Ad Placeholder Image

206 Nama Tulang Manusia: Daftar Lengkap dan Fungsinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   16 Februari 2026

206 Nama Tulang Manusia: Daftar Lengkap & Fungsinya

206 Nama Tulang Manusia: Daftar Lengkap dan Fungsinya206 Nama Tulang Manusia: Daftar Lengkap dan Fungsinya

Definisi Sistem Rangka dan 206 Nama Tulang Manusia

Tubuh manusia dewasa terbentuk dari sistem kerangka yang kompleks dan terstruktur dengan sangat rapi. Secara anatomis, terdapat total 206 nama tulang manusia yang menyusun kerangka tubuh pada orang dewasa. Jumlah ini berbeda dengan bayi yang baru lahir, yang memiliki sekitar 270 tulang karena beberapa tulang belum menyatu. Seiring pertumbuhan, tulang-tulang tersebut mengalami fusi atau penyatuan hingga mencapai jumlah tetap tersebut.

Sistem rangka ini berfungsi sebagai penopang tubuh, pelindung organ dalam, tempat melekatnya otot, serta tempat produksi sel darah. Tulang-tulang ini diklasifikasikan ke dalam dua kelompok besar berdasarkan letaknya. Dua kelompok tersebut adalah kerangka aksial (sumbu tubuh) dan kerangka apendikular (anggota gerak). Pemahaman mengenai anatomi ini penting untuk mengetahui bagaimana tubuh bergerak dan bekerja.

Kerangka Aksial (80 Tulang)

Kerangka aksial adalah kelompok tulang yang berada di sumbu tengah tubuh. Fungsinya utama adalah melindungi organ vital seperti otak, sumsum tulang belakang, jantung, dan paru-paru. Kelompok ini terdiri dari 80 tulang yang terbagi menjadi tengkorak, tulang belakang, dan rongga dada.

1. Tulang Tengkorak (22 Tulang)

Bagian ini melindungi otak dan membentuk struktur wajah. Tulang tengkorak dibagi lagi menjadi dua bagian utama, yaitu kranium (tempurung kepala) dan tulang wajah.

  • Tulang Kranial (8 tulang): Meliputi 1 tulang Frontal (dahi), 2 Parietal (ubun-ubun), 1 Oksipital (belakang kepala), 2 Temporal (pelipis), 1 Sphenoid (baji), dan 1 Ethmoid (tapis).
  • Tulang Wajah (14 tulang): Meliputi 2 Maxilla (rahang atas), 1 Mandibula (rahang bawah), 2 Zygomatic (pipi), 2 Nasal (hidung), 2 Lakrimal (air mata), 2 Palatine (langit-langit), 2 Konka nasal inferior, dan 1 Vomer (sekat hidung).

Selain itu, terdapat tulang-tulang pendengaran di dalam telinga (Malleus, Incus, Stapes) dan satu tulang Hyoid di leher yang tidak terhubung langsung dengan tulang lain.

2. Tulang Belakang (26 Tulang)

Tulang belakang atau kolumna vertebralis berfungsi menopang berat tubuh bagian atas dan melindungi sumsum tulang belakang. Strukturnya fleksibel namun kuat.

  • Vertebra Servikal (7 tulang): Tulang leher.
  • Vertebra Torakal (12 tulang): Tulang punggung bagian atas yang terhubung dengan rusuk.
  • Vertebra Lumbal (5 tulang): Tulang pinggang yang menopang berat tubuh terbesar.
  • Sakrum (1 tulang): Terbentuk dari penyatuan 5 ruas tulang sakral.
  • Koksigis (1 tulang): Tulang ekor yang terbentuk dari penyatuan 4 ruas tulang.

3. Tulang Dada dan Rusuk (25 Tulang)

Bagian ini membentuk sangkar dada (thoracic cage) yang melindungi jantung dan paru-paru.

  • Sternum (1 tulang): Tulang dada yang terletak di tengah.
  • Costae/Rusuk (24 tulang atau 12 pasang): Terdiri dari rusuk sejati, rusuk palsu, dan rusuk melayang.

Kerangka Apendikular (126 Tulang)

Kerangka apendikular mencakup tulang-tulang yang membentuk anggota gerak atas dan bawah, serta gelang bahu dan panggul. Kelompok ini memungkinkan manusia untuk bergerak, memegang benda, dan berjalan. Total terdapat 126 tulang dalam kategori ini.

1. Gelang Bahu dan Lengan (64 Tulang)

Struktur ini menghubungkan lengan dengan kerangka aksial dan memungkinkan jangkauan gerak yang luas pada tangan.

  • Gelang Bahu (Pektoral): Terdiri dari 2 Clavicula (tulang selangka) dan 2 Scapula (tulang belikat).
  • Lengan Atas: 2 Humerus.
  • Lengan Bawah: 2 Radius (tulang pengumpil) yang sejajar ibu jari dan 2 Ulna (tulang hasta) yang sejajar kelingking.
  • Tangan: Terdiri dari 16 Karpal (pergelangan tangan), 10 Metakarpal (telapak tangan), dan 28 Falang (jari-jari tangan).

2. Gelang Panggul dan Tungkai (62 Tulang)

Bagian ini berfungsi menopang berat tubuh saat berdiri dan berjalan. Tulang panggul wanita dan pria memiliki perbedaan bentuk terkait fungsi reproduksi.

  • Gelang Panggul (Pelvis): Terdiri dari 2 tulang pinggul (Coxal bone). Setiap tulang pinggul merupakan gabungan dari Ilium (usus), Ischium (duduk), dan Pubis (kemaluan).
  • Tungkai Atas (Paha): 2 Femur, yang merupakan tulang terpanjang dan terkuat di tubuh.
  • Lutut: 2 Patella (tempurung lutut).
  • Tungkai Bawah: 2 Tibia (tulang kering) dan 2 Fibula (tulang betis).
  • Kaki: Terdiri dari 14 Tarsal (pergelangan kaki), 10 Metatarsal (telapak kaki), dan 28 Falang (jari-jari kaki).

Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang

Mengetahui 206 nama tulang manusia memberikan wawasan bahwa setiap bagian memiliki peran vital. Gangguan pada satu tulang dapat memengaruhi mobilitas keseluruhan tubuh. Kondisi seperti osteoporosis (pengeroposan tulang) atau fraktur (patah tulang) sering terjadi jika kesehatan tulang tidak dijaga sejak dini.

Asupan kalsium dan Vitamin D sangat diperlukan untuk memadatkan struktur tulang. Selain itu, aktivitas fisik rutin seperti berjalan kaki atau angkat beban ringan dapat merangsang pembentukan massa tulang baru. Menghindari kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi alkohol berlebih juga membantu menjaga kepadatan tulang.

Kapan Harus ke Dokter?

Pemeriksaan medis diperlukan apabila terdapat keluhan nyeri persisten pada tulang, pembengkakan sendi, atau keterbatasan gerak setelah cedera. Deteksi dini terhadap kelainan tulang dapat mencegah komplikasi jangka panjang. Diagnosis yang tepat biasanya melibatkan pemeriksaan fisik dan pemindaian radiologi seperti X-ray atau CT-scan.

Jika mengalami gejala nyeri tulang yang tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter spesialis ortopedi di Halodoc. Penanganan yang cepat dan tepat akan membantu memulihkan fungsi gerak tubuh secara optimal.