Waspada, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Hepatitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada, Ini 4 Kebiasaan Penyebab Hepatitis

Halodoc, Jakarta - Mau tahu berapa banyaknya pengidap hepatitis di seluruh dunia? Menurut infografis yang dikeluarkan WHO, setidaknya 325 juta orang mengidap hepatitis B dan C. Angka ini tentunya akan melonjak tajam bila ditambahkan dengan jenis hepatitis lainnya, yaitu hepatitis A, D, dan E. 

Jangan anggap remeh penyakit ini, sebab pada tahun 2015 saja, setidaknya 1,34 orang mesti kehilangan nyawa akibat penyakit yang menyerang hati ini. 

Dalam kebanyakan kasus, penyebab hepatitis adalah infeksi virus, tetapi bisa juga disebabkan oleh kondisi lain. Misalnya, menerapkan kebiasaan atau gaya hidup yang tidak sehat. 

Lantas, kebiasaan atau gaya hidup seperti apa sih yang bisa memicu hepatitis? 

Baca juga: A, B, C, D, atau E, Jenis Hepatitis yang Paling Parah?

1. Sering Mengonsumsi Alkohol

Konsumsi alkohol merupakan penyebab hepatitis yang cukup umum. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai hepatitis alkoholik. Hepatitis jenis ini merupakan kondisi peradangan hati yang disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Yang bikin resah, kondisi ini bisa berkembang menjadi sirosis, alias terbentuknya jaringan parut di hati karena kerusakan hati jangka panjang (kronis). 

Itu belum seberapa, ketika sirosis tak ditangani dengan tepat, ujung-ujungnya bisa membuat hati berhenti berfungsi. Sebaiknya, jangan remehkan hepatitis alkoholik, sebab penyakit ini merupakan kondisi serius yang bisa berujung pada kematian. 

2. Gemar Menato Tubuh

Untuk kamu yang gemar menato tubuh, rasanya perlu harap-harap cemas. Sebab, sama halnya dengan penggunaan jarum suntik bergantian, jarum tato yang tak steril bisa menjadi media penularan virus hepatitis B. 

Hepatitis B (HBV) ditularkan dari virus hepatitis B melalui kontak dengan darah yang terinfeksi. Selain jarum suntik, penularan hepatitis B juga bisa melalui air mani hingga cairan tubuh lainnya. 

Baca juga: Sirosis atau Hepatitis? Kenali Bedanya

3. Makan atau Jajan Sembarangan

Bagi kamu yang masih sering jajan sembarang, sebaiknya pikir dua kali sebelum melakukan kebiasaan tersebut. Pasalnya, hepatitis bisa saja disebabkan oleh makanan yang telah tercemar virus hepatitis A. 

Hepatitis A (HAV)  disebabkan oleh virus hepatitis tipe A yang ada di dalam tinja seseorang yang terinfeksi. Umumnya, hepatitis A sering ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi. Banyak orang di daerah dengan sanitasi buruk terinfeksi virus ini. 

4. Seks Bebas

Coba tebak apa kesamaan dari hepatitis A, B, dan C? Ketiganya sama-sama bisa ditularkan lewat hubungan seksual. Alasannya, virus hepatitis ini bisa tinggal di dalam cairan tubuh manusia. Contohnya, pada darah, cairan vagina, cairan rektum, dan air mani. 

Penyebabnya sudah, lalu seperti apa sih gejala-gejala hepatitis? 

Baca juga: 4 Penyakit yang Sering Terjadi Pada Organ Liver

Dari Kuning Hingga Gatal pada Kulit

Menurut ahli dari National Health Service (NHS) di Inggris gejala hepatitis juga bisa berkembang dan menimbulkan tanda-tanda seperti di bawah ini.

  • Menguningnya mata dan kulit (jaundice); 

  • Nyeri pada otot dan sendi;

  • Merasa tidak enak badan dan diare;

  • Suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius;

  • Merasa haus sepanjang waktu;

  • Urine berwarna gelap;

  • Sakit perut;

  • Kehilangan nafsu makan;

  • Pucat; dan

  • Kulit terasa gatal.

Ahli NHS juga menambahkan, hepatitis jangka panjang (kronis) terkadang tak memiliki gejala yang jelas sampai hati berhenti bekerja dengan baik (gagal hati).

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!