14 March 2018

10 Gejala Tuberkulosis yang Wajib Diketahui

10 Gejala Tuberkulosis yang Wajib Diketahui

Halodoc, Jakarta – Batuk terus menerus dan tidak kunjung sembuh? Hati-hati, bisa jadi itu gejala dari Tuberkulosis atau TB. Penyakit paru-paru ini termasuk penyakit yang cukup serius dan bisa menular. Oleh karena itu, kamu wajib tahu gejala-gejalanya, agar bisa segera mendapatkan pengobatan lebih dini.

Tuberkulosis termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO menunjukkan bahwa pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 besar negara dengan kasus baru TB terbanyak. TB adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh basil mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini bisa menyebar dari satu orang ke orang lain melalui titik-titik air liur yang dilepaskan ke udara melalui batuk atau bersin.

Orang yang belum pernah mendapat vaksin TBC lebih mudah tertular penyakit ini (Baca juga: Bukan Cuma Anak-anak, Ini “Imunisasi” untuk Orang Dewasa). Walaupun seseorang bertubuh sehat, sistem kekebalan tubuh juga bisa gagal melindungi tubuh dari bakteri TB yang masuk ke dalam tubuh. TB dapat dibedakan menjadi dua macam:

  1. TB Laten: kondisi dimana tubuh gagal memberantas basil TB sepenuhnya sehingga bakteri bisa bersifat tidak aktif untuk sementara waktu dan tidak menimbulkan gejala. TB laten disebut juga dengan TB tidak aktif atau TB infeksi yang tak menular. Walaupun demikian, kondisi ini tetap membutuhkan pengobatan karena sewaktu-waktu berpotensi menjadi TB aktif.
  2. TB Aktif: kondisi dimana basil TB sudah berkembang, merusak jaringan paru-paru, dan menimbulkan gejala, serta berpotensi menularkan orang lain. Biasanya TB aktif terjadi beberapa minggu pertama setelah terinfeksi bakteri TB atau beberapa tahun kemudian.

Kebanyakan orang tidak menyadari gejala TB atau bingung membedakannya dengan penyakit lain. Gejala TB memang dimulai secara bertahap dan berkembang dalam jangka waktu beberapa minggu hingga berbulan-bulan. Pada masa awal terinfeksi, gejala yang timbul hanya ringan bahkan sering tidak muncul gejala sampai penyakit ini berkembanga. Namun, mengetahui gejala TB sedini mungkin bisa mencegah seseorang terkena komplikasi seperti infeksi PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) pada organ tubuh lain. Berikut 10 gejala khas dari orang yang terkena TB:

  • Batuk. Jenis batuk yang dialami biasanya batuk berdahak dan berlangsung selama lebih dari 21 hari.
  • Batuk berdarah. Pada tahap selanjutnya, batuk bisa menghasilkan dahak berwarna abu-abu atau kuning yang bisa bercampur dengan darah.
  • Tidak napsu makan.
  • Berat badan turun.
  • Mudah lelah.
  • Demam.
  • Berkeringat di malam hari. Ini adalah cara tubuh melindungi dari penyakit. Diawali dari demam, kemudian akhirnya menyebabkan keringat berlimpah dan disertai dengan menggigil.
  • Panas dingin.
  • Nyeri dada, yang bisa menyebabkan sesak napas.
  • Warna urin berubah warna menjadi kemerahan atau keruh.

Diagnosa TB

Untuk mengetahui lebih pasti bahwa gejala-gejala yang kamu alami adalah gejala TB, kamu bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit. Dalam pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa kelenjar getah bening dan menggunakan stetoskop untuk mendengar suara paru-paru ketika kamu bernapas.

Cara yang paling umum digunakan untuk mendiagnosa TB adalah dengan tes kulit. Pada proses tes kulit, kamu akan disuntikkan sejumlah kecil zat yang disebut PPD tuberculin tepat di bawah kulit lengan bagian dalam. Dalam waktu 48-72 jam, ahli kesehatan akan memeriksa lengan tempat suntikan. Jika benjolan menjadi keras dan berwarna merah, berarti kamu positif mengalami TB. Selain tes kulit, TB juga bisa didiagnosa melalui tes darah, X-ray dada, dan tes dahak.

Jika kamu mengalami gejala-gejala TB seperti di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kamu juga bisa membicarakan masalah kesehatan yang kamu alami kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter untuk menyampaikan keluhan kamu dan minta rekomendasi obat melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.