Bisakah Transplantasi Tulang Sembuhkan Nekrosis Avaskular?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
transplantasi tulang, nekrosis avaskular

Halodoc, Jakarta - Terjadinya nekrosis avaskular pada seseorang diduga karena adanya gangguan pasokan darah ke tulang yang terinfeksi, dan kemudian memicu munculnya penyakit ini. Kondisi ini juga bisa terjadi karena adanya trauma sebelumnya yang melukai pembuluh darah ke tulang.

Terdapat banyak penyebab nekrosis avaskular, tetapi kebanyakan disebabkan oleh adanya luka trauma pada tulang yang mengalami dampak (seperti fraktur dan dislokasi), penggunaan obat steroid (obat glukokortikoid seperti prednison dan prednisolon, terutama jika diberikan dalam dosis tinggi), atau konsumsi alkohol yang berlebihan.

Kalau kamu mengalami nekrosis avaskular, sebaiknya tidak melakukan kegiatan yang dapat membebani bagian tulang yang sakit. Di saat yang sama, kamu bisa melakukan fisioterapi untuk membantu mempertahankan dan meningkatkan fungsi sendi yang rusak.

Baca Juga: Ketahui Lebih Jauh Penyebab Nekrosis Avaskular

Jika kondisi nekrosis avaskular yang kamu alami sudah dalam keadaan berat, beberapa cara berikut dapat menyembuhkan:

  • Dekompresi Inti. Pada prosedur ini, bagian dari lapisan tulang kamu akan dihilangkan. Selain mengurangi rasa sakit, ruang ekstra dalam tulang bisa merangsang produksi jaringan tulang yang sehat dan pembuluh darah baru.

  • Transplantasi Tulang. Pengobatan ini bisa membantu memperkuat daerah tulang yang dipengaruhi nekrosis avaskular. Graft atau pencangkokan melibatkan pengambilan dari tulang yang sehat dari bagian lain dari tubuh.

  • Pembentukan Tulang (Osteotomy). Prosedur ini dapat menghilangkan irisan tulang di atas atau bawah sendi penumpu untuk membantu menggeser beban pada tulang yang rusak. Pembentukan tulang memungkinkan kamu untuk menunda penggantian sendi.

  • Penggantian Sendi. Apabila tulang yang terpengaruh menjadi remuk atau pilihan pengobatan lain tidak juga membantu, kamu mungkin memerlukan operasi. Prosedur tersebut dilakukan untuk mengganti bagian sendi yang rusak dengan suku cadang plastik atau logam.

Baca Juga: Membatasi Konsumsi Alkohol Cegah Nekrosis Avaskular

Sendi Terasa Nyeri

Agar kamu dapat mengenali gangguan ini, kamu perlu mengenali gejalanya. Kondisi nekrosis avaskular biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Seiring dengan berkembangnya penyakit, kebanyakan pengidap akan mengeluhkan sendi yang nyeri. Pada mulanya, rasa nyeri hanya menyerang pada saat membawa barang yang berat. Lama-kelamaan, rasa nyeri dapat muncul bahkan pada saat beristirahat. Sering kali nyeri ringan atau parah dan mungkin meningkat secara perlahan sepanjang waktu.

Apabila penyakit nekrosis avaskular berkembang pada permukaan tulang dan sendi hingga robek, nyeri dapat menjadi sangat serius dan mempengaruhi batasan pergerakan sendi. Dalam beberapa kasus tertentu, terutama nekrosis avaskular pada pinggul, pengidap mungkin kehilangan fungsi sendi. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan kelumpuhan.

Kondisi nekrosis avaskular ini sebenarnya bisa dicegah dengan menghindari konsumsi alkohol dan menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Jika pengidap merupakan pengguna kortikosteroid, pastikan untuk berdiskusi dengan dokter untuk memantau penggunaannya. Kerusakan tulang dapat bertambah parah apabila diiringi dengan penggunaan kortikosteroid.

Baca Juga: Kenali 4 Makanan yang Baik untuk Pengidap Nekrosis Avaskular

Cara untuk mencegah nekrosis avaskular pada rahang yaitu dengan rutin membersihkan gigi dan mengunjungi dokter untuk pemeriksaan dan perawatan gigi, terutama bagi yang menjalani pengobatan dengan bifosfonat.

Kamu juga bisa mendiskusikan mengenai cek nekrosis avaskular ini pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa lho langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc. Mudah bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!