01 February 2019

Wajib Punya, Begini Prosedur Berobat Pakai BPJS

Wajib Punya, Begini Prosedur Berobat Pakai BPJS

Halodoc, Jakarta – Masyarakat Indonesia kini memiliki Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Program ini diciptakan pemerintah untuk memudahkan akses kesehatan masyarakat, sehingga semua warga negara Indonesia wajib memilikinya.

Baca Juga: Sakit, Pilih Asuransi atau Biaya Sendiri?

BPJS sudah beroperasi sejak tahun 2014, tapi masih ada orang yang belum mengetahui prosedur penggunaannya. Dibanding mencari tahu dari sumber yang benar, sebagian orang terjebak dengan anggapan bahwa prosedur BPJS rumit dan dipersulit. Padahal selain wajib punya, prosedur BPJS tidak serumit yang dibayangkan atau dikatakan banyak orang.

Prosedur Berobat Pakai BPJS

Biaya pengobatan bisa ditanggung oleh pihak BPJS, untuk itu kamu perlu memenuhi prosedur berobat berikut ini.

1. Mendatangi Fasilitas Kesehatan 1

Datangi faskes 1 (puskesmas, klinik, dokter praktek) yang didaftarkan saat membuat BPJS. Faskes 1 tercantum pada kartu dan lokasinya dekat dengan rumah. Siapkan kartu BPJS dan KTP jika kamu baru pertama kali berobat ke faskes tersebut untuk pendataan. Namun pada pengobatan selanjutnya, kamu hanya perlu membawa kartu BPJS.

2. Pemeriksaan di Fasilitas Kesehatan 1

Pemeriksaan dan pengobatan dilakukan di faskes 1 terlebih dahulu, kecuali jika saat pemeriksaan, dokter memberikan rujukan ke faskes 2 (rumah sakit). Selama masalah kesehatan yang dialami bisa ditangani di faskes 1, kamu tidak perlu berobat atau meminta rujukan ke faskes 2 atas permintaan sendiri. Klaim pengobatan di rumah sakit bisa dilakukan atas rujukan dokter.

3. Ke Rumah Sakit Rujukan

Pastikan kamu membawa persyaratan yang dibutuhkan saat pergi ke rumah sakit rujukan dokter, seperti kartu BPJS asli beserta fotokopiannya, fotokopi KTP, fotokopi KK, dan fotokopi surat rujukan dari faskes 1.

Kamu perlu mendaftar di bagian administrasi sebelum berobat, sehingga datang lebih awal agar tidak mendapatkan nomor antrian yang jauh. Ada beberapa kemungkinan saat berobat ke faskes 2, yaitu:

  • Mendapatkan pelayanan rawat jalan atau rawat inap jika dirujuk oleh dokter pemeriksa. Pelayanan nantinya disesuaikan dengan kelas BPJS yang diambil.

  • Jika dokter memberikan surat rujuk balik atau tidak memberikan surat keterangan kontrol, pemeriksaan selanjutnya kembali ke faskes 1. Namun jika diberikan surat keterangan kontrol, lanjutkan pemeriksaan di faskes 2.

Tiga prosedur di atas tidak perlu dilakukan jika kamu mengalami kondisi gawat darurat. Langsung saja ke faskes 2 untuk mendapatkan penanganan medis segera, tapi jangan lupa tunjukkan kartu BPJS yang dimiliki.

Ikuti Prosedur yang Sudah Ditetapkan

Prosedur terlihat rumit karena beberapa orang mengalami penolakan saat berobat pakai BPJS. Padahal, kondisi ini bisa dicegah jika kamu mengetahui bagaimana prosedur berobat pakai BPJS yang benar. Hal terpenting adalah membawa semua dokumen yang dibutuhkan dan pastikan data yang tertera pada kartu BPJS sesuai dengan KTP atau KK. Bayar biaya iuran secara rutin agar tidak ada kendala saat berobat.

Baca Juga: Begini Cara Cek Kesehatan Pakai BPJS

Selama mengikuti prosedur, pengobatan pakai BPJS mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya atau gratis. Kalau sekarang kamu sedang sakit dan belum mau berobat ke faskes, bicara pada dokter Halodoc untuk mendapatkan saran penanganan yang tepat. Gunakan fitur Contact Doctor yang ada di Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!