• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Cara Atasi Anak Pilih-Pilih Makanan

4 Cara Atasi Anak Pilih-Pilih Makanan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta – Mengurus anak sebenarnya bukanlah hal yang mudah, terlebih jika anak ibu sangat picky terhadap makanan. Ibu perlu selalu mencari cara mengatasi anak yang pilih makanan tersebut. Contohnya seperti, anak hanya ingin makan apabila ada sosis, chicken nugget, atau burger. Meski kadang menjengkelkan dan sangat menguji kesabaran, ibu tidak boleh mudah menyerah dan selalu menuruti kemauan anak. Si Kecil tetap harus mendapatkan asupan gizi yang seimbang untuk tumbuh kembangnya. Untuk mengurangi kecemasan ibu, berikut ini terdapat beberapa trik yang dapat ibu ikuti untuk mengatasi anak yang pemilih dalam urusan makanan. (BACA JUGA: 5 Alasan Pentingnya Sarapan Untuk Anak)

Patuhi Jadwal Makan Rutin

ibu dapat membuat jadwal rutin makan untuk ibu dan Si Kecil setiap hari. Di luar jadwal makan wajib itu pun ibu harus menyisipkan kudapan sehat untuk Si Kecil. Yang terpenting adalah menjaga agar Si Kecil makan secukupnya saja. Sebab jika Si Kecil terlalu banyak makan kudapan dikhawatirkan ia akan kekenyangan dan tidak nafsu makan saat waktu makan tiba.

Ajak Anak Menyiapkan Makanan

Sesekali ibu bisa mengajak Si Kecil untuk ikut menyiapkan makanan bersama. ibu bisa memulainya dengan mengajak Si Kecil ikut ke pasar. Biarkan ia memilih sendiri sayuran, buah, atau daging yang ia inginkan. Beri penjelasan edukatif jika ia memilih makanan yang tidak sehat dikonsumsi semisal makanan kalengan, atau makanan cepat saji lainnya.

Sesampainya di rumah, ibu bisa meminta bantuan Si Kecil untuk menyuci, memotong, mengaduk adonan atau mempersiapkan meja makan. Dengan cara ini niscaya Si Kecil akan lebih menghargai makanan dan usaha ibu dan usahanya sendiri dalam membuat makanan, sehingga ia tidak picky dan mau menghabiskan makananya.

Hargai Pilihan Si Kecil

Memaksa Si Kecil untuk mengonsumsi makanan yang tak ia sukai juga bukan metode efektif untuk melatih agar Si Kecil tidak memilih-milih makanan. Terlebih lagi jika ibu terus memarahinya karena sikapnya yang pemilih. sebagai alternatif, ibu bisa menyajikan makanan pilihan ibu yang dicampur dengan makanan kesukaan anak. Dengan cara ini, Si Kecil akan mengira jika menu yang ibu sajikan adalah variasi lain dari makanan favoritnya. Anak juga tidak akan kesal ataupun merasa terpaksa, karena ibu telah menghargai pilihannya.

Ciptakan Waktu Makan Yang Menyenangkan

Ibu bisa menyiasati sayuran seperti wortel atau kentang dengan dipotong menggunakan cetakan kue menjadi bentuk yang menyenangkan dan menarik perhatian si anak. Selain itu, bumbu kesukaan Si Kecil bisa ibu campurkan ke dalam sayuran, semisal brokoli. Ibu bisa menghias makanan menjadi lebih menarik dan menyajikannya kapan pun Si Kecil menginginkannya. Jangan lupa untuk mengajak suami ibu makan bersama Si Kecil sehingga ia merasa lebih betah.

Menjadi Contoh Bagi Anak

Mengajarkan anak agar tidak memilih-milih makanan berarti ibu dan ayah juga perlu memberi contoh pada anak. Jika ibu dan ayah menganjurkan agar anak mengurangi makanan cepat saji dan memperbanyak makan sayur serta buah, artinya ibu dan ayah harus membiasakan pada diri sendiri lebih dulu.

Setiap hari ibu harus selalu memastikan Si Kecil mendapatkan asupan gizi yang tepat. Selain bisa didapatkan melalui makanan sehat, nutrisi tersebut juga bisa ibu dapatkan melalui suplemen makanan atau vitamin. Sekarang ibu tidak perlu repot lagi untuk  ke luar rumah untuk membelikan Si Kecil obat/vitamin. Ibu bisa memanfaatkan fitur Pharmacy Delivery di aplikasi Halodoc. Ibu hanya tinggal pesan obat/vitamin yang dibutuhkan Si Kecil melalui aplikasi Halodoc dan pesanan ibu akan diantar dalam satu jam. Yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (BACA JUGA: Waspadai Hipertensi Pada Anak Sejak Dini)