28 October 2018

Kiat Mencegah Gigi Ompong

Kiat Mencegah Gigi Ompong

Halodoc, Jakarta – Gigi ompong menjadi salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya yang sudah lanjut usia. Sebenarnya gigi ompong bisa terjadi di usia berapa saja. Tetapi, gigi ompong rentan terjadi pada usia 45 - 60 tahun. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada cara yang bisa dilakukan untuk mencegah gigi ompong.

Penyebab Gigi Ompong

Pada orang yang sudah lanjut usia, gigi bisa saja copot sendiri tanpa ada pemicunya. Biasanya hal ini terjadi karena penuaan alami yang membuat tulang dan jaringan di sekitar gigi mengalami penipisan secara terus menerus, sehingga tulang tidak kuat lagi dan terlepas sendiri atau harus dicabut.

Penyebab gigi ompong lainnya adalah gigi yang dibiarkan berlubang tanpa penanganan atau karena gusi dan jaringan sekitar giginya terinfeksi yang disebabkan oleh penyakit periodontal yang sangat parah sehingga harus dicabut. Gigi yang kurang bersih, mengidap diabetes, kebiasaan merokok, kebiasaan mengonsumsi alkohol, serta trauma kepala akibat kecelakaan bermotor bisa juga bisa menyebabkan gigi ompong.

Gigi ompong bukan hanya mengganggu penampilan, melainkan juga bisa memengaruhi kondisi psikologis dan kesehatan gigi dan mulut. Dampak gigi ompong lainnya antara lain memengaruhi pertumbuhan gigi, mengganggu proses mengunyah, mengganggu proses pencernaan, mengubah susunan gigi, serta mengganggu proses berbicara karena adanya perubahan susunan dan bentuk mulut.

Cara Mencegah Gigi Ompong Sejak Muda

Berikut ini tips mencegah gigi ompong yang bisa dilakukan sejak usia muda:

  1. Biasakan untuk selalu menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu saat pagi hari dan malam hari sebelum tidur.

  2. Menggunakan obat kumur antiseptik guna mengurangi risiko radang gusi dan gigi berlubang. Sebaiknya, gunakan obat kumur yang tidak mengandung alkohol di dalamnya agar tidak membuat mulut kering.

  3. Berhenti merokok dan kurangi kebiasaan minum alkohol. Dua kebiasaan buruk tersebut lama kelamaan bisa merusak gigi dan berpengaruh buruk ke jaringan gusi dan masalah gigi lainnya.

  4. Jagalah pola makan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya dengan memperbanyak makanan berserat dan hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan manis yang bisa merusak gigi. Perlu juga memperbanyak mengonsumsi air putih untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan produksi air liur untuk menjaga kesehatan mulut.

  5. Memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin, setidaknya 6 bulan sekali untuk mendeteksi penyakit gigi serta membersihkan karang gigi.

  6. Rutin memeriksakan kesehatan tubuh. Hal ini karena gigi goyang dan gigi ompong sering disebabkan oleh faktor pemicu lain seperti penyakit diabetes atau hipertensi. Oleh karena itu, perlu dilakukan cek kesehatan rutin sejak usia muda untuk menjaga kesehatan tubuh serta gigi dan mulut.

Bila sudah terlanjur mengalami masalah gigi dan gusi, sebaiknya segera tangani masalah tersebut sampai benar-benar sembuh. Bila kamu membiarkan gigi terus berlubang, risiko gigi kamu harus dicabut semakin besar. Semoga tips mencegah gigi ompong di atas bisa membantu kamu memiliki gigi yang sehat dan terhindar dari masalah gigi yang serius.

Jika kamu punya keluhan pada gigi dan mulut, segera berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan dimana saja melalui Chat, Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca Juga: