19 January 2018

Tak Lagi Misterius Ikuti Tahapan Perkembangan Bayi Dari Usia 0-3 bulan

Tak Lagi Misterius Ikuti Tahapan Perkembangan Bayi Dari Usia 0-3 bulan

Halodoc, Jakarta – Ibu pasti senang sekali menyambut kelahiran buah hati tercinta yang sudah lama ditunggu-tunggu. Bayi yang baru lahir sampai berusia 3 bulan masih mengalami perkembangan pada sistem kekebalan tubuh dan juga organ pencernaannya. Perkembangan bayi pada usia ini cukup pesat dan penting bagi ibu untuk mengetahui tahapan tumbuh kembang Si Kecil agar bisa memantau kondisi kesehatannya.

Bayi Baru Lahir

Ketika baru lahir, bayi harus menyesuaikan dirinya dengan lingkungan baru yang berbeda dari kondisi di dalam rahim, karena itu wajar jika bayi yang baru lahir sering menangis. Tangisan juga menjadi satu-satunya cara mereka berkomunikasi dan memberi respon atas kondisi yang mereka alami. Ini yang terjadi pada bayi yang baru lahir:

  • Kulit Masih Keriput

Terutama pada bayi yang lahir melalui proses persalinan normal, wajah, mata, dan bibir mereka kemungkinan masih agak bengkak. Hal ini wajar karena pengaruh dari proses persalinan normal yang memiliki jalan yang lebih sempit. Namun, hal ini tidak terjadi pada bayi yang lahir dengan cara Caesar. Kulit bayi yang baru lahir juga keriput akibat terlalu lama berendam di dalam cairan ketuban. Selain itu, kulit yang keriput ini juga disebabkan karena daging dan lemak di bawah lapisan kulit bayi belum terisi.

  • Kemampuan Dasar

Setiap bayi lahir dengan kemampuan naluriah untuk mempertahankan hidupnya, yaitu mencari puting, mengisap dan menggenggam. Karena itu, bayi yang baru lahir biasanya diletakkan dalam posisi tengkurap di atas dada ibu agar ia berusaha mencari puting dan mengisap ASI. Cara ini juga bermanfaat untuk melatih kemampuan motorik dan sensorik mereka.

Bayi 1 Bulan

Kegiatan bayi berusia satu bulan lebih banyak diisi dengan tidur karena bayi masih butuh banyak istirahat dan tidur yang banyak dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan mereka. Pada usia ini, bayi juga belum bisa membedakan siang dan malam, sehingga waktu tidurnya masih belum teratur seperti orang dewasa. Karena itulah, orangtua yang memiliki bayi yang baru lahir harus siap-siap begadang untuk memenuhi kebutuhan bayi. Ini tahapan perkembangan bayi pada usia 1 bulan:

  • Bayi mulai bisa menggerakkan tangan dan kakinya untuk menunjukkan ketertarikannya pada sesuatu di sekitarnya.
  • Kemampuan bayi mengisap ASI semakin kuat, baik disusui langsung melalui payudara maupun dengan botol susu.
  • Bayi sering rewel dan menangis ketika merasa lapar.
  • Jari bayi sudah bisa menggenggam benda secara reflek, jika ibu memasukkan jari ke dalam tangannya.
  • Bayi belum bisa mengangkat dan menopang kepalanya dengan otot-otot lehernya.
  • Pigmen mata bayi belum berkembang dengan sempurna. Jadi warna bola mata mereka masih dapat berubah dari waktu ke waktu.
  • Bayi bisa tiba-tiba menggerakkan tubuhnya secara reflek seperti kejang dalam rangka belajar menyelaraskan gerakan tubuhnya. Karena itu, ibu perlu memegangnya cukup kuat ketika menggendongnya.

Bayi 2 Bulan

Memasukki usia dua bulan, penglihatan bayi sudah semakin berkembang dan dapat melihat benda yang terletak cukup jauh. Otak dan pendengaran bayi berusia dua bulan juga semakin baik, sehingga ia bisa menikmati musik yang diperdengarkan. Si Kecil mampu memberi respon, seperti tersenyum atau menendang-nendangkan kaki. Ia juga suka mengisap jempol dan memasukkan barang ke dalam mulutnya. Ini tahapan perkembangan bayi pada usia 2 bulan:

  • Mata bayi sudah bisa mengikuti benda yang bergerak ke sana kemari.
  • Tangannya bisa membuka dan menutup.
  • Gerakan yang tiba-tiba seperti kejang sudah tidak terjadi lagi, karena gerakan bayi sudah semakin teratur.
  • Otot lehernya semakin kuat, sehingga Si Kecil bisa mengangkat kepala hingga 45 derajat dengan bantuan topangan ibu.
  • Bayi mulai mengenali suara yang sering ia dengar dan bisa mendengarkan bunyi-bunyi di sekitarnya.

Bayi 3 Bulan

Bayi berusia 3 bulan sudah bisa meraih dan menggengam benda yang menarik perhatiannya. Ia juga mulai bisa menggulingkan badannya ke samping saat sedang berbaring. Ini tahapan perkembangan bayi pada usia 3 bulan:

  • Karena sudah bisa membuka dan menutup genggaman tangannya, Si Kecil jadi suka bermain-main sendiri dengan tangannya.
  • Bayi sudah bisa meraih dan menggenggam benda yang menarik di sekitarnya.
  • Bayi juga sudah bisa membedakan permukaan yang kasar, halus, berbulu atau berongga.
  • Tendangan Si Kecil juga jadi lebih kencang karena sendi lutut dan panggulnya makin fleksibel.

Itulah tahapan perkembangan bayi 0-3 bulan. Terus perhatikan dan jaga bayi selama masa awal pertumbuhan dan perkembangannya ya. Memberikan ASI eksklusif kepada bayi juga sangat penting, karena ASI dapat memenuhi semua nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya.

Jika Si Kecil sakit atau mengalami masalah kesehatan tertentu, ibu dapat segera menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Bicarakan masalah kesehatan yang dialami si kecil dan minta saran kesehatan kepada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Caranya sangat praktis, tinggal order lewat aplikasi dan pesanan akan diantarkan dalam satu jam. Ingin melakukan tes kesehatan? Halodoc kini mempunyai fitur Lab Service yang memudahkan ibu melakukan berbagai macam tes kesehatan. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.