Mitos Kehamilan yang Perlu Diketahui Bumil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Mitos Kehamilan yang Perlu Diketahui Bumil

Halodoc, Jakarta – Kehamilan kerap diliputi mitos dan fakta, sehingga sulit buat bumil untuk menentukan yang mana yang benar dan mana yang salah. Misalnya, ada mitos yang mengatakan makan kacang dan susu bisa membuat bayi dalam kandungan menjadi alergi terhadap makanan tersebut setelah lahir kelak. 

Faktanya adalah sangat aman untuk bumil mengonsumsi kacang dan susu selama bumil tidak alergi terhadap makanan tersebut. Namun, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena risiko pada mikroba berbahaya tertentu. Ini termasuk keju lunak, daging atau ikan mentah, telur mentah atau setengah matang, dan es krim. Simak selengkapnya mitos kehamilan di bawah ini!

Mitos Kehamilan Lainnya

Kalau bumil cenderung tomboy kerap dianggap memiliki anak laki-laki, sedangkan jika tampil feminin dianggap akan memiliki anak perempuan. Lantas, manakah yang benar? Yang benar adalah pemindaian USG-lah yang dapat mengungkapkan jenis kelamin bayi. Apalagi mitos kehamilan? 

Baca juga: 6 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Trimester Awal Kehamilan

  1. Porsi Makan Bertambah karena Bumil “Makan untuk Dua Orang”

Tidak ada bukti valid yang menunjukkan bahwa ibu perlu mengonsumsi makanan berlebihan karena ibu memberi asupan makan untuk dua orang. Justru, makan berlebihan itu buruk bagi bumil dan bayi makan-makanan yang sehat dan seimbang adalah yang penting.

  1. Tidak Boleh Mandi Air panas, Mewarnai Rambut, atau Berolahraga saat Hamil

Sangat aman untuk mandi air hangat saat hamil, tetapi hindari mandi air yang terlalu panas. Selama kehamilan, perubahan hormon biasanya sudah membuat bumil merasa panas secara natural. 

Sedangkan mengenai penggunaan pewarna rambut, biasanya tingkat bahan kimia yang terkandung pada pewarna rambut umumnya dianggap aman. Namun, banyak bumil yang memilih untuk menghindari penggunaan pewarna rambut dalam 12 minggu pertama kehamilan.

Sebagian besar latihan yang dilakukan selama hamil seharusnya aman-aman saja asalkan tidak berlebihan. Memang, ada beberapa olahraga yang pastinya tidak boleh dilakukan selama kehamilan terutama olahraga kontak fisik. 

Ada baiknya bumil berkonsultasi dengan dokter untuk saran yang lebih tepat. Kalau bumil butuh tips lebih lanjut mengenai kehamilan sehat, coba deh tanyakan di Halodoc

Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk bumil. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor bumil bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

  1. Morning Sickness Hanya Terjadi di Pagi Hari

Mual ataupun muntah yang kerap dikenal dengan istilah morning sickness sejatinya selama kehamilan dapat terjadi kapan saja, karena perubahan hormon. Bagi kebanyakan bumil, memang mual ini lebih sering terjadi di pagi hari, padahal sebenarnya bisa terjadi kapan saja. Apalagi kalau mencium aroma-aroma tertentu. 

Baca juga: Sudah Hamil 4 Bulan, Kenapa Perut Masih Kecil?

  1. Bumil Tidak Bisa Memelihara Kucing

Sebenarnya berinteraksi dengan hewan peliharaan selama kehamilan justru akan meningkatkan mood bumil. Nah, yang perlu dilakukan adalah berhati-hati dengan kotoran hewan peliharaan tersebut. 

Ada indikasi kotoran kucing mengandung penyakit toksoplasmosis yang dapat berbahaya bagi bayi yang belum lahir. Ketika bumil memegang feses kucing, aktivitas berkebun yang tidak menjaga kebersihan, ada kemungkinan akan terkena penyakit ini.

  1. Mulas Berarti Bayi Memiliki Banyak Rambut

Faktanya, mulas adalah kondisi umum selama kehamilan dan belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan hubungan antara mulas dan ketebalan rambut bayi.

Referensi:

Pregnancy Birth & Baby.org. Diakses pada 2019. Common Myth about Pregnancy.