12 November 2018

4 Alasan Tubuh Bisa Mengidap Alergi Dingin

Alasan tubuh mengidap alergi dingin

Halodoc, Jakarta - Tidak semua orang dapat menikmati udara, cuaca, atau suhu dingin. Selain menggigil karena kedinginan, beberapa orang ada yang mengalami alergi dingin saat suhu sedang rendah. Alergi dingin atau urtikaria dingin adalah reaksi kulit selama beberapa menit setelah kamu terkena paparan dingin, baik dari air maupun udara.

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab alergi dingin, beberapa di antaranya termasuk berada di ruangan ber-AC, berenang, atau setelah mandi pada pagi hari. Biasanya, kulit yang memiliki alergi terhadap dingin akan menjadi merah dan mengalami gatal-gatal.

Namun, gejala alergi dingin ini pada setiap orang mungkin akan berbeda. Beberapa orang mungkin memunculkan gejala alergi dingin yang cenderung ringan. Sedangkan beberapa lainnya mungkin mengalami syok anafilaktik, seperti penurunan tekanan darah secara drastis, tidak dapat bernapas, hingga pingsan.

Penyebab Tubuh Alergi Dingin

Munculnya reaksi alergi dingin dapat terjadi saat pelepasan histamin dan zat kimia lain ke dalam aliran darah yang dipicu oleh cuaca dingin. Beberapa penyebab lain alergi dingin adalah faktor genetik, memiliki sel kulit yang terlalu sensitif, virus, atau penyakit tertentu. Namun penyebab pasti alasan tubuh bereaksi demikian terhadap dingin masih belum diketahui.

Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin yaitu:

  1. Anak-anak dan remaja. Usia ini paling rentan terkena alergi dingin dan biasanya membaik dengan sendirinya dalam beberapa tahun.

  2. Penyakit dasar tertentu. Ada beberapa gangguan kesehatan atau penyakit, seperti kanker atau hepatitis, yang meningkatkan risiko terkena alergi dingin.

  3. Infeksi. Orang yang baru-baru saja terkena infeksi, seperti pneumonia atau radang paru-paru, lebih berisiko mengalami alergi dingin.

  4. Genetik. Ada anak yang mewarisi penyakit ini dari orangtuanya, tetapi hal ini sangat jarang terjadi.

Gejala Munculnya Alergi Dingin

Alergi dingin biasanya mulai terasa saat kulit terpapar air dingin atau cuaca dingin (di bawah 4 derajat celsius). Alergi dingin juga lebih berisiko muncul dalam kondisi yang berangin dan lembap. Berikut ini adalah beberapa gejala alergi dingin yang dapat terjadi.

  1. Tangan terasa bengkak saat memegang benda dingin.

  2. Muncul bilur yang terasa gatal pada area kulit yang terpapar udara dingin.

  3. Bibir dan tenggorokan terasa bengkak saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

  4. Kulit berwarna kemerahan.

Reaksi alergi dingin yang paling parah biasanya pada saat seluruh tubuh terpapar oleh suhu dingin, seperti saat berenang di air dingin. Reaksi yang ditimbulkan dapat berpotensi membahayakan nyawa, seperti pembengkakan pada tenggorokan dan lidah hingga sulit bernapas, tekanan darah menurun drastis, jantung berdebar, pingsan, serta membengkaknya lengan dan kaki.

Umumnya, alergi dingin akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa pekan atau bulan. Namun, ada juga yang bertahan lebih lama. Jika tenggorokan atau lidah terasa bengkak, merasa pusing, dan sulit bernapas, sebaiknya segera diskusikan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!

Baca juga: