08 December 2018

Mengenal Sarkoma, Kanker pada Tulang dan Jaringan Lunak

Mengenal Sarkoma, Kanker pada Tulang dan Jaringan Lunak

Halodoc, Jakarta – Sarkoma jaringan lunak merupakan satu kondisi yang masuk dalam jenis tumor ganas alias kanker yang menunjang dan menghubungkan struktur di sekeliling tubuh. Ada beberapa bagian yang masuk dalam jaringan ini, yaitu lemak, otot, pembuluh darah, saraf, tendon, dan lapisan di tulang sendi.

Kabar buruknya, sarkoma jaringan lunak dapat menyerang bagian tubuh mana saja. Kendati begitu, penyakit ini paling sering menyerang area perut, lengan, ataupun tungkai dan bisa menyerang semua usia, tetapi paling sering terjadi pada lansia. Risiko sarkoma jaringan lunak juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Jenis kanker yang satu ini disebut terjadi akibat adanya perubahan atau mutasi DNA di dalam sel yang menyebabkan bagian tersebut berkembang di luar kendali. Sel-sel yang tidak terkendali ini yang kemudian membentuk tumor dan menyerang jaringan sekitarnya, bahkan bisa menyebar ke bagian tubuh lain. Sayangnya, hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab mutasi DNA itu terjadi.

Ada beberapa jenis sarkoma jaringan lunak yang bisa terjadi. Jenis kanker yang menyerang tergantung dari jenis sel yang mengalami mutasi. Mulai dari rhabdomyosarcoma yang terjadi pada jaringan ikat dan otot, osteosarcoma yang bisa terjadi pada pembuluh getah bening atau pada pembuluh darah, angiosarcoma, fibrosarcoma yang terjadi pada jaringan ikat fibrosa, hingga liposarcoma yang menyerang jaringan lemak. Tak hanya itu, ada juga leiomyosarcoma yang terjadi pada jaringan otot serta gastrointestinal stromal tumor.

Gejala Sarkoma Jaringan Lunak yang Perlu Diketahui

Berita buruknya, penyakit ini cukup sering diabaikan dan tidak terdeteksi. Sebab, sarkoma jaringan lemak sering tidak menimbulkan gejala apapun dan sulit untuk dideteksi. Gejala penyakit ini biasanya baru akan terlihat setelah tumor membesar, muncul benjolan atau pembengkakan, serta rasa nyeri jika tumor menekan saraf dan otot.

Berdasarkan gejala yang muncul, tingkat keparahan sarkoma jaringan lemak dibagi menjadi beberapa tahap alias stadium.

  • Stadium 1A

Pada tahap ini, ukuran sel kanker biasanya sebesar 5 sentimeter atau lebih kecil dan masih terlihat seperti sel yang normal. Di stadium 1A pun biasanya belum ada penyebaran, baik ke kelenjar getah bening maupun ke organ lain yang memiliki jarak lebih jauh.

  • Stadium 1B

Memasuki tahap ini, ukuran tumor biasanya bisa mencapai 15 sentimeter, meski masih belum terlihat seperti sel yang tidak normal. Pada stadium 1B pun belum terjadi penyebaran sel kanker, baik ke organ terdekat, seperti kelenjar getah bening maupun ke organ yang jaraknya lebih jauh.

  • Stadium 2

Dari segi ukuran, sel kanker pada stadium ini masih cenderung kecil, tetapi sudah terlihat, seperti sel yang tidak normal. Tak hanya itu, sel kanker pada stadium ini pun cenderung mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Namun, masih belum ada penyebaran kanker ke kelenjar getah bening atau organ lain yang terletak lebih jauh.

  • Stadium 3A

Pada tahap ini, sel kanker sudah jelas menunjukkan tanda sebagai sel abnormal dan memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Meski begitu, masih belum ada penyebaran ke organ lain di dalam tubuh.

  • Stadium 3B

Ukuran sel kanker pada stadium ini umumnya kurang dari 15 sentimeter. Namun, sel tersebut sudah terlihat, seperti sel abnormal dan berkembang dengan sangat cepat. Pada stadium 3B, belum terjadi penyebaran sel kanker ke organ lain.

  • Stadium 4

Pada stadium 4, sel kanker sudah mulai menyebar ke jaringan getah bening terdekat. Tak hanya itu, sel ini pun sudah meluas hingga ke organ yang jauh, seperti paru-paru.

Cari tahu lebih lanjut seputar sarkoma jaringan lunak dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips menjaga kesehatan dan informasi hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: