26 October 2017

5 Alasan Penyebab Kaki Bengkak

5 Alasan Penyebab Kaki Bengkak

Halodoc, Jakarta – Ada banyak jenis alas kaki untuk wanita, mulai dari sandal, flat shoes, heels, stiletto, wedges dan sepatu kets. Tentu saja masing-masing orang punya preferensi sendiri tentang jenis sepatu yang dikenakannya. Namun terkadang, tuntutan pekerjaan membuat seseorang harus menggunakan jenis sepatu tertentu, misalnya heels.

Penggunaan alas kaki yang tidak tepat bisa menyebabkan bengkak dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun kamu tidak perlu panik karena sebenarnya tak ada masalah yang serius pada kaki. Ada alasan mengapa kaki membengkak ketika kamu mengenakan alas kaki. Mulai karena kebiasaan dan juga karena faktor kesehatan. Yuk, cari tahu lebih lengkap alasan kaki kamu membengkak seperti dilansir dari WomensHealthMag berikut ini:
 

  • Menggunakan Kaki Seharian

Coba ingat-ingat apa yang kamu lakukan selama beberapa jam sebelum kaki kamu tiba-tiba membengkak? Bisa jadi, karena kamu banyak bergerak sehingga menyebabkan kaki jadi bengkak. Berdiri terlalu lama atau berjalan bisa menyebabkan tubuh bagian bawah membengkak, seperti dikatakan oleh Jacqueline Sutera, juru bicara the American Podiatric Medical Association and Vionic. Untuk mengatasinya, kamu bisa beristirahat sementara untuk menarik nafas. Kamu juga mesti melepas alas kaki untuk sementara agar sirkulasi darah kembali lancar. Menurut Jacqueline, bengkak ini akan menghilang dalam semalam.

  • Ukuran Sepatu Tidak pas

Bisa jadi kamu memiliki ukuran sepatu yang berbeda untuk masing-masing kaki. Ini menyebabkan salah satu kaki bisa merasa kesempitan sedangkan kaki yang lain merasa pas dengan satu ukuran sepatu. Ketidaknyamanan ini pun bisa menyebabkan kaki kamu bengkak. Selain kesempitan, bentuk sepatu yang terlalu rapat pun bisa membuat kaki jadi bengkak karena tidak ada sirkulasi udara dan menghambat aliran darah. Biasanya bengkak terjadi pada tumit kami usai kamu kamu mengenakan heels tinggi yang memang terlihat indah membuat kaki jenjang. Nah, kalau sudah begini sebaiknya kamu mengistirahatkan kaki sejenak dan mengganti alas kaki dengan yang lebih nyaman agar kaki kembali seperti semula.

  • Berat Badan Naik

Kamu mungkin enggak sadar kalau berat badan kamu naik, namun kamu sadar kalau kaki kamu membengkak. Karena bobot tubuh bertambah, kaki menjadi mendapat beban tambahan sehingga membengkak. Pembengkakan kaki ini, juga berlaku pada ibu hamil. Saat mengandung, tubuh memproduksi darah 50 persen lebih banyak dan cairan untuk mendukung tumbuh kembang bayi serta persiapan persalinan, seperti dilansir dari American Pregnancy Association. Karenanya ukuran kaki jadi membesar dan membengkak. Nah, disarankan untuk kamu menggunakan sepatu yang lebih nyaman dan tidak menyebabkan bengkak bertambah.

  • Varises

Jika kedua kaki membengkak namun kamu enggak juga mengalami hal yang sebelumnya disebutkan, maka bisa jadi kamu mengalami varises. Darah tidak kembali dibawa ke jantung sehingga terasa terasa pada bagian kaki sehingga membuatnya membengkak. Jika ini terjadi maka sebaiknya kamu segera melakukan pemeriksaan ke dokter.

  • Cantengan

Pentingnya menjaga kesehatan kaki juga bermanfaat untuk kuku kamu. Bakteri bisa menghambat dan membuat infeksi yang biasa disebut cantengan. Kalau sudah begini, bagian daging di kuku kaki bisa membengkak. Akhirnya kamu jadi enggak nyaman menggunakan sepatu yang tertutup. Untuk mengatasinya, biasanya diberikan obat antibiotik atau pada kasus serius dilakukan operasi pengangkatan kuku.

Perhatikan selalu kondisi kesehatan kamu termasuk bagian kaki. Tampil gaya boleh saja namun, kesehatan kaki tetap yang utama. Bengkak yang muncul pada kaki bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan sebaiknya kamu mendapat tindakan medis jika mulai ganggu aktivitas.

Jika kamu ingin bertanya pada dokter mengenai masalah kesehatan, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc. Dokter Halodoc bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Kamu juga bisa membeli suplemen vitamin yang dibutuhkan melalui Halodoc dan pesanan kamu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google App.