Mitos atau Fakta, Berenang Saat Puasa Hanya Boleh 30 Menit?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Mitos atau Fakta, Berenang Saat Puasa Hanya Boleh 30 Menit?

Halodoc, Jakarta - Berenang menjadi olahraga yang tergolong ringan dan menyegarkan bagi seseorang yang menjalankan puasa. Berenang melibatkan semua anggota tubuh untuk bergerak.  Itu sebabnya, berenang efektif untuk membakar kalori dalam jumlah besar.

Aktivitas menahan dan mengeluarkan nafas saat berenang juga dipercaya meningkatkan kesehatan jantung dan pernapasan. Lantas, apakah ada aturan khusus berenang saat menjalankan puasa? Yuk, ketahui selengkapnya.

Baca Juga: Suka Berenang? Hati-hati 4 Bahaya Kaporit untuk Kesehatan

Aturan Berenang Saat Puasa

Berenang itu bukanlah sesuatu yang membatalkan puasa, olahraga air ini memiliki aturan yang sama seperti mandi untuk orang yang berpuasa. Kalaupun kamu tidak sengaja menelan air kolam, itu tidak dikatakan batal, sebab kamu melakukannya atas dasar ketidaksengajaan. Saat menjalankan puasa, sebaiknya lakukan olahraga ini pada sore hari sebelum waktu berbuka.

Hal ini untuk menghindari rasa kelelahan akibat berenang. Kamu juga hanya dianjurkan untuk berenang selama 30–60 menit per hari. Sebab, berenang terlalu lama bisa menyebabkan kedinginan dan memicu peningkatan denyut jantung secara tiba-tiba. Berenang selama 30 menit terbukti mampu membakar 360 kalori bagi wanita dan 420 kalori bagi pria. Nah, kalau kamu ingin menghindari tertelannya air saat berenang, coba lakukan beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum berenang :

1. Memakai Topi Renang

Topi renang berguna untuk melindungi area rambut dan menghindari rambut agar tidak mengganggu aktivitas berenang. Selain rambut, topi berenang juga berfungsi untuk melindungi telinga, sehingga air tidak memasuki telinga perenang. Topi renang biasanya terbuat dari bahan silikon atau karet yang elastis yang tidak mudah tembus air. Karena itu, perlengkapan renang ini wajib kamu kenakan sebelum berenang.

2. Memakai Jepit Hidung

Penjepit hidung merupakan perlengkapan penting lain sebelum kamu menjalankan aktivitas berenang. Penjepit hidung berfungsi untuk melindungi hidung dari air dan bakteri yang bisa memasuki hidung perenang.

3. Memakai Kacamata Renang

Meski terlihat jernih, tapi air kolam renang mengandung klorin yang cukup tinggi. Klorin merupakan bahan kimia yang cukup berbahaya jika tertelan dan mengenai organ tubuh yang cukup sensitif seperti mata. Maka itu, menggunakan kacamata renang bertujuan agar mata tidak bersentuhan langsung dengan zat ini. Kandungan klorin dalam air berisiko membuat mata perenang iritasi.

Baca Juga: Berenang Terlalu Lama, bisa Sebabkan Hipotermia?

4. Memakai Penyumbat Telinga

Sama seperti namanya, perlengkapan ini berguna untuk melindungi telinga agar tidak kemasukan air saat berenang. Air yang masuk ke telinga dapat menyebabkan telinga menjadi pekak, sehingga terasa sangat tidak nyaman. Air yang masuk ke dalam telinga juga berisiko menyebabkan infeksi telinga luar.

5. Memakai Pelampung

Bagi kamu atau anak-anak yang belum mahir berenang, sebaiknya gunakan pelampung agar aktivitas berenang tetap aman. Pelampung ini merupakan alat yang berisi udara untuk membantu seseorang untuk mengapung atau mengambang di atas air. Pelampung berfungsi untuk mencegah kamu tenggelam dan menelan air yang bisa membatalkan puasa kamu.

Baca Juga: Benarkah Berenang Memakai Lensa Kontak Berisiko Terkena Uveitis?

Itulah beberapa tips jika kamu ingin berenang saat menjalankan puasa. Kalau kamu punya kondisi gangguan kesehatan, bicara saja dengan dokter Halodoc. Gunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play! Play!