25 October 2018

Wanita Perlu Tahu, Ini Bahayanya Vaginal Douche

wanita perlu tahu ini bahayanya vaginal douche

Halodoc, Jakarta – Setiap wanita wajib merawat dan menjaga kesehatan organ intimnya. Hal ini agar infeksi organ intim bisa dicegah. Namun sayangnya, masih banyak nih wanita yang selama ini menjaga kebersihan Miss V dengan cara yang salah seperti menggunakan vaginal douche. Apa itu vaginal douche dan amankah menggunakannya?

Apa Itu Vaginal Douche?

Vaginal Douche adalah cairan khusus pembersih Miss V yang dikemas dalam sebuah douche, yaitu kantong dengan selang atau semprotan. Cairan yang terdapat dalam vaginal douche biasanya mengandung air, baking soda, cuka, pewangi, dan antiseptik. Cara membersihkan Miss V dengan vaginal douche, yaitu dengan menyemprotkan cairan ke dalam organ intim. Tujuannya adalah untuk membersihkan Miss V bagian dalam dan membantu menjaga keseimbangan kadar pH Miss V. Aktivitas membersihkan Miss V dengan alat ini disebut juga dengan douching.

Kebiasaan douching pertama kali dimulai di Perancis. Douching sendiri diambil dari bahasa Perancis, yang artinya membasuh atau mengairi.

Perlukah Menggunakan Vaginal Douche?

Kira-kira ada sekitar satu dari setiap lima orang wanita melakukan douching. Hal ini karena mereka yang melakukan douching merasa Miss V menjadi lebih bersih dan segar setelah douching. Selain itu, vaginal douche biasanya juga mengandung pewangi yang dapat membuat Miss V jadi harum.

Padahal sebenarnya, kamu enggak perlu melakukan douching untuk membersihkan Miss V lho. Miss V dapat membersihkan dirinya sendiri secara alami dengan bantuan bakteri baik lactobacillus yang tinggal dalam Miss V kamu. lactobacillus juga berperan sebagai penjaga keseimbangan pH Miss V agar bakteri jahat tidak berkembang biak.

Bahaya Vaginal Douche

Sampai saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan manfaat vaginal douche untuk kesehatan reproduksi wanita. Kebanyakan dokter dan tenaga kesehatan malah menganjurkan para wanita untuk tidak membersihkan Miss V dengan vaginal douche. Pasalnya, douching justru bisa menimbulkan bahaya yang tidak setimpal dengan sensasi rasa segar yang diberikannya. Berikut bahaya membersihkan Miss V dengan vaginal douche:

1. Infeksi Organ Intim

Cairan vaginal douche yang disemprotkan ke dalam Miss V akan membilas lendir Miss V dan menyebabkan bakteri baik ikut tersapu habis. Akhirnya, bakteri jahat lah yang akan berkembang dengan pesat dalam organ intim. Bila jumlah bakteri jahat di organ intim jauh lebih banyak dari bakteri baik, maka kamu berisiko mengidap infeksi bakteri vagina atau vaginosis bakterialis.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh American Academy of Obstetrics and Gynaecology, wanita yang sering melakukan douching berisiko lima kali lebih tinggi mengidap infeksi bakteri vagina dibandingkan wanita yang tidak pernah melakukan douching.

Selain infeksi bakteri vagina, douching juga bisa menyebabkan infeksi ragi dan pelvic inflammatory disease (PID),

2. Masalah Kehamilan

Douching bisa membuat kamu sulit hamil. Hal ini karena cairan vaginal douche berpotensi mengganggu sistem reproduksi wanita. Douching juga bukan hanya dapat menyebabkan infeksi organ intim, tapi juga bisa berujung pada komplikasi yang serius bila infeksi tersebut tidak segera diobati. Salah satu komplikasinya adalah kehamilan ektopik, yaitu janin tumbuh di luar rahim. Wanita yang sering membersihkan Miss V dengan vaginal douche memiliki risiko sebesar 76 persen mengalami kehamilan ektopik. Selain itu, penelitian membuktikan vaginal douche bila digunakan terlalu sering bisa membuat wanita hamil berisiko melahirkan bayi di bawah berat badan normal.

3. Penyakit Radang Panggul

Bila bakteri jahat dalam Miss V sudah berkembang cukup banyak, maka melakukan douching malah akan mendorong bakteri-bakteri tersebut masuk ke organ dalam. Bakteri bisa masuk ke dalam Miss V menuju rahim, saluran tuba falopi, dan indung telur. Hal ini akhirnya menyebabkan kamu mengalami penyakit radang panggul. Rutin membersihkan Miss V dengan vaginal douche membuat kamu berisiko sebesar 73 persen mengidap radang panggul.

4. Kanker Serviks

Melakukan douching Miss V lebih dari sekali seminggu juga akan membuat wanita berisiko empat kali lebih besar terkena kanker serviks atau dinding rahim. Pasalnya, douching bisa memicu terjadinya infeksi HPV genital di Miss V. HPV diketahui sebagai salah satu pemicu terjadinya kanker serviks.

Nah, itulah bahayanya melakukan douching. Jadi, sebaiknya bersihkanlah Miss V dengan cara alami, yaitu membasuh Miss V dengan air bersih dari arah depan ke belakang. Kalau kamu punya masalah dengan kesehatan organ intim kamu, bicarakan saja dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Dokter Halodoc siap membantumu melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: