19 October 2018

12 Penyebab Pecahnya Pembuluh Darah di Mata

12 penyebab pecahnya pembuluh darah di mata

Halodoc, Jakarta – Sama seperti organ tubuh lainnya, mata juga memiliki pembuluh darah. Fungsi dari pembuluh darah pada mata adalah untuk mengalirkan oksigen dan nutrisi ke retina. Nah, agar kesehatan mata dan pembuluh darah bisa terjaga, kamu disarankan untuk berhati-hati dalam memperlakukan matamu saat beraktivitas. Pasalnya, pembuluh darah di mata ini juga bisa pecah dan membuat mata menjadi merah. Penyebabnya, bisa karena hal yang ringan sampai kondisi kesehatan yang serius. Jadi, jangan abaikan kesehatan mata kamu. Yuk, ketahui beberapa penyebab pecahnya pembuluh darah di mata.

Apa yang Terjadi Saat Pembuluh Darah di Mata Pecah?

Salah satu kondisi pecahnya pembuluh darah di mata disebut juga dengan pendarahan subkonjungtiva. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah di bawah lapisan transparan mata (konjungtiva) pecah. Namun, jangan membayangkan matamu akan mengeluarkan darah saat mengalami subkonjungtiva, karena kondisi ini umumnya hanya seperti tergores sehingga tidak menyebabkan masalah pada penglihatan. Bahkan, kamu mungkin perlu bercermin dulu untuk mengetahui kondisi ini karena subkonjungtiva biasanya tidak terasa sakit. Hanya saja kondisi ini akan membuat penampilan mata kamu terlihat seram, karena terdapat bercak darah berwarna merah terang di bagian putih mata kamu. Hal ini terjadi karena konjungtiva tidak bisa menyerap darah dengan cepat, sehingga darah terjebak di bawah lapisan ini.  

Penyebab Pembuluh Darah di Mata Pecah

Pendarahan subkonjungtiva bisa disebabkan oleh beberapa hal yang biasanya tidak terlalu serius, seperti:

  • Bersin atau batuk terlalu keras, sehingga menyebabkan tekanan darah di mata meningkat dan akhirnya pecah.
  • Mengangkat barang yang terlalu berat.
  • Menggosok mata terlalu kasar.
  • Ada benda asing yang masuk ke dalam mata dan melukai mata.
  • Efek dari mengonsumsi aspirin atau obat pengencer darah.
  • Kekurangan vitamin K.
  • Pasca operasi mata seperti lasik atau katarak.

Namun, pecahnya pembuluh darah di mata juga bisa disebabkan karena adanya penyakit yang serius, seperti:

  • Tekanan darah tinggi.

Salah satu gejala yang akan terjadi bila kamu mengalami tekanan darah tinggi, khususnya retinopati hipertensi adalah pecahnya pembuluh darah di mata. Hal ini karena tekanan darah yang tinggi bisa menyebabkan pembuluh darah retina menjadi rusak.

  • Gangguan pembekuan darah.

Gangguan pembekuan darah dapat menyebabkan perdarahan di dalam dan luar tubuh, termasuk di dalam mata.

  • Diabetes.

Bagian mata yang bisa terkena efek kadar gula darah yang tinggi untuk waktu lama adalah retina, badan kaca, lensa, dan saraf mata. Gula darah yang tinggi pada retina ini memengaruhi pembuluh-pembuluh darah kecil di sana. Akibatnya, pembuluh darah bisa rusak, sehingga terjadi kebocoran darah yang masuk ke dalam badan kaca.

  • Cedera mata akibat infeksi yang berat.

Infeksi mata yang sudah berkembang menjadi lebih parah memungkinkan terjadinya pembuluh darah di mata pecah.

  • Trauma mata

Misalnya, seperti terpukul atau terkena lemparan benda.

Sebagian besar kasus subkonjungtiva tidak berbahaya dan dapat sembuh dalam 1—2 minggu. Kamu bisa meredakan mata yang merah dengan menggunakan obat tetes mata seperti air mata buatan agar mata terasa sejuk. Namun, bila pendarahan subkonjungtiva terjadi lagi, kamu dianjurkan untuk memeriksakan mata pada dokter mata.

Kamu bisa membeli obat tetes mata di Halodoc, lho. Enggak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi Halodoc, dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: