Bisakah Gigi Tumbuh Saat Usia 18 Tahun? Tentu Bisa!

Pertumbuhan gigi adalah proses dinamis yang umumnya selesai pada masa remaja akhir. Namun, pertanyaan apakah gigi masih bisa tumbuh pada usia 18 tahun sering muncul. Memahami mekanisme pertumbuhan gigi sangat penting untuk menjawab pertanyaan ini dengan tepat.
Kemungkinan Pertumbuhan Gigi di Usia 18 Tahun
Pada usia 18 tahun, masih sangat mungkin terjadi pertumbuhan gigi, meskipun tidak dalam konteks gigi permanen yang baru terbentuk setelah kehilangan gigi sebelumnya. Pertumbuhan gigi pada usia ini umumnya merujuk pada erupsi atau kemunculan gigi yang sebelumnya belum keluar.
Gigi Geraham Bungsu (Wisdom Teeth)
Penyebab paling umum pertumbuhan gigi pada usia 18 tahun adalah erupsi gigi geraham bungsu, atau yang dikenal sebagai gigi geraham ketiga. Gigi ini biasanya mulai tumbuh antara usia 17 hingga 25 tahun. Proses erupsi gigi geraham bungsu bisa memakan waktu, dan seringkali disertai dengan gejala seperti nyeri, bengkak, atau ketidaknyamanan.
Gigi Permanen yang Belum Erupsi
Selain gigi geraham bungsu, ada beberapa skenario lain di mana gigi permanen mungkin baru muncul pada usia 18 tahun:
- Gigi Susu Menetap (Over-retained Primary Teeth): Kadang-kadang, gigi susu (gigi primer) tidak tanggal secara alami, menghalangi jalur erupsi gigi permanen di bawahnya. Jika gigi susu ini dicabut, gigi permanen di bawahnya mungkin masih memiliki potensi untuk erupsi, bahkan pada usia dewasa muda.
- Gigi Impaksi: Gigi impaksi adalah gigi yang tidak dapat erupsi sepenuhnya ke dalam mulut karena terhalang oleh gigi lain, tulang, atau jaringan lunak. Gigi impaksi bisa terjadi pada gigi geraham bungsu atau gigi permanen lainnya seperti gigi taring. Gigi yang terimpaksi mungkin mencoba untuk erupsi dan menyebabkan rasa sakit atau masalah lain, meskipun tidak berhasil muncul sepenuhnya.
- Adanya Benih Gigi Permanen: Pada beberapa kasus yang lebih jarang, mungkin ada benih gigi permanen yang belum erupsi karena berbagai faktor, dan baru menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan di usia 18 tahun atau lebih.
Ketika Gigi Permanen Tidak Tumbuh Kembali
Penting untuk memahami bahwa jika gigi permanen tanggal atau dicabut, gigi tersebut tidak akan tumbuh kembali secara alami. Setiap orang memiliki satu set gigi susu dan satu set gigi permanen. Setelah gigi permanen erupsi dan kemudian hilang, tubuh tidak memiliki mekanisme untuk menumbuhkan gigi pengganti ketiga.
Pilihan Penanganan Gigi yang Hilang
Jika gigi permanen hilang, ada beberapa solusi untuk menggantinya demi menjaga fungsi dan estetika mulut:
- Gigi Palsu (Denture): Dapat berupa gigi palsu lepasan atau jembatan gigi (dental bridge) yang menempel pada gigi di sebelahnya.
- Implan Gigi (Dental Implant): Ini adalah solusi permanen yang melibatkan penanaman sekrup titanium ke tulang rahang, yang kemudian berfungsi sebagai akar gigi buatan untuk menopang mahkota gigi.
Pentingnya Konsultasi Dokter Gigi
Mengingat kompleksitas pertumbuhan gigi dan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter gigi. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan biasanya merekomendasikan rontgen gigi (sinar-X).
Rontgen gigi dapat memberikan gambaran jelas tentang kondisi di dalam mulut, termasuk posisi gigi yang belum erupsi, gigi impaksi, keberadaan benih gigi, serta kondisi tulang rahang dan akar gigi. Dari hasil pemeriksaan ini, dokter gigi dapat menentukan diagnosis yang akurat dan merencanakan penanganan yang tepat.
Kapan Harus Periksa ke Dokter Gigi?
Seseorang sebaiknya segera periksa ke dokter gigi jika mengalami gejala seperti:
- Rasa sakit atau nyeri di rahang atau gusi.
- Gusi bengkak atau meradang.
- Kesulitan saat mengunyah atau membuka mulut.
- Munculnya benjolan di gusi.
- Gigi yang tanggal secara tiba-tiba atau akibat trauma.
Pada usia 18 tahun, masih ada kemungkinan pertumbuhan gigi, terutama gigi geraham bungsu atau erupsi gigi permanen yang terhambat sebelumnya. Namun, gigi permanen yang telah tanggal tidak akan tumbuh kembali. Untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, konsultasi dengan dokter gigi sangat diperlukan. Dapatkan pemeriksaan gigi profesional dan penanganan yang sesuai melalui Halodoc untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.



