03 November 2018

Lebih Bahaya Mana, Miom atau Kista?

Lebih Bahaya Mana, Miom atau Kista?

Halodoc, Jakarta – Miom dan kista adalah dua jenis tumor jinak yang menyerang organ reproduksi wanita. Oleh karena sama-sama menyerang area kewanitaan, dua kondisi ini kerap kali dianggap sebagai penyakit yang sama. Padahal, miom dan kista sebenarnya sama sekali berbeda dan butuh penanganan yang berbeda pula. Dengan mengetahui perbedaan dari kedua penyakit ini, kamu bisa mengenali gejala dan menghindari risiko yang mungkin terjadi.

Perbedaan dari miom dan kista yang paling mudah untuk diketahui adalah perbedaan bentuk dan letaknya. Miom merupakan pertumbuhan sel yang bersifat jinak dan terjadi pada otot dinding rahim. Sementara kista ovarium adalah kantung berisi cairan yang berkembang di ovarium atau indung telur. Kista bisa tumbuh di indung telur bagian kiri, kanan, atau di kedua indung telur.

Lantas, apa saja perbedaan antara miom dan kista? Bagaimana cara membedakannya?

Miom

Miom alias mioma adalah tumor jinak yang tumbuh di otot atau jaringan ikat di rahim wanita. Hingga kini masih belum diketahui dengan jelas apa yang menjadi penyebab munculnya miom di rahim. Namun, ada beberapa faktor yang disebut bisa memengaruhi pembentukan miom, salah satunya adalah hormon, yaitu hormon estrogen dan progesteron serta kehamilan pada wanita.

Berita buruknya, kebanyakan wanita biasanya tidak menyadari pertumbuhan miom di dalam rahimnya. Sebab, kondisi ini seringnya tidak menimbulkan gejala apapun hingga akhirnya semakin parah. Saat sudah memasuki tahap yang lebih parah, miom bisa menyebabkan perdarahan pada Miss V, sakit perut, nyeri panggul, sering buang air kecil, serta rasa sakit yang muncul saat berhubungan intim dengan pasangan.

Saat miom sudah mulai menunjukkan gejala, artinya penyakit ini sudah memasuki tingkat yang lebih parah. Karena itu, prosedur operasi pengangkatan mungkin perlu dilakukan untuk menangani miom di rahim.

Kista

Berbeda dengan miom yang ditandai dengan pertumbuhan sel, kista adalah kondisi di mana sebuah kantong yang berisi cairan, udara, ataupun zat asing lain menempel di organ terdekat. Kista adalah tumor jinak alias non-kanker, sehingga tidak berbahaya.

Serupa dengan miom, munculnya kista pada wanita biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Alhasil, kista sering diabaikan dan dibiarkan berkembang menjadi lebih besar, sehingga bisa lebih parah.

Kista bisa berkembang di mana saja pada tubuh, tetapi paling sering ditemukan pada rahim. Hal itu yang kemudian membuat banyak wanita yang kesulitan untuk membedakan antara miom dan kista di rahim dan ovarium.

Apa Perbedaannya dan Mana yang Lebih Berbahaya?

Miom dan kista adalah dua kondisi yang sering dianggap sama. Padahal, kedua kondisi ini jelas berbeda jika dilihat dari isinya. Kista merupakan cairan yang menumpuk, sedangkan miom terjadi karena adanya sel-sel yang terus tumbuh sehingga menjadi bagian daging tumbuh.

Meski pada awalnya kista disebut tidak berbahaya, tetapi bukan berarti penyakit ini boleh diremehkan. Pasalnya, kista ovarium yang besar dan sudah parah bisa menimbulkan berbagai gejala yang mengganggu. Mulai dari rasa nyeri pada panggul, menstruasi terhambat, kembung pada perut, dan lebih sering buang air kecil.

Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kista, tetapi faktor keturunan dan penyumbatan pada saluran atau aliran keluar cairan disebut berperan dalam perkembangan kista ovarium.

Cari tahu lebih lanjut mengenai perbedaan miom dan kista dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi kesehatan terpercaya dan tips menjaga kesehatan dengan lebih mudah. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: