4 Cara Bertengkar Sehat dengan Pasangan

4 Cara Bertengkar Sehat dengan Pasangan
SEKS 08 June 2017

Halodoc, Jakarta – Tidak peduli seberapa lama mengenal seseorang yang jadi pasanganmu, selalu ada saat kamu dan si Dia mengalami cek cok yang menguji kesetiaan masing-masing. Pertengkaran dengan pasangan memang bukanlah hal yang diinginkan dalam sebuah hubungan. Namun kamu perlu tahu, bahwa menurut konsultan pernikahan dan asmara, pertengkaran kecil dengan pasangan justru dapat menguatkan ikatan diantara keduanya.

Menurut Stacy Lee Schnell dilansir dari Prevention, “Kita semua punya pendapat berbeda dan mendengarkan pikiran dari pasangan serta idenya sambil membagi pikiran sendiri bukan hanya bentuk menghargai, melainkan penting dalam sebuah pernikahan. Jika salah satu diantara kalian tidak merasa 'aman' mengungkapkan pikiran secara bebas, maka dapat menimbulkan kebencian serta emosional.”

Ada banyak hal yang bisa jadi 'topik' pertengkaran antar pasangan. Bahkan mulai dari hal yang kecil hingga yang menyangkut masa depan. Misalnya, kamu selalu protes kalau pasangan tidak membuang sampah seperti yang dijanjikan, atau pasangan kesal karena kamu selalu lupa membersihkan rambut rontok yang menyumbat di kamar mandi.

Pertengkaran dengan pasangan ini memang berbeda-beda masalahnya pada setiap orang, namun satu yang perlu kamu ketahui. Sangat penting untuk belajar bertengkar sehat dengan pasangan agar hubungan tetap harmonis. Yuk, simal empat cara bertengkar sehat dengan pasangan berikut ini:

1. Sesuaikan Pola Pikir
Pernah dengar istilah, “What you think is what you are?" Hal ini bisa terjadi pada kehidupan pernikahan seseorang. Jika pertengkaran dan argumen dengan pasangan membuat jantung berdetak lebih cepat, maka saatnya untuk kamu mengubah cara pandang menjadi lebih terbuka. Saat muncul pertengkaran, rasa nyaman berubah menjadi ketidaknyamanan dengan pasangan yang menyebabkan munculnya jarak antara satu sama lain. 

Mulailah terbuka dengan pasangan dengan membicarakan masalah secara jujur dan coba lihat masalah bukan hanya dari sudut pandang kamu namun juga si Dia. Dengan begini, kamu akan bisa mengevaluasi mana poin yang bisa menyatukan perbedaan pendapat antara kamu dan pasangan.

2. Bertengkar Bukan untuk Menang
Menurut Patricia Johnson dan Mark Michaels, penulis Designer Relationship, orang seringkali mengatakan bahwa mereka berdebat untuk membuktikan argumen mereka benar. Dengan kata lain, debat itu dilakukan agar mereka “menang”.

Nah untuk itu, untuk itu sebaiknya saling memahami dan menerima pendapat masing-masing tanpa harus saling “mengalahkan”.

3. Jadi Pendengar yang Baik
Tidak banyak orang dapat menjadi pendengar yang baik, bahkan jika itu untuk pasangan sendiri. Untuk itu, anggap setiap pertengkaran dengan pasangan merupakan sesi wawancara saat kamu melamar pekerjaan. Kamu akan mendengarkan argumen, pendapat, serta pertanyaan dari pasangan tanpa mencela melainkan mendengarkan. Schnell menyarankan, saat bertengkar jangan ragu untuk mengulangi hal-hal yang pasangan ungkapkan. Ini akan membuatnya merasa dihargai dan tentu saja mengurangi kemungkinan munculnya salah paham.

Menurut Shnell, kamu bisa mengatakan, “Karena ini penting buat kamu, aku mau memastikan kalau aku mengerti apa yang sebenarnya kamu ungkapkan sebelum aku menjelaskan apa yang aku rasakan juga. Ini apa yang aku dengar dan aku pahami tentang perasaan kamu. Kalau aku salah, tolong jelaskan supaya aku bisa lebih mengerti.”

Yang terpenting adalah mendengarkan setiap kalimat pasangan saat bertengkar dan bukannya membantah tanpa mendengarkan.

4. Selalu Bertanya
Bertengkar sehat dengan pasangan memang tidak mudah, namun bukannya tidak mungkin. Bagi pasangan yang sedang bertengkar seringkali membuat asumsi mengenai apa yang dipikirkan pasangannya. Padahal, belum tentu asumsinya itu benar. Untuk itu saat muncul masalah, sebaiknya segera tanyakan pada pasangan dan bukannya menebak-nebak atau berasumsi. Bisa jadi apa yang dipikirkan pasangan justru bertolak belakang dengan apa yang kamu asumsikan.


Komunikasi adalah kunci untuk bertengkar sehat dengan pasangan. Tak usah malu saling untuk berbagi masalah kamu dengan si Dia. Ini karena bertengkar sehat dengan pasangan tak hanya baik secara emosional namun juga membuat pikiran menjadi lebih rileks.

Apabila membutuhkan saran dari ahli psikologi saat menghadapi masalah dengan pasangan, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Ada dokter ahli psikologi dan kejiwaan yang siap memberikan saran terbaik untuk setiap masalah yang dihadapi. Yuk, hubungi dokter pilihan kamu dan mulai konsultasi dengan Chat, Video Call, atau Voice Call. Download aplikasi Halodoc melalui App Store dan Google Play sekarang.


Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

17 September 2018

Superman Complex dapat berkembang dari perasaan dan kejadian kecil di sekitar kita. Seperti terlalu seringnya ...

Selengkapnya

SEKS

17 September 2018

Agar tak susah ereksi saat memakai kondom, kenali tiga hal yang bisa memicunya. ...

Selengkapnya

IBU & ANAK

17 September 2018

Agar perkembangan bicara anak lancar, sebaiknya ibu perlu mengetahui dampak gadget bagi dirinya....

Selengkapnya