13 February 2019

Sarkoma Jaringan Lunak Muncul karena Radiasi Pengobatan Kanker

Sarkoma Jaringan Lunak Muncul karena Radiasi Pengobatan Kanker

Halodoc, Jakarta – Sarkoma jaringan lunak muncul akibat mutasi DNA di dalam sel yang berkembang di luar kendali. Sel-sel abnormal ini kemudian membentuk tumor yang bisa menyerang jaringan di sekitarnya. Sarkoma bahkan bisa menyebar ke tubuh bagian lain seperti lemak, otot, pembuluh darah, saraf, tendon, dan lapisan pada tulang sendi. Namun pada umumnya, sarkoma menyerang area perut, lengan, dan tungkai.

Sarkoma jaringan lunak bisa terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kasus paling banyak terjadi pada lansia karena faktor usia. Jenis kanker yang tumbuh tergantung pada jenis sel yang mengalami mutasi tersebut. Berikut jenis sarkoma jaringan lunak menurut jenis sel yang mengalami mutasi genetik:

  • Osteosarcoma, terjadi pada tulang.

  • Leiomyosarcoma, terjadi pada jaringan otot.

  • Angiosarcoma, terjadi pada pembuluh getah bening.

  • Hemangiosarcoma, terjadi pada pembuluh darah.

  • Liposarcoma, terjadi pada jaringan lemak. Umumnya muncul di paha, belakang lutut, atau perut.

  • Gastrointestinal stromal tumor, terjadi pada saluran pencernaan.

  • Rhabdomyosarcoma, terjadi pada jaringan ikat dan otot.

  • Fibrosarcoma, terjadi pada jaringan ikat fibrosa. Biasanya terdapat di lengan, tungkai, atau batang tubuh.

Baca Juga: Mengenal Sarkoma, Kanker pada Tulang dan Jaringan Lunak

Sarkoma Akibat Radiasi Pengobatan Kanker

Sarkoma yang timbul akibat radiasi pengobatan kanker termasuk peristiwa yang sangat langka, tetapi kondisi ini bisa sangat fatal untuk pengidapnya. Faktor timbulnya sarkoma berbanding lurus dengan dosis radiasi yang diberikan pada pengidap kanker. Kebanyakan kasus sarkoma ini muncul di area tubuh yang mendapatkan paparan radiasi. Mirip dengan banyak kanker lainnya, anak-anak berisiko lebih besar mengidap sarkoma akibat radiasi.

Risiko munculnya sarkoma tidak terbatas pada paparan dosis tinggi, tetapi juga tingkat dosis yang lebih rendah. Hal ini termasuk peristiwa yang sangat langka. Upaya pembatasan dosis paparan radiasi mungkin diperlukan, terutama untuk anak-anak, mengingat tingginya tingkat kematian yang terkait dengan penyakit ini.

Baca Juga: Ketahui Penyebab dan Tingkat Keparahan Sarkoma Jaringan Lunak

Pengobatan Sarkoma Jaringan Lunak

Pengobatan sarkoma jaringan lunak tergantung pada jenis, lokasi, dan ukuran tumor. Sarkoma memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga bisa dilumpuhkan melalui obat atau antibodi buatan untuk menghambat penyebaran sel kanker tanpa merusak sel yang sehat. Sarkoma yang dideteksi pada stadium awal memiliki kemungkinan sembuh lebih besar.

Semakin besar ukuran dan semakin tinggi stadium tumor, sarkoma berpotensi menyebar ke organ lain. Peluang pengidap sembuh lebih sulit saat sarkoma sudah menyebar, meski penanganan untuk memperlambat penyebaran kanker dan meringankan gejala masih bisa dilakukan.

Jika kamu mengalami ciri-ciri seperti sarkoma, tanya segera ke dokter ahli agar sel kanker tidak semakin menyebar. Kamu bisa bertanya langsung ke dokter Halodoc melalui fitur Contact Doctor yang ada di Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!