28 November 2018

4 Cara Pengobatan Penyakit Kawasaki

4 cara pengobatan penyakit kawasaki

Halodoc, Jakarta -  Menjaga kesehatan anak menjadi hal penting bagi orang tua. Cara yang bisa dilakukan adalah menjaga daya tahan tubuh anak dapat dilakukan dengan memberikan makanan sehat dan menjaga pola hidup anak. Hal ini diterapkan untuk menghindari anak dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, salah satunya adalah penyakit Kawasaki. Penyakit ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Kawasaki. Biasanya, virus Kawasaki menyerang anak-anak dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Penyakit Kawasaki menyerang dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan peradangan khususnya pada bagian pembuluh darah jantung. Tidak hanya menyerang pembuluh darah, virus Kawasaki juga menyerang kulit, limfonodi, hidung, tenggorokan, dan membran mukosa pada mulut anak-anak. Gejala penyakit Kawasaki muncul secara bertahap semenjak virus Kawasaki menetap pada tubuh anak-anak. Biasanya, anak mengalami demam yang cukup tinggi dan disertai gejala lain seperti ruam kemerahan yang muncul pada sekitar organ intim, kemudian menyebar pada bagian tubuh lain seperti kaki, tangan, dan bagian tubuh.

Anak yang terjangkit virus Kawasaki juga mengalami mata merah dan perubahan kondisi mulut, seperti lidah dan tenggorokan yang mengering dan berwarna merah. Ibu harus memerhatikan kondisi jari-jari kaki maupun tangan anak, karena virus Kawasaki dapat menyebabkan pembengkakan pada bagian jari-jari. Tidak hanya jari, pembengkakan pun terjadi pada bagian kelenjar getah bening.

Pengobatan Penyakit Kawasaki

Penyakit Kawasaki tidak dapat dicegah, namun beberapa pengobatan dan penanganan yang tepat bisa mengurangi risiko komplikasi. Ini cara pengobatan yang bisa dilakukan pada penyakit Kawasaki, yaitu sebagai berikut.

1. Hilangkan Demam pada Anak

Penanganan pertama pada anak yang mengalami penyakit Kawasaki adalah menghilangkan demam yang dialami oleh anak. Hal ini mengurangi risiko komplikasi penyakit lain yang muncul karena disebabkan oleh penyakit Kawasaki. Kamu bisa memberikan air yang banyak untuk menghindari dehidrasi pada anak. Sebaiknya hindari juga memakai pakaian tebal dan gunakan pakaian yang nyaman untuk anak.

2. Berikan Obat-obatan

Ketika demam sudah terlalu tinggi dan munculnya berbagai gejala lain, ibu perlu membawa anak ke dokter untuk mendapatkan beberapa jenis obat-obatan yang membantu mengurangi dampak penyakit Kawasaki. Anak membutuhkan beberapa jenis obat seperti aspirin yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah dalam tubuh. Berikan obat sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dokter.

3. Terapi Kekebalan

Memperkuat kekebalan daya tahan tubuh anak bisa menjadi cara pengobatan untuk menyembuhkan penyakit Kawasaki. Berikan makanan sehat pada anak seperti makanan yang mengandung vitamin C. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dari mengonsumsi vitamin C untuk kesehatan tubuh, salah satunya untuk melindungi tubuh dari serangan virus. Tidak hanya vitamin C, untuk meningkatkan kekebalan tubuh diperlukan vitamin E yang merangsang dan memperkuat sel-sel kekebalan.

4. Berikan ASI pada Anak

Memberikan ASI pada anak setelah dilahirkan memberikan banyak manfaat untuk kesehatan ibu maupun anak. Bayi yang mengonsumsi ASI eksklusif memiliki antibodi dan kekebalan tubuh yang lebih baik dibandingkan anak yang tidak konsumsi ASI secara eksklusif. Mengonsumsi ASI juga menumbuhkan bakteri baik yang penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bayi terhindar dari risiko virus Kawasaki.

Jika tidak segera ditangani, penyakit Kawasaki dapat mengakibatkan komplikasi penyakit lain, salah satunya adalah jantung. Segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc jika melihat gejala penyakit kawasaki pada anak. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: