27 September 2018

Perhatikan, 5 Gejala Awal Anak Mengalami Penyakit Mental

perhatikan, 5 gejala awal anak mengalami penyakit mental

Halodoc, Jakarta – Anak-anak akan melewati beberapa tahap dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Hal ini tentu akan memengaruhi perilaku mereka. Namun tidak jarang, perubahan fase perilaku pada anak-anak terkadang dianggap wajar dan akan berubah dengan sendirinya. Padahal, bisa saja perubahan yang dialami oleh anak-anak merupakan gejala awal anak mengalami penyakit mental.

Penyakit mental sendiri merupakan pola psikologis atau perilaku yang umumnya terkait dengan stres atau kelainan mental yang dianggap tidak menjadi bagian dari perkembangan seseorang. Pada kondisi seperti ini, peran orangtua sangat diperlukan. Orangtua perlu memberikan perhatian lebih ke anak jika menunjukkan gejala-gejala awal anak mengalami penyakit mental. Tentu penyakit mental anak bisa mempengaruhi perilakunya saat dewasa nanti.

Berikut adalah gejala awal penyakit mental pada anak yang perlu diketahui oleh orangtua.

1. Perubahan Mood yang Berlangsung Lama

Saat biasanya anak dikenal sebagai pribadi yang ceria dan menyenangkan, tetapi tiba-tiba anak menjadi murung dan mengalami perubahan mood yang cukup signifikan, sebaiknya orangtua perlu memberikan perhatian lebih kepada anak. Begitu juga jika sebaliknya. Menurut The National Institute of Mental Health, perilaku sangat gembira atau down bisa menjadi salah satu gejala awal penyakit bipolar. Tidak ada salahnya, orangtua menjadi tahu penyebab perilaku mood anak berubah dalam jangka waktu yang cukup panjang.

2. Cemas dan Takut Berlebihan

Memiliki perasaan cemas dan khawatir adalah perasaan normal yang biasa ditunjukan oleh anak dalam tahap perkembangannya. Namun, orangtua perlu memberikan perhatian jika anak mengalami cemas dan ketakutan yang berlebihan. Dengan rasa cemas dan takut yang berlebihan, biasanya aktivitas anak akan terganggu.

3. Kurang Konsentrasi

Kurang konsentrasi nyatanya dapat memberikan dampak yang kurang baik pada perkembangan anak. Khususnya, anak-anak yang masih dalam tahap belajar. Penurunan hasil belajar atau sulit melakukan aktivitas tertentu bisa menjadi dampak yang dihasilkan dari berkurangnya konsentrasi. Kurang konsentrasi bisa menjadi salah satu gejala awal dari penyakit mental seperti depresi atau stres. Tidak ada salahnya memberikan waktu luang kepada anak untuk melakukan hal yang disukai untuk menghindari depresi atau stres ke anak.

4. Perubahan Fisik yang Drastis

Orang yang memiliki gejala awal penyakit mental akan mengalami perubahan fisik yang cukup drastis. Bisa kenaikan berat badan atau penurunan berat badan secara drastis. Memiliki anak dengan nafsu makan yang besar memang menyenangkan, tetapi perlu diperhatikan dengan baik apa penyebab kenaikan atau penurunan nafsu makan yang berlebihan pada anak. Oleh karena perubahan pola makan yang cukup drastis, bisa menjadi salah satu ciri gejala awal penyakit mental.

5. Kesehatan Anak Semakin Menurun

Selain memperhatikan pola makan anak, sebaiknya orangtua juga perlu memperhatikan kesehatan anak. Biasanya, anak-anak akan sering mengeluhkan sakit di beberapa bagian tubuhnya. Seperti, sakit kepala, badan yang selalu lemas dan tidak bersemangat, perut yang terasa nyeri, dan mimik wajah yang selalu suram bisa menjadi gejala awal dari penyakit mental pada anak.

Banyak penyakit mental yang bisa dialami oleh anak-anak. Salah satunya adalah depresi dan stres. Tidak ada salahnya ibu mengetahui lebih banyak mengenai penyakit mental. Jangan ragu untuk hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika anak mengalami beberapa gejala seperti diatas. Yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store dan Google Play!

Baca juga: