Papa”, “Hai” dan lain-lain. Di usia 4-4.5 bulan, Si Kecil mungkin dapat mengenal namanya, namun baru pada usia 6 bulan, Si Kecil baru dapat memahami bahwa nama yang sering disebutkan itu ditujukan untuknya. 

Kemampuan Bahasa Bayi 7-12 bulan

Di usia 7 bulan, bayi akan mulai mengucapkan satu suku kata seperti “Ma”, “Pa”, “Da” dan mengucapkannya secara berulang-ulang, seperti “Mamama”. Hal ini akan terus berlangsung sampai usianya mencapai 10 bulan. Tidak lama setelah tahap ini, Si Kecil baru dapat mengucapkan kata-kata yang sesungguhnya, seperti “Mama”, “Papa”, “Dada”. Di usia 9 bulan, Si Kecil mulai bisa memadukan suara dengan sedikit gerakan tubuh, seperti mengangkat kedua tangannya sambil berteriak “Aahh...”, atau menunjuk sesuatu.

Kira-kira di usia 10 bulan, bayi mulai mampu mengendalikan dan mengkombinasikan suara. Bayi juga mulai memahami penggunaan kosakata, meski ia belum bisa mengucapkan kata tersebut secara utuh. Misalnya seperti, memanggil orang tua “Ma” dan “Da”, menyebut anjing “Guk”, kucing “Pus”, meminta makan “Mam” atau “Cu” untuk susu, dan sebagainya. Bayi berusia satu tahun dapat memahami antara belasan hingga ratusan kata. Ibu bisa membantu mengoptimalkan kemampuannya dengan mengenalkan beragam benda yang suka ia pegang. Berikut adalah beberapa tips yang bisa ibu lakukan untuk mengembangkan kemampuan bicaranya:

  • Ajari atau mainkan lagu anak-anak (nursery rhymes) untuk ia dengarkan. Kata-kata atau kalimat yang berima pada lagu anak-anak lebih mudah diingat oleh bayi dan dapat menambah kosa katanya, sehingga kemampuan berbicaranya akan semakin baik.
  • Ulangi suatu kata atau kalimat berkali-kali. Bayi dapat lebih bisa mengingat dan memahami kata yang sering ia dengar. Ibu bisa mengucapkan kata “susu” ketika memberikannya minum susu, atau “mandi” ketika ibu memandikannya.

Jika Si Kecil sakit atau mengalami masalah kesehatan tertentu, ibu dapat segera menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Bicarakan masalah kesehatan yang dialami si kecil dan minta saran kesehatan kepada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc.

Caranya sangat praktis, tinggal order lewat aplikasi dan pesanan akan diantarkan dalam satu jam. Ingin melakukan tes kesehatan? Halodoc kini mempunyai fitur Lab Service yang memudahkan ibu melakukan berbagai macam tes kesehatan. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.