4 Faktor yang Menjadi Pemicu Terjadinya Tromboflebitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4 Faktor yang Menjadi Pemicu Terjadinya Tromboflebitis

Halodoc, Jakarta - Tahukah kamu bahwa duduk dalam waktu yang lama dapat mengakibatkan peradangan pada nadi atau biasa disebut dengan tromboflebitis. Penyakit tromboflebitis adalah suatu kondisi ketika nadi mengalami peradangan dan membentuk gumpalan darah beku. Hal tersebut terjadi karena aliran darah pada nadi tersebut menjadi lambat dan membuat darah beku pada nadi.

Tromboflebitis dapat menyebabkan rasa sakit pada pengidapnya yang terkadang disertai merah pada kulit dan bengkak pada daerah yang mengalaminya. Umumnya, penyakit ini lebih sering menyerang kaki. Penyakit ini tidak menyebabkan bahaya, tetapi dapat menyebabkan gumpalan darah beku yang mengarah ke pembuluh darah arteri di paru-paru dan menghambat aliran darah. Kondisi tersebut disebut dengan trombosis vena dalam, yang dapat menimbulkan dampak serius karena dapat mengancam nyawa.

Penyakit ini biasanya menyerang seseorang berusia lebih dari 60 tahun. Walau begitu, wanita hamil juga dapat mengalami penyakit ini saat sebelum atau setelah melahirkan. Gejala yang ditimbulkan pada bagian yang mengalami tromboflebitis adalah bengkak dan rasa sakit, terutama ketika ditekan.

Faktor-Faktor yang Menjadi Pemicu Tromboflebitis pada Seseorang

Tromboflebitis terjadi karena terbentuknya gumpalan darah di dalam vena, sehingga menyebabkan peradangan. Terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu tromboflebitis terjadi, antara lain:

  1. Cedera pada Pembuluh Darah Vena

Salah satu pemicu tromboflebitis adalah terjadinya cedera pada pembuluh darah vena. Hal ini umumnya disebabkan karena patah pada tulang tungkai dan mungkin juga disebabkan oleh operasi.

  1. Trombofilia

Trombofilia juga dapat menjadi pemicu tromboflebitis. Trombofilia atau penyakit darah kental atau yang berhubungan dengan pembekuan darah atau trombosis. Penyakit ini dapat disebabkan oleh faktor keturunan.

  1. Defisiensi Protein C

Pemicu tromboflebitis lainnya adalah defisiensi protein C. Hal ini dapat menyebabkan darah menjadi menggumpal, karena tubuh kekurangan protein C yang berfungsi untuk mengencerkan darah secara alami. Selain itu, protein C juga dapat mencegah peradangan, sehingga kekurangan zat tersebut sangat mungkin untuk menyebabkan tromboflebitis.

  1. Tidak Bergerak dalam Waktu yang Lama

Seseorang yang tidak bergerak dalam waktu yang lama dapat menjadi pemicu tromboflebitis lainnya. Hal-hal yang membuat seseorang tidak dapat bergerak untuk waktu yang lama, yaitu sedang menjalani perawatan di rumah sakit atau dalam perjalan panjang di atas mobil atau pesawat.

Pengobatan Tromboflebitis

Pengobatan penyakit tromboflebitis tergantung pada seberapa parah gumpalan darah yang telah terjadi pada pengidapnya. Apabila tromboflebitis terjadi pada permukaan bawah kulit, kamu dapat melakukan pengobatan di rumah hanya dengan cara-cara sederhana. Cara-cara tersebut adalah mengompres area yang radang dengan air hangat, mengonsumsi obat antiinflamasi non-steroid (OAINS), dan tempatkan tungkai yang sakit di posisi yang lebih tinggi ketika tidur atau duduk.

Apabila pembengkakan sudah semakin parah, dokter mungkin akan menyarankan beberapa pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Mengonsumsi obat pengencer darah untuk mencegah terjadinya gumpalan darah semakin menumpuk, seperti warfarin atau heparin.

  • Menggunakan kompres khusus untuk mengurangi pembengkakan dan risiko komplikasi.

  • Mengonsumsi obat untuk menghancurkan gumpalan darah.

  • Melakukan operasi untuk membuang vena yang mengalami varises yang menimbulkan rasa nyeri dan menyebabkan tromboflebitis berulang kali.

Itulah 4 faktor yang dapat menjadi pemicu tromboflebitis. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal penyakit yang terjadi karena gumpalan darah tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: