Sering Terasa Ngilu, Tanda Miliki Gigi Sensitif?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
tanda gigi sensitif, gigi ngilu

Halodoc, Jakarta - Gigi sensitif dapat terjadi ketika menipisnya enamel gigi atau terbukanya akar gigi. Rasa tidak nyaman pada gigi juga bisa disebabkan karena gigi retak, gigi berlubang, atau prosedur medis yang dilakukan pada gigi, seperti prosedur memutihkan gigi. Berikut penjelasan selengkapnya tentang gigi sensitif.

Baca juga: 5 Tips Cara Atasi Masalah Gigi Sensitif

Gigi Sensitif Merupakan Respons Gigi Terhadap Sejumlah Kondisi

Gigi sensitif akan muncul dengan sensasi rasa ngilu dan nyeri pada gigi. Nah, rasa ngilu ini terjadi sebagai respons terhadap sejumlah kondisi, seperti setelah makan atau minum makanan yang terlalu panas atau dingin. Rasa ngilu yang terjadi dapat berlangsung sementara atau jangka panjang, serta pada satu gigi atau pada beberapa gigi secara bersamaan.

Gigi Terasa Ngilu, Apakah Tanda Gigi Sensitif?

Nyeri dan ngilu pada gigi merupakan tanda utama kalau seseorang tengah mengalami gigi sensitif. Biasanya, kondisi ini terjadi apabila seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin, makanan dan minuman yang terlalu manis atau asam, terpapar udara yang sangat dingin, membersihkan gigi dengan sikat terlalu keras, atau menggunakan obat kumur yang mengandung alkohol.

Baca juga: Bukan Hanya Gigi Ngilu, Ini 3 Dampak Radang Gusi bagi Tubuh

Penyebab Terjadinya Gigi Sensitif

Selain menipisnya enamel gigi atau terbukanya akar gigi, beberapa penyebab lain dari gigi sensitif, antara lain:

  • Mengidap Asam Lambung

Gigi sensitif juga dapat disebabkan karena adanya penyakit pada lambung, seperti GERD atau asam lambung. Asam lambung yang terjadi dalam jangka panjang, akan naik ke kerongkongan dapat mengikis email gigi.

  • Kondisi Gigi dan Mulut

Berbagai kondisi yang dapat dikaitkan dengan gigi sensitif, antara lain gigi patah, gigi berlubang, dan membusuknya gigi. Akibatnya, akar gigi menjadi terbuka dan memicu terjadinya gigi sensitif. Selain itu, penyusutan gusi juga dapat memicu terjadinya gigi sensitif, karena membuat akar gigi menjadi terlihat.

  • Melakukan Tindakan Medis pada Gigi

Tindakan medis yang dapat memicu terjadinya gigi sensitif, yaitu penambalan pada gigi dan memutihkan gigi. Meski begitu, gigi sensitif yang terjadi akibat melakukan tindakan medis biasanya hanya terjadi sementara.

  • Kebiasaan yang Tidak Baik

Kebiasaan tidak baik yang dimaksud adalah menyikat gigi terlalu keras, atau menggunakan sikat gigi dengan bulu yang kasar.

Nyeri dan ngilu pada gigi sensitif dapat terjadi sementara waktu atau dalam jangka waktu yang panjang. Frekuensi yang dirasakan pun bisa berbeda-beda, dari rasa sakit yang ringan sampai yang berat.

Begini Langkah Pencegahan Gigi Sensitif

Untuk menghindari terjadinya gigi sensitif, kamu dapat melakukan langkah-langkah, seperti:

  • Hilangkan kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan yang berlebihan.

  • Perhatikan kebersihan gigi, serta makanan dan minuman yang kamu konsumsi.

  • Biasakan untuk menyikat gigi dengan bulu sikat yang lembut.

  • Jika akar gigi terbuka, segera lakukan penambalan untuk gigi berlubang guna mencegah gigi sensitif.

Baca juga: Penyebab Sakit Gigi Selain Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya


Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ada baiknya lakukan pemeriksaan rutin pada gigi, setidaknya dua kali dalam setahun. Segera hubungi dokter apabila kamu merasakan salah satu gejala-gejala di atas. Karena penanganan yang tepat dan cepat akan meminimalisir terjadinya komplikasi pada gigi sensitif. Kamu bisa memilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan kamu di Halodoc. Yuk, download aplikasinya segera!