Waspada, 7 Makanan Pemicu Asam Lambung Naik

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Waspada, 7 Makanan Pemicu Asam Lambung Naik

Halodoc, Jakarta - Gejala asam lambung naik seperti sensasi terbakar pada dada, nyeri ulu hati, dan kesulitan menelan, adalah hal yang mengganggu. Jika tidak dilakukan perawatan yang tepat, kondisi ini bisa semakin parah, bahkan melukai tenggorokanmu. 

Meskipun hingga kini para ahli masih memperdebatkan makanan atau hal lain yang memicu munculnya gejala refluks. Beberapa makanan terbukti bisa menyebabkan gejalanya semakin parah. Untuk mengendalikan gejala asam lambung, maka kamu bisa mulai dengan menghindari jenis makanan berikut ini:

Baca juga: Bukan Cuma Mag, Ini Penyebab Asam Lambung Naik

  • Makanan Tinggi Lemak. Makanan yang digoreng dan berlemak adalah salah satu penyebab asam lambung naik. Mereka yang gemar mengonsumsinya dapat membuat asam lambung kembali ke kerongkongan. Makanan ini juga menunda pengosongan lambung. Mengonsumsi makanan berlemak tinggi menempatkanmu pada risiko yang lebih besar untuk gejala refluks, sehingga mengurangi total asupan lemak harian dapat membantu. 

  • Kafein. Satu cangkir kopi atau espresso tidak menyebabkan asam lambung naik. Jika minum kopi sepanjang hari, asam lambung bisa terus naik. Alternatifnya, cobalah beralih ke teh chamomile, yang merupakan teh herbal terbaik, atau kamu bisa minum satu cangkir teh hijau sehari jika diseduh ringan.

  • Cokelat. Berita buruk bagi pecinta cokelat, bahwa cokelat terbukti menyebabkan asam lambung naik. Cokelat mengandung kafein dan stimulan lain seperti theobromine, yang menyebabkan refluks. Cokelat juga tinggi lemak, dan lemak menyebabkan refluks. Secara teoritis, cokelat hitam tidak seburuk cokelat susu tinggi-lemak, tetapi sebaiknya tetap menghindari semua jenis coklat. 

  • Soda. Soda dan minuman berkarbonasi lainnya menjadi penyebab gejala asam lambung naik. Gelembung karbonasi dapat mengembang di dalam perut, dan hal ini akan berkontribusi pada peningkatan asam lambung. 

  • Alkohol. Bir, minuman keras, dan anggur berkontribusi terhadap meningkatnya asam lambung. Banyak minuman beralkohol tidak terlalu asam, namun alkohol diyakini melonggarkan katup di bagian bawah kerongkongan yang mengarah ke refluks. Alkohol atau minuman alkohol yang dicampur dengan minuman lain seperti jus jeruk atau soda harus dihindari.

  • Bawang dan Makanan Pedas. Makanan pedas dan tajam, seperti bawang dan bawang putih, bisa memicu gejala mulas pada banyak orang. Meski makanan-makanan ini tidak memicu naiknya asam lambung pada semua orang, tetapi kamu tetap harus mewaspadainya. Ini juga berlaku untuk makanan pedas, yang mungkin mengganggu lambung kamu lebih buruk dari makanan lainnya.

  • Tomat dan Buah Jeruk. Buah dan sayuran memang penting dalam konsumsi harian, tetapi buah-buahan tertentu dapat menyebabkan atau memperburuk gejala asam lambung. Terutama buah-buahan yang sangat asam. Jika kamu sering mengalami refluks asam, maka kamu harus mengurangi atau menghilangkan asupan makanan seperti jeruk, jeruk lemon, jeruk nipis, nanas, tomat, saus tomat atau makanan yang menggunakannya, seperti pizza. 

Baca juga: Sembuhkan Asam Lambung dengan 5 Makanan Ini

Lakukan Juga Gaya Hidup Sehat

Selain mengendalikan gejala asam lambung dengan memerhatikan diet dan nutrisi, kamu dapat mencegahnya dengan melakukan perubahan gaya hidup, di antaranya: 

  • Minum antasid dan obat lain yang mengurangi produksi asam;

  • Pertahankan berat badan yang sehat;

  • Hindari alkohol;

  • Berhenti merokok;

  • Jangan makan berlebihan, dan makan perlahan;

  • Tetap tegak setidaknya selama dua jam setelah makan;

  • Setelah makan, tunggu tiga sampai empat jam baru boleh posisi rebahan;

  • Hindari makanan atau minuman pemicu, seperti makanan asam, gorengan, kopi, teh atau alkohol;

  • Hindari pakaian ketat;

  • Jangan makan selama tiga hingga empat jam sebelum tidur;

  • Angkat kepala tempat tidur empat hingga enam inci untuk mengurangi gejala refluks saat tidur.

Baca juga: Rangkaian Pemeriksaan untuk Mendeteksi Asam Lambung

Itulah makanan yang dapat memicu asam lambung dan alternatif lain untuk mencegahnya. Jika kamu sudah mengurangi makan makanan di atas tetapi gejala tetap bertambah parah, segera periksakan diri ke dokter. Kamu bisa buat janji dengan dokter melalui Halodoc supaya lebih praktis. Penanganan yang dilakukan sejak dini membantu menghindari komplikasi yang tidak diinginkan. 

Referensi:
Health. Diakses pada 2020. Foods That Cause Acid Reflux.
Healthline. Diakses pada 2020. Foods to Help Your Acid Reflux.