Pertolongan Pertama saat Tekanan Darah Melonjak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Pertolongan Pertama saat Tekanan Darah Melonjak

Halodoc, Jakarta - Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi yang cukup berisiko. Pasalnya saat tekanan darah seseorang melonjak secara drastis, maka semakin besar risiko penyakit mematikan seperti stroke, pecah pembuluh darah hingga serangan jantung menyerang.  

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan melonjaknya tekanan darah. Termasuk pola hidup dan keadaan psikologis. Untuk menghindari dampaknya, lakukan pertolongan pertama berikut saat tekanan darah melonjak.

  1. Konsumsi Pisang

Saat tekanan darah naik, usahakanlah untuk segera mengonsumsi makanan yang kaya akan potasium. Salah satu jenis makanan yang kaya akan kalium adalah pisang. Selain pisang, beberapa jenis buah juga memiliki banyak kandungan kalium, seperti melon, kentang, tomat, ubi jalar, jus jeruk dan kacang-kacangan.

Sejumlah ahli menyarankan untuk mengonsumsi potasium dalam buah dan sayur setidaknya 2.000 hingga 4.000 mg per hari, terutama saat hipertensi menyerang. Sebab zat gizi tersebut sangat penting untuk menurunkan tekanan darah.

  1. Atur Nafas

Stres dan tertekan bisa menjadi pemicu naiknya tekanan darah. Jika hal ini terjadi, segeralah atur pernapasan sehingga memberi efek menenangkan pada tubuh. Sebab bernapas secara perlahan dan melakukan meditasi seperti yoga, bisa menurunkan hormon stres.

  1. Jalan Cepat

Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan bergerak. Bagi penderita hipertensi, jalan cepat adalah olahraga terbaik yang bisa dilakukan. Pasalnya dengan berjalan cepat dapat menurunkan tekanan darah hingga 8 mmHg per 6 mmHg.

Rutin melakukan latihan ini, setidaknya 30 menit dalam satu minggu, bisa menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung. Namun ingat untuk tidak terlalu memaksakan diri.

  1. Mendengarkan Musik

Selain mengatur napas, salah satu cara untuk “menenangkan” tubuh adalah dengan mendengarkan musik. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa mendengarkan lagu-lagu dapat menurunkan tekanan darah. Dari hasil penelitian, penderita hipertensi yang rutin mendengarkan lagu selama satu minggu mengalami penurunan kadar sistolik rata-rata 3,2 poin.  Dan setelah sebulan kemudian kadarnya kembali turun sebanyak 4,4 poin.

  1. Hindari Garam

Terlalu banyak mengonsumsi garam bisa menjadi pemicu naiknya tekanan darah. Artinya, jika kamu memiliki riwayat hipertensi, pastikan untuk tidak mngonsumsi makanan yang mengandung garam atau bumbu penyedap lain secara berlebihan.

Batas aman konsumsi garam harian adalah kurang  dari 1.500 mg atau tidak lebih dari tiga per empat sendok teh. Selain makanan yang dimasak, terkadang garam juga terkandung pada makanan kaleng dan kemasan. Pastikan untuk selalu membaca label sebelum memilih makanan kemasan yang akan dikonsumsi.

  1. Makan Coklat

Pilihlah coklat hitam atau dark chocolate untuk meredakan hipertensi. Sebab varian coklat ini mengandung flavanol yang dapat membuat pembuluh darah elastis. Sebuah penelitian menunjukkan sekitar 18 persen penderita hipertensi yang mengonsumsi dark chocolate mengalami penurunan tekanan darah. Namun kamu tetap harus memperhatikan takaran dan tidak mengonsumsi makanan ini secara berlebihan.

  1. Kurangi Pekerjaan

Cobalah untuk mengurangi sedikit pekerjaan dan rutinitas yang “membosankan”. Kamu bisa menyiasatinya dengan mengerjakan sebuah tugas sesuai waktunya, hingga tidak menumpuk. Sebab memaksakan diri mengerjakan pekerjaan yang terlalu banyak dapat meningkatkan risiko hipertensi hingga 15 persen.

Selain itu, terlalu banyak pekerjaan pun bisa membuat seseorang tidak memiliki waktu untuk berolahraga dan makan sehat. Kebiasaan-kebiasaan ini buruk dan dapat memicu penyakit, termasuk hipertensi. Maka, perlu untuk mengambil sedikit waktu luang di tengah pekerjaan dan lakukanlah hal yang menyenangkan.

  1. Suplemen

Selain pola hidup sehat, kamu bisa mengonsumsi suplemen untuk membantu menjaga kebugaran tubuh. Beberapa suplemen diperuntukkan untuk orang yang menderita hipertensi. Yang artinya, suplemen tersebut dapat berperan untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Agar tetap aman, pastikan kamu tidak sembarangan memilih suplemen. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara dengan dokter seputar dosis dan pilihan suplemen terbaik.

Dokter akan menerima keluhan kamu melalui Video/Voice Call dan Chat. Selain itu, kamu juga bisa membeli produk kesehatan  dan suplemen di Halodoc. Pesanan akan diantar ke rumah, lho! Yuk, download sekarang.