08 December 2017

Wanita, Hindari Bertukar Barang Ini dengan Orang Lain

Wanita, Hindari Bertukar Barang Ini dengan Orang Lain

Halodoc, Jakarta - Bagi sebagian wanita, kebersamaan adalah satu hal yang manis dan menyenangkan. Menghabiskan waktu bersama pun kerap diisi dengan saling berbagi, termasuk berbagi benda pribadi. Namun tahukah kamu bahwa tak semua benda pribadi dapat dipakai bersama dengan orang lain.

Tak sekadar masalah privasi, nyatanya saling bertukar barang pribadi bisa menjadi media penularan kuman dan virus penyebab penyakit. Lantas, benda apa sajakah yang sebaiknya hanya dipakai sendiri oleh wanita?


1. Lipstik
Saling bertukar lipstik dan pelembab bibir bisa menimbulkan efek yang berbahaya. Termasuk penularan penyakit, salah satunya penyakit herpes. Risiko penularan akan semakin meningkat pada lipstik berbentuk stik yang dipakai bersama orang lain.

Sebab bisa jadi virus herpes telah bersarang di ujung lipstik stik. Kemudian, saat kamu yang sebelumnya tak memiliki ruam, menggunakan lipstik tersebut maka virus akan dengan mudah berpindah.


2. Alat rias
Saling pinjam alat rias dapat meningkatkan risiko penularan penyakit yang berhubungan dengan kulit. Salah satunya adalah infeksi mata yang dapat menular dengan mudah melalui pemulas kelopak mata yang kamu gunakan bersama.

Pasalnya alat rias yang selama ini kamu gunakan mungkin telah "berpengalaman" dengan segala masalah kulit yang terjadi. Seperti saat wajah berjerawat, atau terluka. Hal itu membuat alat rias menjadi sarang kuman, dan saat digunakan oleh orang lain kuman tersebut akan berpindah atau bahkan menjadi lebih banyak.

Kendati demikian, meski kamu menggunakan sendiri dan tidak bertukar alat rias dengan sahabat, pastikan untuk rutin membersihkannya. Sebab alat make-up yang jarang dibersihkan akan menjadi sarang kuman penyebab penyakit.


3. Deodoran
Penggunaan deodoran adalah untuk mengurangi bakteri di sekitar ketiak. Alih-alih mendapat manfaatnya, saat kamu menggunakan deodoran secara bergantian malah bisa berbahaya. Menggunakan roll-on deodoran bersama-sama dapat berujung pada penumpukan bakteri.

Saat deodoran digunakan bersama, kuman yang ada di kulit teman kamu akan menempel pada roll-on deodoran. Kemudian saat kamu kembali menggunakannya, kuman itu akan tertular pada kulitmu dan bisa memicu terjadinya penyakit.


4. Sisir dan aksesoris rambut
Menggunakan sisir secara bergantian dengan orang lain dapat menularkan kutu dan kurap pada kulit kepala. Kedua masalah kepala ini dapat menyebar dan menular lewat sisir.

Hal ini juga belaku pada penggunaan helm, topi dan aksesoris di sekitar rambut. Seperti penggunaan penjepit dan roll rambut bergantian. Sama dengan sisir, penggunaan aksesoris secara bersamaan juga bisa menyebabkan perpindahan kutu dan masalah kulit kepala.


5. Handuk
Handuk yang sering kamu gunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi sebaiknya tidak dibagi dengan orang lain. Karena handuk benar-benar menempel dan membalut tubuh dan kulit secara sempurna. Hal ini membuat kuman yang selama ini bersarang di kulit pun menempel.

Dengan demikian, saat handuk tersebut digunakan orang lain maka potensi penularan kuman pun terjadi. Apalagi jika kamu terbiasa meninggalkan handuk dalam keadaan lembap. Untuk menghindarinya, usahakanlah untuk tidak meminjamkan handuk pada teman. Dan jangan pula meminjam dan menggunakan handuk orang lain.


Selalu jaga barang pribadi kamu agar tetap bersih dan tidak menjadi sarang penyakit. Kalau ada keluhan seputar masalah kulit dan masalah kesehatan lainnya, kamu bisa menyampaikannya pada dokter lewat aplikasi Halodoc. Bicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu pun bisa dengan mudah membeli produk kesehatan di Halodoc. Tunggu apalagi, segera download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.