17 December 2017

Perhatikan Waktu Tidur Bayi untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Perhatikan Waktu Tidur Bayi untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Halodoc, Jakarta – Tidur adalah suatu kegiatan yang cukup penting untuk setiap manusia khususnya bagi bayi agar tubuhnya beristirahat dan mendapatkan energi baru. Kegiatan ini sama pentingnya seperti makan, minum, bermain, dan mendapatkan rasa aman. Untuk bayi, batita, balita, anak-anak, hingga remaja memerlukan waktu tidur yang lebih panjang dari orang dewasa karena berguna untuk mendukung perkembangan mental dan fisik mereka.

Pentingnya Waktu Tidur Bayi untuk Perkembangannya
Selain bayi memerlukan tidur yang nyenyak dan berkualitas, harus diperhatikan berapa lama ia tidur. Perlu diketahui jika kuantitas atau jumlah waktu tidur bayi berbeda-beda, karena bergantung pada berapa usia mereka, yaitu:

  1. Bayi (Newborn) usia 0-3 bulan disarankan untuk tidur selama 14-17 jam per hari.
  2. Bayi (Infant) usia 4-11 bulan disarankan untuk tidur selama 12-15 jam per hari.
  3. Batita usia 1-2 tahun disarankan untuk tidur selama 11-14 jam per hari.
  4. Balita 3-5 tahun disarankan untuk tidur selama 10-13 jam per hari.

Bila waktu tidur bayi kamu kurang, biasanya si kecil akan menangis. Selain itu waktu tidur bayi yang kurang bisa memengaruhi pertumbuhan dan sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan si kecil mudah sakit. Akibat lainnya bisa memengaruhi konsentrasi sang anak ketika mereka menginjak usia 3 dan 4 tahun.

Bukan hanya itu, kurangnya waktu tidur (kurang dari 9 jam per malam) pada anak usia prasekolah bisa membuat mereka lebih mungkin bersikap impulsif, marah-marah, dan tantrum (ledakan emosi atau rasa frustrasi yang disertai dengan ketakutan atau kecemasan), dibandingkan mereka yang memiliki cukup tidur di malam hari.

Waktu tidur bayi yang cukup juga berpengaruh pada berbagai aspek lainnya yakni perkembangan kognitif (kemampuan untuk berpikir dan memahami, belajar bahasa, mengolah informasi, dan lain-lain). Untuk anak usia sekolah yang kurang tidur bisa berdampak pada kurangnya konsentrasi dalam belajar, mendapatkan nilai yang jelek, hiperaktif, bersikap nakal, bahkan depresi.

Cara Agar Waktu Tidur Bayi Berkualitas dan Berkuantitas
Agar si bayi bisa tidur nyenyak, lelap, dan sesuai dengan waktu yang dianjurkan, kamu bisa mengikuti 7 cara jitu sebagai berikut:

  1. Di percaya jika pukul 18:30 dan 19:00 adalah waktu yang tepat untuk mulai menidurkan bayi di bawah usia 1 tahun.
  2. Ketika bayi lahir, mereka sudah bisa mengenali suara orang yang berbicara dengan nada menenangkan seperti mendongeng atau menyanyikan lagu nina bobo. Hal tersebut membantu si kecil tidur lebih cepat.
  3. Ketika berada dalam kandungan, bayi terbungkus cairan ketuban. Ketika ia lahir, bedong bisa memberi sensasi yang sama dan membantu si kecil tidur lebih baik.
  4. Mandi dengan air hangat ditambah dengan usapan lembut penuh kasih sayang juga dipercaya bisa membuat bayi menjadi tenang dan relaks.
  5. Kamu bisa memijat si kecil selama 15 menit agar ia tertidur lebih cepat. Dan tidurkan bayi dalam ruangan dengan pencahayaan redup.
  6. Sebaiknya pakaian pakaian yang terbuat dari serat alami, seperti katun, untuk menghindari iritasi pada kulit bayi dan membuat ia sering terbangun.
  7. Tidur dengan nyenyak tidak hanya bagus untuk perkembangan buah hati, tetapi juga untuk kesejahteraan orang tua. Bayi atau anak yang tidur dengan pulas juga dapat membuat orang tua merasa lebih bahagia, tentram, dan tidur tanpa rasa khawatir.


Itu penjelasan terkait pentingnya waktu tidur bayi yang perlu kamu perhatikan. Bila masih ada hal yang ingin kamu tanyakan terkait waktu tidur bayi maupun masalah kesehatan lainnya kamu bisa  memanfaatkan aplikasi kesehatan Halodoc untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap dengan berdiskusi bersama dokter umum atau dokter anak melalui pilihan komunikasi chat, voice call, atau video call. Kamu pun bisa membeli kebutuhan medis seperti vitamin atau suplemen di Halodoc yang bisa sampai hanya dalam waktu 1 jam, sehingga tidak perlu lagi repot keluar rumah untuk pergi ke apotek. Download aplikasi Halodoc, di App Store atau Google Play sekarang juga.