Pengendapan Timbal dalam Tubuh Sebabkan Efek Samping Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pengendapan Timbal dalam Tubuh Sebabkan Efek Samping Ini

Halodoc, Jakarta – Keracunan timbal terjadi ketika timbal menumpuk di dalam tubuh, setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Kondisi ini dapat mencapai tingkat berbahaya dan mungkin fatal.

Timbal adalah logam berat dan racun yang kuat. Timbal dapat masuk ke tubuh melalui mulut atau terhirup. Timbal juga bisa masuk melalui belahan di kulit atau melalui selaput lendir. Keracunan timbal dapat merusak semua sistem tubuh, termasuk jantung, tulang, ginjal, gigi, usus, organ reproduksi, dan sistem saraf dan kekebalan tubuh. Selanjutnya, mengenai efek samping timbal ada di sini!

Anak Lebih Tinggi Risikonya

Anak kecil, terutama sebelum usia 6 tahun, sangat sensitif terhadap keracunan timbal yang dapat merusak perkembangan mental dan fisik secara permanen. Partikel timbal dapat terkumpul dalam debu rumah tangga dan tanah di kebun. Asap rokok juga dapat berkontribusi terhadap pengadaan timbal.

Gejala keracunan timbal biasanya muncul ketika jumlah timbal yang berbahaya sudah ada di dalam tubuh. Kadang-kadang, gejala bisa muncul dari dosis tinggi tunggal, tetapi lebih sering karena penumpukan yang terjadi secara bertahap.

Baca juga: Mulai Green Living Agar Terhindar dari Keracunan Timbal

Tingginya kadar timbal pada orang dewasa dan anak-anak dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan sistem saraf pusat yang pada akhirnya menyebabkan kejang, tidak sadar, koma, bahkan kematian.

Sebenarnya timbal adalah unsur alami yang ditemukan di kerak bumi. Aktivitas, seperti menambang, membakar bahan bakar, serta manufaktur telah membuat penyebaran timbal lebih luas dan mudah diakses. Jika timbal berada di udara sebagai polutan, timbal dapat tercampur di dalam debu.

Timbal, bahkan bisa menjadi bagian dari bahan cat, bahan bakar, baterai, tembikar, pipa, solder, beberapa kosmetik, dan perhiasan. Sebenarnya penggunaan timbal sebagai bahan cat sudah dilarang, tetapi masih ada saja produsen yang menggunakannya. 

Timbal dapat merusak setiap sistem dalam tubuh dan dua sistem yang bisa mengalami kerusakan paling parah adalah sistem enzim dan sistem saraf. Seperti logam lain yang ada di dalam tubuh, timbal berikatan dengan enzim.

Sistem Tubuh yang Terganggu

Sementara logam dan zat lain menjalankan peran yang diperlukan sebagai faktor pendamping kerja enzim, justru timbal menghambat kerja enzim. Otak adalah salah satu organ yang paling dipengaruhi oleh timbal, khususnya korteks prefrontal dan anterior cingulate cortex. Area-area ini bertanggung jawab untuk fungsi-fungsi penting, pengaturan mood, dan pengambilan keputusan.

Baca juga: Ini Bahaya Keracunan Merkuri dari Kosmetik

Begitu berada di otak, timbal dapat mengganggu perkembangan sinapsis, produksi neurotransmitter, dan struktur saluran ion. Timbal juga melemahkan lapisan mielin pada saraf. Lapisan isolasi ini sangat penting untuk keberhasilan pengiriman pesan.

Timbal telah ditemukan untuk memicu kematian sel yang diprogram di sistem saraf pusat, termasuk otak. Bagaimana cara mengurangi risiko keracunan timbal? Langkah-langkah yang dapat membantu mengurangi risiko keracunan timbal termasuk:

  1. Gunakan air mengalir untuk properti yang sudah tua dengan bahan dari pipa timah. Jalankan air dingin setidaknya 1 menit sebelum digunakan. Jangan gunakan keran air panas untuk memasak atau minum.

  2. Cegah anak-anak bermain di tanah, mungkin menyediakan kotak pasir dan menanam rumput untuk menutupi bidang tanah kosong.

  3. Mengikuti diet sehat dengan diet yang kaya kalsium dan zat besi dapat membantu menurunkan penyerapan timbal.

  4. Memasang filter jika air mengandung timbal yang tinggi.

  5. Jaga lingkungan sebebas mungkin dari debu. Bersihkan lantai dengan kain pel dan permukaan yang bersih dengan kain lembap. Ini mencegah debu mengangkat kembali ke udara dan dihirup.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai keracunan timbal, tanyakan langsung ke Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Medical News Today. Diakses pada 2019. Lead poisoning in children and in adults.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. Health Problems Caused by Lead.