Punya Rasa Mirip Jahe, Ini 7 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Punya Rasa Mirip Jahe, Ini 7 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

Halodoc, Jakarta - Kunyit diyakini mampu menyembuhkan beberapa jenis penyakit, seperti mulas, diare, dan bahkan depresi. Salah satu jenis kunyit yang dapat bermanfaat untuk kesehatan adalah kunyit putih yang sulit ditemukan, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan semua orang.

Kunyit termasuk dalam jenis jahe. Walaupun berbeda warna dengan kunyit pada umumnya, kunyit putih juga dipercaya dapat mengobati berbagai jenis penyakit, karena kunyit putih bersifat antialergi, obat analgesik, obat maag, antiracun, antiinflamasi, dan lain-lain.

Kunyit putih atau yang biasa dikenal dengan Zedoary adalah jenis tanaman yang akar, minyak, dan daunnya digunakan untuk membuat obat. Tanaman ini sering ditemukan di beberapa negara, seperti Bangladesh, Sri Lanka, India, Cina, Jepang, Brasil, Nepal, dan Thailand.

Kunyit putih ini secara tradisional digunakan untuk pengobatan terhadap gangguan, seperti menstruasi, dispepsia, muntah, dan kanker. Kunyit putih juga mengandung minyak atsiri, pati, dan kurkumin yang dapat menyehatkan. Berikut adalah beberapa manfaat kunyit putih untuk kesehatan:

  1. Melancarkan Pencernaan

Selama ribuan tahun, kunyit putih telah digunakan untuk mengobati masalah pencernaan, sebagian besar di saluran pencernaan. Minyak esensial ramuan dan ramuan itu sendiri bermanfaat dalam pengobatan kolik, gangguan pencernaan, kejang, kehilangan nafsu makan, perut kembung, dan buang air besar tidak teratur. Hal ini juga dapat menjadi obat untuk mencegah ulserasi terkait stres.

Baca juga: Jarang Dipakai Masak, Ini 5 Manfaat Kunyit Putih

  1. Masalah Pernapasan

Kunyit putih dapat mengatasi masalah pernapasan dengan cara mengatasi cairan seperti dahak dan lendir yang menumpuk di paru-paru dan area lain dari tubuh. Dahak dan lendir menghalangi saluran hidung dan menyebabkan kesulitan bernapas serta gangguan pernapasan seperti pilek, asma, dan batuk.

  1. Meredakan Peradangan dan Nyeri

Kunyit putih adalah agen anti-inflamasi yang membantu untuk mengobati peradangan, luka, dan penyakit kulit lainnya. Hal ini digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia untuk mengobati penyakit radang usus. Hal tersebut juga digunakan untuk melindungi paru-paru pengidap asma dengan membatasi pelepasan mediator inflamasi selama terapi jangka pendek.

  1. Obat Anti-inflamasi dan Penghilang Rasa Sakit

Curcumenol, senyawa yang diperoleh dari kunyit putih dapat menunjukkan aktivitas penghilang rasa sakit lebih baik daripada aspirin. Ekstrak tumbuhan ini terbukti memiliki aktivitas penghilang rasa sakit dalam model kejang perut dan senyawa-curcumenol dan dihydrocurdione berkontribusi pada aktivitas analgesiknya.

Baca juga: 5 Manfaat Kunyit Putih untuk Kesehatan

  1. Obat Anti-alergi

Minyak dari kunyit putih memiliki kandungan antioksidan sedang hingga baik. Kandungan curcuminoid yang terdapat dalam ekstrak kunyit putih dapat mengatasi alergi dan ditemukan sebagai terapi dalam reaksi alergi yang berhubungan dengan kulit. Curcumin menunjukkan aktivitas anti-alergen tertinggi dan dimediasi dengan menghambat aktivitas protein inflamasi dan mencegah pelepasan bahan kimia yang memicu reaksi alergi.

  1. Antibakteri dan Antijamur

Kunyit diyakini dapat mengurangi jumlah mikroba di mulut dengan hasil yang sama dengan produk obat kumur di pasaran. Selain itu, ekstrak kunyit putih juga dipercaya dapat menghambat aktivitas jamur dalam tubuh manusia yang sangat baik untuk kesehatan.

  1. Obat Maag

Kandungan dari akar kunyit putih diduga bisa mengurangi jumlah dan keasaman cairan lambung, sehingga bisa digunakan sebagai obat tukak lambung atau maag. Manfaat ini masih memerlukan penelitian klinis pada manusia.

Baca juga: Sering Dipakai Masak, Apa Manfaat Kunyit bagi Kesehatan?

Itulah beberapa manfaat dari kunyit putih bagi kesehatan tubuh. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait manfaat dari tanaman tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!