01 March 2019

Yakin, Hati Masih Sehat? Coba Lakukan Tes Fungsi Hati Ini

yakin hati masih sehat coba lakukan tes fungsi hati ini

Halodoc, Jakarta – Hati adalah salah satu organ penting yang perlu kamu jaga kesehatannya. Pasalnya, organ terbesar dalam tubuh ini berperan besar dalam semua proses pencernaan dan penyerapan zat gizi dalam tubuh serta membuang racun. Karena itu, pastikan organ hati kamu masih berfungsi dengan baik dengan melakukan tes fungsi hati. Tes ini juga berguna untuk mendeteksi adanya penyakit hati sedini mungkin agar pengobatan dapat dilakukan secepatnya.

Apa Itu Tes Fungsi Hati?

Tes fungsi hati adalah tes darah yang digunakan untuk menilai kondisi kesehatan organ hati yang bisa dilakukan, baik secara rutin maupun ketika terjadi penyakit pada hati. Tes ini dilakukan dengan mengukur kadar senyawa kimia tertentu dalam darah, lalu membandingkannya dengan nilai normal senyawa kimia tersebut. Bila hasil pengukuran zat kimia menunjukkan kadar yang tidak normal, maka kemungkinan besar terdapat penyakit hati atau kerusakan hati.

Baca juga: Ayo Cari Tahu Fakta Menarik Seputar Hati yang Bekerja 24 Jam Nonstop

Jenis-Jenis Tes Fungsi Hati

Untuk mendapatkan hasil mengenai kondisi kesehatan hati yang akurat, kamu biasanya perlu menjalani beberapa jenis tes fungsi hati. Ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan hati kamu dari berbagai aspek. Dari berbagai jenis tes yang ada, berikut adalah jenis tes fungsi hati yang paling umum dilakukan:

  • Tes Serum Glutamat Piruvat Transaminase (SGPT) atau Alanine Transaminase (ALT)

Tes ini dilakukan untuk mengetahui kadar enzim SGPT di dalam darah. Normalnya, enzim SGPT lebih banyak ditemukan di dalam sel-sel hati dan sedikit di dalam darah. Tapi, bila sel-sel hati rusak, maka enzim SGPT yang ada di sel-sel hati akan terlepas ke dalam darah, sehingga kandungan enzim tersebut di dalam darah akan meningkat.

  • Tes Serum Glutamat Oksaloasetat Transaminase (SGOT) atau Aspartat Aminotransferase (AST)

Tes yang satu ini berguna untuk mengukur kadar enzim SGOT di dalam darah. Hampir sama seperti enzim SGPT, normalnya enzim SGOT juga ditemukan dalam jumlah yang sedikit di dalam darah. Tapi, bila terjadi kerusakan liver, maka kadar enzim SGOT di dalam darah akan meningkat.

  • Tes Albumin

Albumin adalah protein yang diproduksi hanya oleh hati. Fungsi albumin dalam darah, yaitu untuk memberikan nutrisi bagi jaringan, mencegah kebocoran cairan dari pembuluh darah dan membantu perpindahan hormon, serta vitamin dan senyawa lain di dalam darah. Bila kadar albumin dalam darah lebih rendah dari yang seharusnya, maka itu berarti hati tidak berfungsi dengan baik.

  • Tes Bilirubin

Bilirubin adalah produk dari sisa penghancuran sel darah merah yang dihasilkan oleh hati. Bilirubin ini akan dibuang melalui saluran pencernaan bersama feses. Tapi, bila hati rusak, maka pembuangan bilirubin akan terhambat, sehingga menyebabkan kadar bilirubin dalam darah meningkat.

  • Tes Alkali Fosfatase

Alkali fosfatase adalah sejenis enzim yang biasanya ditemukan di empedu, kantung empedu, dan hati. Konsentrasi enzim ALP akan meningkat bila hati atau kantung empedu mengalami gangguan atau rusak.

  • Tes Gamma-Glutamyl Transferase

Sementara gamma-glutamyl transferase (GGT) adalah enzim yang terdapat di berbagai organ tubuh, namun konsentrasinya paling tinggi di hati. GGT akan meningkat bila hati atau saluran empedu rusak.

Baca juga: Uji Fungsi Hati Perlu Dilakukan Supaya Tetap Sehat

Siapa Saja yang Memerlukan Tes Fungsi Hati

Orang-orang yang mengidap penyakit hati atau liver, seperti hepatitis atau sirosis, serta masalah pada kantung empedu dan salurannya, misalnya batu empedu, sebaiknya menjalani tes fungsi hati. Pengidap penyakit hati biasanya akan mengalami gejala-gejala berupa:

  • Urine berwarna gelap seperti teh
  • Feses berwarna pucat
  • Sakit kuning (jaundice)
  • Mual dan muntah
  • Lemas
  • Nyeri perut
  • Gatal-gatal
  • Diare.

Baca juga: Waspadai 5 Gejala Hepatitis B yang Datang Diam-Diam

Selain itu, tes fungsi hati juga bisa dilakukan oleh ibu yang sedang merencanakan kehamilan, pengidap penyakit hati yang sedang menjalani pengobatan untuk mengetahui efektivitas obat yang dikonsumsi, serta orang yang ingin mengetahui keberhasilan terapi.

Kamu juga bisa melakukan tes fungsi liver lewat aplikasi Halodoc, lho. Caranya sangat praktis, kamu tinggal pilih Lab Service yang terdapat di aplikasi Halodoc, kemudian tentukan tanggal dan tempat pemeriksaan, lalu petugas lab akan datang menemuimu pada waktu yang sudah ditentukan. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.