18 June 2018

Sering Kesemutan Tanda Adanya Penyakit Ini

sering kesemutan pertanda, sering kesemutan pertanda mengidap penyakit ini, penyebab kesemutan, bahaya kesemutan, tips menghindari kesemutan

Halodoc, Jakarta – Ketika terlalu lama duduk bersila atau tidur pada posisi tertentu, tangan tertimpa tubuh bisa jadi menyebabkan kesemutan. Kesemutan adalah sensasi kebas atau mati rasa yang bisa datang sekejap atau malah berkepanjangan. Sensasi kesemutan ini biasanya bisa langsung berkurang bila dipijat, tapi ada yang tertahan lama. Dibalik sensasi mati rasanya, sering kesemutan ternyata menjadi pertanda penyakit tertentu.

Sebenarnya kondisi kesemutan ini disebabkan oleh aliran darah yang tertahan karena tertimpa benda berat atau pun tertahan pada satu posisi tertentu. Selain disebabkan karena situasi yang demikian, ternyata kesemutan juga bisa terjadi karena beberapa kondisi seperti stres, berada di dalam ruangan bersuhu dingin dalam waktu lama, kekurangan Vitamin B12, atau kadar vitamin, potasium, kalsium, dan sodium yang abnormal.

Untuk beberapa situasi tertentu, rasa kesemutan terjadi terlalu sering dan dalam jangka waktu yang lama bisa menjadi pertanda kalau kamu sedang mengidap penyakit tertentu. (Baca juga: Tiba-tiba Kulit Memar? Waspadai 5 Penyakit Ini)

  1. Diabetes Melitus

Selain rasa haus yang berlebihan, luka yang sulit sembuh, sering kesemutan bisa menjadi pertanda kalau kamu mengidap penyakit diabetes melitus. Kesemutan bisa disebabkan oleh kerusakan saraf yang disebut dengan neuropati perifer dan salah satu pemicunya adalah diabetes. Bila gula darahmu tidak terkontrol sehingga menyebabkan obesitas dan hipertensi, tanda-tanda kesemutan di kaki dan tangan bisa saja terjadi.

  1. Tanda-tanda Stroke

Sering kesemutan pertanda stroke juga bisa saja terjadi. Tanda-tanda ini dialami oleh orang-orang yang berusia 50 tahun ke atas. Rasa kesemutan ini tidak hanya terjadi di bagian tangan dan kaki saja, tetapi bisa lebih luas sampai separuh badan serta berlangsung dalam jangka waktu lama. Bila tidak langsung ditangani, bisa mengakibatkan stroke berat yang menyebabkan kelumpuhan dan kebutaan. (Baca juga: Menghilangkan Nyeri Haid dengan Akupuntur, Bisa?)

  1. Rematik

Gejala rematik juga biasa ditandai dengan kesemutan yang mengarah ke sendi dan rasa panas pada bagian tubuh yang mengalami kesemutan. Biasanya, radang ini bisa membuat otot kaku sehingga sulit digerakkan.

Bila kamu ingin tahu lebih banyak mengenai kesemutan sebagai gejala penyakit tertentu atau informasi kesehatan lainnya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Kalau kamu sering mengalami gejala kesemutan sementara dan sering, ada beberapa tips yang bisa diaplikasikan.

  • Jangan Terlalu Lama Duduk pada Satu Posisi Tertentu Saja

 Biasanya, duduk terlalu lama apalagi dengan kondisi kaki terlipat dan tertahan di satu posisi tertentu akan menyebabkan peredaran darah tertahan. Untuk menghindari kesemutan, upayakan untuk memindahkan posisi kaki beberapa kali.

  • Mengonsumsi Air Putih

Jika kamu bekerja atau sedang tertahan pada posisi tertentu, misalnya di situasi sekarang kamu sedang melakukan perjalanan mudik yang mengharuskan duduk di kendaraan. Guna membantu peredaran darahmu lancar, jangan lupa mengonsumsi air putih secara rutin serta duduk dalam posisi punggung tegak.

  • Olahraga Rutin

Melakukan olahraga rutin dapat meningkatkan metabolisme dalam tubuh serta melatih gerak motorik pada tubuh. Olahraga juga bisa membuat sirkulasi darah lancar, meningkatkan ketahanan tubuh, dan menjaga stamina supaya bugar senantiasa. Beberapa olahraga memang sangat efektif melatih sistem gerak tubuh misalnya seperti lari, yoga, atau olahraga permainan seperti basket dan sepak bola. (Baca juga: Ini Alasan Bisa Lebih Sehat Tanpa Heels)