02 November 2018

Pertolongan Pertama Cara Mengatasi Stroke Ringan

cara mengatasi stroke ringan, pertolongan untuk stroke, menolong orang stroke

Halodoc, Jakarta - Dalam bahasa medis, stroke ringan disebut juga serangan iskemik transien (sesaat) atau Transient Ischaemic Attack (TIA). Kondisi ini memiliki pengertian yang sama dengan stroke, yaitu adanya hambatan aliran darah ke otak. Stroke ringan dapat terjadi karena adanya endapan kolesterol yang mengandung lemak, dikenal pula dengan istilah plak (aterosklerosi), di dalam arteri yang menghantarkan oksigen dan nutrisi ke otak.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kamu mengalami gejala stroke ringan. Di antaranya adalah faktor keturunan, berusia di atas 55 tahun, berjenis kelami laki-laki, dan penyakit anemia sel sabit atau sickle cell.

Beberapa gejala stroke ringan yang perlu kamu ketahui di antaranya adalah:

  1. Mengalami kelumpuhan pada salah satu sisi tubuh seperti wajah, lengan, atau kaki.

  2. Cara berbicara menjadi kacau, cadel, dan tidak jelas, serta kesulitan memahami kata-kata orang lain.

  3. Akan mengalami pandangan yang kabur, bahkan kebutaan pada salah satu atau kedua mata.

  4. Pusing serta kehilangan keseimbangan.

Meskipun dikatakan ringan, stroke ringan ini sebaiknya tidak diabaikan walau hanya berlangsung beberapa menit dan tidak menyebabkan kerusakan. Kondisi ini dapat menjadi peringatan. Karena 1 dari 3 orang yang pernah mengalami stroke ringan, dapat mengalami stroke dan sekitar setengahnya terjadi dalam waktu satu tahun.

Jika kamu melihat atau bersama orang yang mengidap stroke ringan, berikut pertolongan pertama yang dapat kamu lakukan saat ia kambuh.

  1. Jangan Dipindahkan

Apabila kamu memindahkan pengidap dari tempat asal atau tempat semula, itu akan membuat kemungkinan pecahnya pembuluh darah halus dalam otak akan semakin cepat terjadi dan tentunya akan berisiko. Cukup bantu pengidap untuk mengambil posisi untuk duduk supaya tidak terjatuh lagi.

  1. Posisikan dengan Nyaman

Usahakan untuk menyandarkan pengidap senyaman mungkin. Supaya tubuh dan peredaran darah pengidap tidak mengalami gangguan. Tenangkan pengidap dan usahakan agar tetap dapat bernapas dengan lancar. Dengan posisi yang nyaman, kondisi pengidap tidak akan bertambah parah. Penting untuk memperhatikan posisi nyaman pengidap, dengan begitu kondisi psikologis pengidap stroke ringan akan jauh lebih baik. Dengan begitu, pengidap akan sembuh lebih cepat.

  1. Beri Minum

Penanganan pertama stroke ringan berikutnya adalah dengan memberikan pengidap segelas air putih supaya dapat membantu pengidap stroke terhindar dari dehidrasi. Jika pengidap mengalami dehidrasi, peredaran darah menuju ke otak akan semakin tidak maksimal. Akibatnya pasokan oksigen menuju jaringan saraf otak juga tidak maksimal. Dengan demikian, tentunya kesehatan pengidap gejala stroke akan makin parah karena tidak dapat pulih dengan segera. Oleh sebab itu, hal sepele seperti segelas air putih diperlukan untuk menangani keadaan serangan stroke secara mendadak.

  1. Tarik-Tarik dan Tusuk Daun Telinga

Jika mulut pengidap terlihat kurang normal, kamu mungkin harus mencoba menarik-narik kedua telinga pengidap tersebut hingga terlihat agak kemerahan. Kemudian, lakukan 2 kali tusukan pada ujung bawah telinga dengan jarum kecil yang sudah disterilkan, sehingga darah menetes 2 kali dari masing-masing daun telinga. Dalam beberapa menit mulut pengidap akan kembali normal.

  1. Tusuk Ujung-Ujung Jari dengan Jarum

Sebaiknya lakukan dengan menggunakan jarum suntik. Jika tidak ada, kamu dapat menggunakan jarum lain yang tidak terlalu besar (seperti jarum jahit atau jarum pentul) dan tentunya harus dalam kondisi steril dengan cara dibakar. Titik yang harus ditusuk adalah sekitar 1 milimeter dari ujung kuku. Usahakan agar setidaknya darah dapat menetes sedikit atau 1 tetes cukup. Jika tidak bisa, tekan jari-jari tersebut. Biasanya dalam waktu sekitar 10 menit, pengidap akan sadar kembali.

Itulah pertolongan yang dapat kamu lakukan pada pengidap stroke ringan. Jika kondisi belum membaik ataupun sudah membaik, sebaiknya tetap lakukan tanya jawab dengan dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai stroke ringan. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.

Baca juga: