15 October 2018

Suka Makan Kembang Kol? Ternyata Ini Manfaatnya untuk Tubuh

manfaat kembang kol

Halodoc, Jakarta – Kamu akan sangat mudah menemukan kembang kol di pasar. Wajar saja, karena sayur yang umumnya berwarna putih kekuningan ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Kembang kol mengandung kaya vitamin dan mineral yang tidak kalah dengan sayuran hijau lainnya.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan RI, setiap 100 gram kembang kol mentah mengandung 25 kalori, 5 gram karbohidrat (3 gram serat dan 2 gram gula), 30 miligram natrium, dan 1 gram protein. Dalam takaran yang sama, kembang kol juga dapat memenuhi 77 persen kebutuhan vitamin C harian, 19 persen kebutuhan vitamin K, 2 persen kebutuhan kalsium, dan 2 persen zat besi harian kamu.

Jika dilihat dari gizinya, kembang kol termasuk sayuran yang sangat rendah kalori, tapi tinggi serat. Ini menjadi kabar baik bagi kamu yang sedang menjalani diet. Selain itu, kembang kol juga mengandung karotenoid, dan asam askorbat. Ketiga jenis senyawa ini termasuk antioksidan yang bermanfaat untuk melindungi sel-sel tubuh dari penyakit kronis. Untuk lebih rincinya, ketahui manfaat kembang kol untuk kesehatan ini:

1. Mengurangi Risiko Kanker

Risiko kanker lebih besar menerpa orang yang jarang makan kembang kol dibanding yang lebih sering makan kembang kol. Hal ini seperti yang disebutkan oleh National Cancer Institute. Sebab, senyawa sulforafana dan indoles pada kembang kol disebut-sebut sebagai zat anti-kanker.

Di samping itu, kembang kol juga mengandung dua senyawa antioksidan bernama glukosinolat dan isotionat. Dua jenis antioksidan ini terbukti ampuh menghambat pembelahan sel tumor agar tidak berkembang menjadi sel kanker. Menurut penelitian, kembang kol dapat menghambat pertumbuhan sel kanker prostat, kanker paru, kanker perut, kanker usus besar, dan kanker payudara.

2. Baik untuk Kesehatan Jantung

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Oxidative Medicine and Cellular Longevity pada 2015, sulforafana memiliki sifat anti-radang yang dapat membantu melindungi tubuh dari hipertensi, aterosklerosis, stroke, dan penyakit jantung. Kandungan sulforafana pada kembang kol berperan untuk menguatkan pembuluh darah sekaligus membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Ketika tekanan darah dapat dikendalikan dengan baik, artinya jantung kamu tidak perlu bekerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Semakin kuat pembuluh darah ditambah dengan aliran darah yang lancar, semakin mudah pula bagi kamu untuk terhindar dari risiko penyakit jantung.

3. Melancarkan Pencernaan

Bagi kamu yang mengalami masalah pencernaan, cobalah untuk makan kembang kol lebih banyak dan sering. Pasalnya, salah satu manfaat kembang kol dapat membantu melancarkan pencernaan sekaligus mencegah segala gangguan pada pencernaan, seperti sembelit, diverticulitis (peradangan diverticulum, kantung di usus besar), dan penyakit radang usus (IBD).

Kembang kol juga mengandung 3 gram serat yang dapat memenuhi 10 persen kebutuhan serat harian kamu. Makanan kaya serat ini dapat membantu mendorong feses melewati sistem pencernaan dengan lebih mudah. Tidak hanya membuat pencernaan jadi lebih lancar, hal ini juga dapat membantu menjaga kesehatan usus besar kamu.

Untuk mendapatkan semua manfaat kembag kol, kamu disarankan untuk mengonsumsi 1,5-2,5 cangkir atau setara dengan 150-250 gram kembang kol setiap minggu. Kamu bisa mengolahnya menjadi sup hangat, salad, atau tumis sayuran sesuai selera.

Kamu bisa berdiskusi pada dokter di Halodoc mengenai makanan sehat lainnya. Diskusi dengan dokter lebih praktis dilakukan melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa memilih komunikasi via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Yuk, segera download aplikasinya di Google Play atau App Store!

Baca juga: