4 Cara Mencegah Osteoporosis di Usia Muda

4 Cara Mencegah Osteoporosis di Usia Muda

Halodoc, Jakarta - Siapa bilang osteoporosis hanya dialami oleh lansia saja? Meski kasusnya terbilang jarang, tapi penyakit ini juga bisa menyerang seseorang di usia muda. 

Sebenarnya osteoporosis memang diidap oleh lansia, sehingga remaja dan orang dewasa tak begitu peduli dengan penyakit ini. Padahal, kebiasan sejak muda, seperti tak aktif bergerak bisa menyebabkan tulang gampang rapuh di usia tua. Lantas, bagaimana sih cara mencegah osteoporosis di usia muda? 

Baca juga: Osteoporosis Bisa Terjadi Sejak Kecil, Benarkah?

1. Olahraga Berbenturan dengan Tanah

Olahraga merupakan cara terampuh untuk mencegah osteoporosis. Dari banyaknya olahraga, olahraga yang paling sering berbenturan langsung dengan tanah atau lantai amat baik buat tulang. Contohnya, lari, trampolin, ataupun lompat tali. Ketiganya dianggap paling bagus untuk mencegah keropos tulang.

Selain itu, olahraga bola voli, bola basket, aerobik high impact, dan olahraga lain sejenis juga baik bagi tulang. Meski begitu khasiatnya enggak sehebat ketiga olahraga di atas. Mencegah tulang keropos juga bisa kamu lakukan lewat olahraga berenang atau bersepeda. Namun, karena kurang berbenturan dengan tanah dan lantai, nilainya agak kurang untuk mencegah osteoporosis. 

Angkat Beban Juga Oke

Melansir Time, menurut ahli olahraga dari Lehman College, Amerika Serikat, latihan angkat beban ini bisa melawan semua kerugian yang kemungkinan dialami tulang dan defisit postural. Pasalnya, jika tulang enggak dilatih bisa menyebabkan hilangnya jaringan tulang, yang ujung-ujungnya menimbulkan kelemahan dan masalah postural. 

Pendek kata, latihan beban juga enggak kalah hebatnya dibandingkan olahraga lain untuk mencegah tulang keropos. Enggak percaya? Menurut penelitian dari tim ahli di University of Missouri, Amerika Serikat,  latihan beban bisa menjadi salah satu jenis olahraga yang baik untuk merawat tulang dan otot. Hasil penelitian itu menunjukkan latihan beban bisa mengendalikan kadar sklerostin sekaligus meningkatkan produksi hormon khusus, yang perannya amat penting dalam pertumbuhan tulang. 

Sklerostin ini sendiri merupakan salah satu protein alami di dalam tubuhmu. Namun, bila kadar protein ini menumpuk pada tulang dan melebihi batas, tulang kamu pun rentan mengalami pengeroposan. Untungnya, olahraga angkat beban bisa mengendalikan kadar sklerostin dalam tubuh.

Baca juga: Ketahui 5 Faktor Risiko Osteoporosis pada Pria

2. Cukupi Nutrisi Tubuh

Jangan berharap banyak kesehatan tulang akan terjaga di usia muda, kalau asupan nutrisi tubuh tak terpenuhi. Nah, vitamin D merupakan salah satu nutrisi yang amat berkaitan dengan kesehatan tulang. Oleh sebab itu, pola makan yang kita terapkan tak bisa mencukupi kebutuhan vitamin D, tak ada salahnya untuk mengonsumsi vitamin D. Vitamin ini amat bermanfaat untuk untuk memperkuat tulang dan gigi. 

Bagi kamu yang ingin mencari sumber vitamin D dari makanan, bisa kok mengonsumsi kuning telur, susu kedelai, dan hati sapi. Setidaknya orang dewasa memerlukan 15 mikrogram vitamin D tiap harinya. 

Selain vitamin D, asupan kalsium tak kalah penting untuk mencegah osteoporosis. Nutrisi yang satu ini bermanfaat untuk menjaga kekuatan tulang. Kalsium bisa kita temukan pada tahu, tempe, kacang merah, dan ikan sarden. Dengan kata lain, mengasup nutrisi yang baik untuk tulang, bisa menjadi cara terbaik untuk mencegah osteoporosis di masa muda. 

3. Jangan Takut dengan Sinar Matahari

Sinar matahari juga bisa membantu kita untuk mencegah osteoporosis. Namun, sinar matahari di sini bukannya sinar matahari di siang bolong. Cobalah untuk bersahabat dengan sinar matahari pagi. Di waktu ini sinar matahari bisa membantu tubuh untuk memproduksi vitamin D secara alami. Usahakan tubuh terkena sinar matahari pagi (sebelum jam 9) selama paling tidak 10 menit sebelum menggunakan tabir surya. 

4. Jauhi Faktor Risiko

Agar terhindar dari osteoporosis di masa muda, cobalah hentikan atau hindari kebiasaan buruk yang bisa mengacaukan kesehatan tulang. Misalnya, batasi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!