24 October 2018

Perhatikan 5 Langkah Pencegahan SIDS

Perhatikan 5 Langkah Pencegahan SIDS

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu pernah mendengar bayi yang berusia kurang dari enam bulan rentan mengalami kondisi kematian mendadak tanpa alasan yang pasti? Kondisi ini disebut sebagai sudden infant death syndrome (SIDS) dan kerap terjadi pada bayi yang tengah tidur lelap. Namun, kondisi ini tidak menutup kemungkinan menyerang bayi yang masih dalam kondisi sadar atau terbangun. Oleh sebab itu, penting bagi para orang tua mengetahui informasi lengkap mengenai kondisi ini dan cara pencegahan SIDS.

Penyebab SIDS

Para ahli masih belum menemukan penyebab pasti kondisi ini hingga kini. Kematian yang menyerang bayi ini masih belum ditemukan penyebabnya bahkan dengan melakukan otopsi dan investigasi yang detail. Para ahli menduga kondisi semacam ini adalah kondisi dari berbagai faktor. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya SIDS, di antaranya:

  • Usia, kondisi ini umumnya menyerang anak yang berusia di bawah 6 bulan.

  • Jenis kelamin, bayi laki-laki lebih rentan mengalami SIDS dibandingkan bayi perempuan.

  • Kelahiran prematur.

  • Berat badan bayi di bawah normal pada saat lahir.

  • Posisi tidur, misalnya tengkurap atau miring.

  • Kondisi ibu saat hamil, misalnya hamil saat usia di bawah 20 tahun, penggunaan obat-obatan tanpa resep dokter atau obat terlarang, dan kebiasaan merokok.

  • Gangguan pernapasan saat tidur, dapat terjadi karena bayi tidur di kasur yang sama dengan ibu dan ayah, atau saudaranya sehingga ada kemungkinan hidung bayi terhalang oleh selimut atau tertimpa tubuh orang lain.

  • Kelainan tertentu pada otak bayi sehingga mengganggu proses bayi bernapas.

  • Infeksi pernapasan, misalnya akibat flu.

  • Kepanasan akibat penggunaan selimut yang terlalu tebal sehingga metabolisme bayi meningkat dan ia kehilangan kontrol pernapasan.

Langkah-Langkah Pencegahan SIDS

SIDS dapat berujung pada kematian, untuk itu orang tua harus tahu cara pencegahan SIDS. Upaya untuk menurunkan risiko terjadinya SIDS pada bayi, perhatikan langkah-langkah pencegahan SIDS sebagai berikut:

  • Letakkan bayi pada posisi telentang saat tidur. Melalui posisi ini, bayi terhindar dari gangguan pernapasan saat tidur karena jalan napas bayi tidak terhalang. Selain itu, jangan letakkan berbagai benda di tempat tidur anak seperti bantal, selimut, boneka, mainan, atau apa pun itu. Benda-benda tersebut dapat menghalangi mulut dan hidung bayi sehingga bayi akan mengalami sesak napas saat tidur. Usahakan agar bayi tidur di kasur yang berbeda dengan orang tua atau saudaranya, sebab jika anak berada satu kasur dengan orang tua, maka berisiko mengganggu napas bayi.

  • Pastikan bayi tidak kepanasan saat tidur, sebab kepanasan beresiko meningkatkan terjadinya SIDS. Jaga suhu kamar dan hindari penggunaan selimut atau baju yang tebal. Gunakan selalu pakaian yang nyaman untuk bayi saat tidur.

  • Jauhkan bayi dari asap rokok sebab asap rokok akan meningkatkan bayi terserang SIDS. Selama hamil, sebaiknya ibu sudah berhenti merokok dan menjauhi asap rokok untuk mengurangi resiko yang tidak diinginkan saat bayi lahir.

  • Memberikan bayi ASI eksklusif. ASI membantu bayi melawan risiko SIDS yang menghantui karena ASI dapat melindungi bayi dari beragam infeksi.

  • Hindari pemberian madu pada bayi di bawah usia 1 tahun. Madu dinilai dapat menyebabkan bayi menderita botulisme. Botulisme dan bakteri penyebab botulisme dapat dihubungkan dengan kejadian SIDS pada bayi.

Jaga selalu kondisi kesehatan Si Kecil dengan selalu memberinya gizi seimbang. Nah, jika kamu pertanyaan seputar SIDS, yuk tanyakan pada dokter atau spesialis dengan menggunakan aplikasi Halodoc! Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!

Baca juga: