Miss V Menghitam dan Gatal, Ternyata Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Miss V Menghitam dan Gatal, Ternyata Ini Penyebabnya

Halodoc, Jakarta - Ada berbagai masalah yang terjadi pada Miss V atau vagina, salah satunya adalah area vagina yang menghitam. Ya, hal ini bisa bikin tidak percaya diri, terutama ketika  sedang berhubungan intim. Tidak hanya itu, masalah pada vagina yang juga mengganggu adalah gatal. Tahukah kamu, apa sebenarnya yang menjadi penyebab dua hal tersebut? Penyebabnya bisa dilihat dari faktor internal dan eksternal.

Faktor internal adalah faktor yang datang dari dalam tubuh, yaitu adanya kadar pigmen kulit yang lebih tinggi di area vagina akibat banyaknya pembuluh darah di area tersebut. Faktor eksternal merupakan faktor yang datang dari luar tubuh. Artinya, warna vagina yang menggelap karena kebiasaan salah yang selama ini dilakukan.

Baca Juga: Inilah 6 Cara yang Tepat Jaga Kebersihan Miss V

Penyebab Area Vagina Menghitam

1. Sering Mencukur Bulu Vagina

Kamu sering mencukur bulu di area vagina? Nah, mungkin itulah yang membuat area vagina menghitam. Tidak hanya pada area genital, mencukur merupakan kegiatan yang dapat membuat kulit menghitam. Terlebih jika kamu tidak memperhatikan cara mencukur yang benar. Bukan cuma menghitam, bahaya iritasi bisa saja mengintai.

2. Kegemukan

Orang gemuk lebih cenderung memiliki area vagina yang menghitam, benarkah demikian? Tumpukan lemak pada area paha dan selangkangan membuat area kulit di sekitar vagina menghitam, akibat gesekan-gesekan saat beraktivitas.

3. Penuaan

Seiring bertambahnya usia, ada banyak hormon dan kondisi fisik yang tentunya berubah. Termasuk dalam hal warna kulit di sekitar organ intim. Hal ini wajar dan dapat terjadi pada setiap wanita.

4. Menggunakan Celana Dalam Terlalu Ketat

Celana dalam yang terlalu ketat dapat membuat sirkulasi di area vagina menjadi terhambat. Akibatnya, kulit di area ini pun menjadi menghitam.

5. Mengidap Penyakit Tertentu

Menghitamnya area di sekitar vagina juga bisa menjadi suatu gejala penyakit tertentu, contohnya sindrom ovarium polikistik (PCOS). Studi dari Young Womens Health menyebutkan, acanthosis nigricans atau penggelapan kulit di area tubuh tertentu dapat menjadi salah satu gejala PCOS.

Namun, tidak semua orang dengan kulit lebih gelap di area genital pasti memiliki PCOS. Selain acanthosis nigricans, PCOS biasanya disertai dengan gejala gatal pada vagina.

Kalau kamu mengalami penggelapan kulit di sekitar area vagina, dan disertai gejala yang mirip dengan gejala PCOS, periksakan ke dokter untuk memastikannya. Sebelum mengunjungi rumah sakit, kamu bisa membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc.

Baca Juga: Hati-hati Melakukan Ratus Miss V, Ini Bahayanya

Hati-Hati, Ini Penyebab Vagina Gatal

Setelah membahas tentang apa saja yang membuat area vagina menghitam, kamu perlu mengetahui faktor yang dapat menyebabkan vagina gatal. Dilansir dari Medical News Today, ini sejumlah hal yang menjadi penyebab vagina gatal, yakni:

1. Bacterial Vaginosis (BV)

Salah satu penyebab umum dari timbulnya rasa gatal pada vagina karena bacterial vaginosis (BV), yang dipicu ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat, serta perubahan pH pada organ intim. Selain gatal, BV menyebabkan keluarnya keputihan yang bertekstur cair, berwarna putih agak kuning, dan bau amis.

2. Infeksi Jamur

Tidak hanya bakteri, penyebab area genital wanita terasa gatal juga datang dari jamur jenis vaginal candidiasis (jamur vagina). Sama seperti BV, infeksi jamur disebabkan karena ketidakseimbangan bakteri dan pH, yang dipicu oleh kebiasaan buruk seperti kurang menjaga kebersihan organ intim.

3. Alergi terhadap Suatu Produk

Rasa gatal pada area vagina juga dapat disebabkan karena penggunaan produk-produk yang tidak cocok dengan pH atau jenis kulit. Gatal yang disebabkan oleh hal ini juga dalam dunia medis dikenal dengan dermatitis kontak.

Baca juga: Ketahui Fakta Tentang Aroma Khas Miss V

Mengingat vagina adalah area yang sensitif, cobalah untuk hati-hati dan selalu perhatikan adakah reaksi yang timbul saat mencoba suatu produk baru untuk vagina. Jika muncul reaksi alergi seperti gatal yang disertai gejala lain seperti munculnya ruam kemerahan, segera hentikan pemakaian.

Tidak hanya itu, melansir dari Harvard Health Publishing, kenakan pakaian longgar dan celana dalam katun saat bepergian maupun ketika di dalam rumah untuk menjaga area vagina agar selalu terjaga dengan baik.

Referensi :
Medical News Today. Diakses pada 2019. What causes vulvar itching that is worse at night?.
Young Womens Health. Diakses pada 2019. Why is the area around my vagina and in between my butt cheek so dark? Is there a cure for this? Also, that area around my vagina that is darkened is very itchy. Please help.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. Managing common vulvar skin conditions.