Mengenal Lebih Jauh Operasi Polip Hidung

Mengenal Lebih Jauh Operasi Polip Hidung

Halodoc, Jakarta - Polip hidung adalah terjadinya pertumbuhan lunak yang tidak menyakitkan dan tidak bersifat kanker pada lapisan saluran hidung atau sinus. Gangguan ini akan terlihat menggantung seperti tetesan air mata atau anggur. Hal ini disebabkan dari peradangan kronis karena asma, infeksi berulang, alergi, sensitivitas obat atau gangguan kekebalan tertentu.

Polip hidung yang ringan mungkin tidak menimbulkan gejala apapun. Pertumbuhan yang lebih besar atau sekumpulan polip hidung dapat memblokir saluran hidung seseorang atau menyebabkan masalah pernapasan, indra penciuman yang hilang dan infeksi yang sering terjadi.

Polip hidung dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa. Obat-obatan seringkali dapat mengecilkan atau menghilangkan polip hidung, tetapi operasi terkadang diperlukan untuk menghilangkannya. Bahkan setelah perawatan yang berhasil, polip hidung dapat kambuh kembali.

Baca Juga: Inilah 3 Obat untuk Tangani Polip Hidung Tanpa Operasi

Gejala Polip Hidung

Polip hidung berhubungan dengan peradangan pada selaput hidung dan sinus yang berlangsung lebih dari 12 minggu atau disebut juga dengan sinusitis kronis. Walau begitu, seseorang mungkin saja mengidap sinusitis kronis tanpa mengalami polip hidung. Apabila gangguan tersebut yang terjadi terbilang ringan, mungkin saja kamu tidak menyadarinya. Dan berikut adalah gejala umum dari sinusitis kronis dengan polip hidung meliputi:

  • Pilek
  • Hidung yang tersumbat secara terus menerus
  • Indera penciuman berkurang atau tidak ada
  • Kehilangan indra perasa
  • Nyeri wajah atau sakit kepala
  • Nyeri pada gigi atas
  • Rasa tertekan di dahi dan wajah
  • Mendengkur

Baca Juga: 7 Hal Ini Bisa Sebabkan Polip Hidung

Operasi Polip Hidung

Polip hidung yang terjadi akan sulit untuk dihilangkan secara permanen, tetapi obat steroid seringkali dapat membantu mengecilkannya, dan operasi juga salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkannya jika obat tidak membantu.

Ahli medis awalnya mungkin akan meresepkan obat tetes hidung atau semprotan hidung yang mengandung obat steroid atau disebut kortikosteroid. Hal ini dapat mengurangi peradangan di hidung dan membantu untuk mengecilkan polip hidung yang terjadi.

Tetes hidung steroid mungkin disarankan terlebih dahulu karena cara ini umumnya bekerja lebih cepat daripada semprotan. Namun, seseorang yang mengidap gangguan tersebut biasanya hanya diresepkan obat tersebut selama sekitar dua minggu karena dapat menyebabkan efek samping.

Dari pengobatan tersebut, efek samping yang umum terjadi adalah:

  • iritasi pada bagian dalam hidung
  • sakit tenggorokan
  • mimisan

Jika gejala yang timbul dapat membaik saat melakukan cara pengobatan tersebut, untuk jangka panjang, dokter mungkin akan memberikan semprotan steroid hidung biasanya akan direkomendasikan untuk mengurangi kemungkinan polip kembali dengan cepat. Jika gejala yang terjadi tidak membaik saat menggunakan semprotan steroid atau obat tetes hidung. Kamu mungkin memerlukan perawatan tambahan dengan tablet steroid.

Baca Juga: 10 Gejala Polip Hidung

Saat dilakukan operasi polip hidung

Operasi untuk menghilangkan polip hidung mungkin disarankan jika obat steroid tidak membantu atau polip yang ada pada hidung kamu terbilang sangat besar. Prosedur untuk menghilangkan polip hidung disebut operasi sinus endoskopi. Cara ini dilakukan di bawah anestesi umum, kadang-kadang sebagai prosedur sehari. Dokter bedah akan memasukkan endoskop atau tabung dengan kamera video di satu ujung ke lubang hidung kamu untuk memungkinkan ahli medis melihat di dalam hidung dan sinus seseorang.

Berikut adalah pembahasan tentang operasi polip hidung. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan pada saluran hidung, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!