05 March 2019

Kontrol Kadar Trigliserida dengan 3 Tips Ini

Kontrol Kadar Trigliserida dengan 3 Tips Ini

Halodoc, Jakarta - Meski sering dianggap sebagai momok, nyatanya tubuh membutuhkan lemak untuk banyak hal. Seperti misalnya pembentukan jaringan dan sel, serta sebagai cadangan energi, yang akan dijadikan bahan bakar ketika tubuh kekurangan asupan makanan. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak dan menumpuk, ada berbagai risiko penyakit yang mengintai. Salah satu jenis lemak tubuh yang akan dibahas kali ini adalah trigliserida. Sudah tahukah kamu tentang lemak yang satu ini?

Trigliserida adalah lemak yang dapat terbentuk dari makanan yang mengandung kalori, seperti makanan tinggi karbohidrat dan berlemak. Ketika bahan bakar untuk membentuk energi di dalam tubuh telah terpenuhi, sisa-sisa glukosa dan protein dalam darah akan diubah menjadi trigliserida, kemudian disimpan menjadi cadangan energi.

Baca juga: Inilah yang Dimaksud dengan Trigliserida

Fungsi trigliserida dalam tubuh adalah sebagai energi cadangan, yang akan dipakai jika sumber utama energi di dalam tubuh sudah habis. Oleh karena itu, trigliserida kerap disimpan dalam sel-sel lemak yang disebut dengan sel adiposa, yang kemudian berkumpul dan membentuk jaringan yang disebut jaringan adiposa. Jaringan ini tersebar di berbagai bagian di dalam tubuh, seperti di bawah permukaan kulit dan di antara organ-organ.

Kapan Kadar Trigliserida Dikatakan Tinggi dan Bagaimana Mengontrolnya?

Jumlah trigliserida bisa dikatakan tinggi jika melebihi 150 mg/dl atau 1,7 mmol/L. Semua orang bisa saja mempunyai jumlah trigliserida yang tinggi, tetapi ada beberapa kelompok orang yang berisiko tinggi mengalami hal ini, yaitu:

  • Orang yang sudah mengalami penyakit jantung sebelum berusia 50 tahun.

  • Wanita dewasa, lebih berisiko dibandingkan dengan laki-laki dewasa. Terlebih wanita yang sedang hamil atau mengonsumsi obat hormon estrogen.

  • Kelompok orang yang mempunyai berat badan berlebihan atau obesitas.

Baca juga: 7 Makanan yang Dapat Mengurangi Kadar Trigliserida

Jika kadar trigliserida dalam tubuh tinggi, kita perlu menurunkannya untuk menghindari risiko penyakit yang mungkin mengintai. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan sekaligus mengontrol kadar trigliserida tetap normal jika dilakukan rutin, adalah:

1. Banyak Melakukan Aktivitas Fisik

Seperti sebuah teori baku, untuk menghilangkan semua lemak-lemak di tubuh, termasuk trigliserida, kita harus giat berolahraga. Namun, hal ini bukan berarti kamu harus ke gym setiap malam. Kamu bisa mulai dengan olahraga yang sederhana dan mudah dilakukan, seperti joging, berenang, atau berjalan santai. Lebih baik untuk melakukannya selama 30 menit per hari ketika ingin menurunkan kadar trigliserida yang tinggi.

2. Jaga Pola Makan Sehat dan Perhatikan Kalori

Telah disebutkan sebelumnya bahwa trigliserida berasal dari semua makanan berkalori yang dikonsumsi, entah itu makanan manis, lauk-pauk, atau makanan pokok. Intinya, jika terlalu berlebihan di dalam tubuh, akan disimpan dalam bentuk trigliserida. Oleh karena itu, lebih baik untuk makan sesuai dengan kebutuhan kalori dan menghindari makanan-makanan yang dapat memicu naiknya trigliserida.

Berikut adalah tips memilih makanan untuk menurunkan jumlah trigliserida:

  • Menghindari makanan manis.

  • Memilih sumber lemak yang baik, yang mengandung lemak tidak jenuh seperti lemak dari ikan, alpukat, susu rendah lemak, daging ayam tanpa kulit, serta daging tanpa gajih.

  • Hindari juga makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Berbagai makanan dan minuman kemasan mengandung lemak trans.

  • Makan banyak sayur dan buah-buahan yang mengandung banyak serat.

Baca juga: Trigliserida Tinggi, Pantang Mengonsumsi 7 Makanan Ini

3. Jangan Malas Konsultasi ke Dokter

Apabila jumlah trigliserida sangat tinggi, seperti lebih dari 500 mg/dcl misalnya, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan yang membantu untuk mengontrol kadar trigliserida, karena saat hal ini terjadi olahraga saja tidak cukup mampu menurunkannya. Beberapa jenis obat yang diberikan pada orang yang mempunyai trigliserida sangat tinggi yaitu obat yang mengandung niasin atau vitamin B3 dan asam lemak omega-3 yang biasanya terdapat dalam suplemen minyak ikan.

Itulah sedikit penjelasan tentang cara menurunkan dan mengontrol kadar trigliserida dalam tubuh. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!