5 Fakta Tentang Mood yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
5 Fakta Tentang Mood yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Bicara soal mood sama saja dengan bicara tentang suasana hati. Mood adalah keadaan emosional yang bersifat sementara. Mood umumnya terbagi menjadi dua, yaitu mood yang baik (good mood) dan mood yang buruk (bad mood). Itulah mengapa di saat seseorang tidak dalam keadaan mood yang baik, dia akan berkata "sedang tidak mood nih".

Kalimat tersebut bisa menjadi peringatan agar kamu tidak mengganggunya untuk sementara waktu, sampai mood kembali membaik. Nah, seseorang yang memiliki mood berubah-ubah dalam waktu singkat sering disebut "moody". Mau tahu apa saja fakta tentang mood lainnya? Intip fakta-fakta tentang mood berikut ini.

Baca Juga: 5 Cara Menenangkan Pikiran Saat Bad Mood

  1. Mood Menular

Melansir dari Psychology Today, para peneliti telah mempelajari kecenderungan seseorang yang secara tidak sadar dan otomatis meniru ekspresi emosional orang lain. Pada banyak kasus seseorang mampu merasakan perasaan yang sama melalui paparan emosi orang lain selama interaksi sosial.

Penelitian menemukan bahwa mimikri kerutan atau senyum atau jenis ekspresi emosional lainnya memicu reaksi dalam otak, sehingga kita menafsirkan ekspresi itu sebagai perasaan kita sendiri. Sederhananya, sebagai spesies, kita secara alami rentan untuk "menangkap" emosi orang lain.

  1. Cuaca Pengaruhi Mood

Siapa sangka cuaca mampu memengaruhi mood seseorang? Hal ini telah disebutkan dalam jurnal yang dipublikasikan di Psychological Science. Studi tersebut menyebutkan bahwa cuaca cerah berkaitan dengan mood yang lebih riang, daya ingat yang lebih baik, dan pikiran yang lebih terbuka. Hal ini karena saat cuaca cerah, seseorang dapat menghabiskan banyak waktu di luar rumah untuk bertemu teman/keluarga dan beraktivitas lainnya.

Dilansir dari WebMD juga disebutkan sejumlah penelitian telah mengkonfirmasi jika suasana hati orang-orang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh cuaca. Sinar matahari dikaitkan dengan suasana hati yang baik ketimbang saat cuaca sedang mendung.

  1. Cokelat Memperbaiki Mood

Ada bermacam-macam jenis cokelat, diantaranya cokelat hitam, cokelat putih, dan cokelat susu. Diantara ketiga jenis cokelat tersebut, cokelat hitam adalah jenis yang paling ampuh untuk mengatasi mood. Cokelat hitam mengandung antioksidan dan senyawa pembangkit mood yang relatif lebih tinggi ketimbang jenis cokelat lainnya. Selain itu, kandungan gula dalam cokelat hitam cenderung lebih rendah, sehingga kamu enggak perlu takut gemuk ketika makan cokelat hitam saat lagi bad mood.

Namun, kamu tetap tidak dianjurkan untuk mengonsumsi coklat terlalu banyak, ya! Pasalnya, coklat mengandung kafein dapat membuat insomnia atau sakit perut jika dikonsumsi berlebihan.

Jika kamu mengalami sakit perut setelah makan coklat, tanyakan kepada dokter Halodoc terkait penanganan yang bisa kamu lakukan. Lewat aplikasi Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Baca Juga: Mood Seseorang Bisa Diketahui dari Warna Pakaian?

  1. Musik Tertentu Dapat Memperbaiki Mood

Kamu pasti sering mendengar jika musik mampu memperbaiki mood yang rusak. Melansir dalam WebMD, memang benar jika musik mampu memperbaiki mood, tetapi itu tergantung pada musik apa yang kamu dengarkan.

Di dalam laman Web MD menyebutkan bahwa sebuah studi menunjukan jika suasana hati seseorang dapat membaik ketika mereka mendengarkan Mozart. Tetapi, ketika mendengar musik instrumental lainnya, contohnya musik dari film Holocaust "Schindler’s List”, suasana hati seseorang bisa semakin memburuk.

Ketika kita mendengarkan musik yang tepat, ini dapat memengaruhi mood dengan cara menghasilkan dopamin di otak. Meningkatnya dopamin di otak ini yang membuat orang akan merasa lebih senang setelah mereka mendengarkan musik yang disukai.

  1. Atasi dengan Olahraga

Tidak hanya membosankan, duduk terlalu lama juga bisa bikin bad mood. Studi yang dilakukan di Universitas Connecticut membuktikan bahwa terlalu lama duduk dan diam bisa membuat suasana hati menjadi jelek. Jadi, cara untuk mengatasinya adalah kamu perlu bergerak untuk olahraga.

Dilansir dalam laman Web MD, penelitian menunjukkan bahwa olahraga membantu menciptakan neuron baru di otak, meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan kadar zat kimia pengatur suasana hati kunci di otak, seperti dopamin dan serotonin.

Baca Juga: Sering Mood Swing, Hati-Hati Gejala Bipolar

Kalau kamu tidak terbiasa olahraga, kamu bisa memulainya dengan melakukan olahraga ringan, seperti jalan kaki, jogging, dan bersepeda setidaknya 20-30 menit per hari. Jadi, selain bikin tubuh kamu bugar dan sehat, olahraga yang dilakukan juga bisa bikin mood kamu baik.

Referensi :
Psychology Today. Diakses pada 2019. Emotions Are Contagious—Choose Your Company Wisely.
WebMD. Diakses pada 2019. Quiz: Myths and Facts About Your Moods.
Science Direct. Diakses pada 2019. The benefits of knowing what you know (and what you don’t): How calibration affects credibility.
American Psychological Association. Diakses pada 2019. Good moods make some superstition-prone.