29 November 2018

5 Gejala Penyakit Saraf yang Perlu Diketahui

5 gejala penyakit saraf yang perlu diketahui

Halodoc, Jakarta – Sistem saraf manusia yang terbentuk dari tiga bagian tubuh, yaitu otak, saraf tulang belakang, dan saraf berperan penting dalam kelangsungan hidup manusia. Tanpa sistem saraf yang baik, tubuh manusia tidak bisa berfungsi dengan normal. Hal ini karena sistem saraf lah yang bertanggung jawab untuk mentransfer impuls dari dari otak ke seluruh tubuh agar bisa menjalankan fungsi organ. Itulah sebabnya ketika seseorang mengalami penyakit saraf, ada beberapa fungsi tubuhnya yang akan terganggu atau tidak bisa bekerja dengan baik. Yuk, ketahui apa saja gejala penyakit saraf di sini.

Mengenali Sistem Saraf Manusia

Sistem saraf manusia mengontrol hampir semua fungsi tubuh, antara lain:

  • Pikiran dan emosi

  • Proses belajar dan daya ingat

  • Sensasi dan persepsi

  • Pertumbuhan dan perkembangan otak

  • Pergerakan, keseimbangan dan koordinasi

  • Tidur

  • Pemulihan dan rehabilitasi

  • Suhu tubuh

  • Pernapasan dan detak jantung.

Ketika sebagian sistem saraf seseorang terganggu, maka dia bisa mengalami kesulitan atau bahkan kehilangan kemampuan untuk bergerak, berbicara, menelan, dan bernapas atau belajar. Pengidap juga bisa mengalami gangguan pada ingatan, indera atau suasana hati.

Saraf dalam tubuh manusia dibagi menjadi tiga tipe, yaitu:

  • Saraf otonom. Saraf ini bertanggung jawab untuk mengontrol gerakan organ tubuh yang berlangsung tanpa disadari atau setengah disadari manusia, misalnya seperti detak jantung, tekanan darah, serta pencernaan dan pengaturan suhu tubuh.

  • Saraf motorik. Saraf ini dikenal sebagai yang bertanggung jawab dalam pergerakan manusia. Hal ini karena saraf motorik lah yang bertugas untuk mengirimkan informasi dari otak dan tulang belakang menuju ke otot.

  • Saraf sensorik. Saraf inilah yang memampukan seseorang untuk bisa merasakan rasa sakit dan sensasi lainnya. Hal ini karena saraf sensorik bertugas mengirimkan informasi dari kulit dan otot kembali ke tulang belakang dan otak.

Gejala Penyakit Saraf

Gejala yang bisa dirasakan pengidap saat mengalami sakit saraf pun berbeda-beda, karena tergantung tipe saraf yang mana yang mengalami gangguan atau rusak. Namun umumnya, gejala penyakit saraf adalah sebagai berikut:

1. Berkeringat Terlalu Banyak

Bila kamu mengeluarkan keringat berlebih saat cuaca sedang dingin atau sebaliknya, mengeluarkan keringat yang terlalu sedikit padahal cuaca sedang panas, maka bisa jadi ini adalah gejala penyakit saraf otonom.

2. Limbung atau Kehilangan Keseimbangan

Penyakit saraf otonom juga bisa menimbulkan gejala berupa limbung atau kehilangan keseimbangan. Bila kamu sering terjatuh atau tersandung tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, hati-hati. Mungkin saja kamu mengalami gangguan saraf tepi yang bisa menyebabkan gangguan persepsi, gangguan serebelum, dan gangguan saraf kranial VIII. Namun, limbung juga bisa menjadi gejala dari parkinson, yaitu kerusakan yang terjadi pada sel-sel saraf di bagian otak.  

3. Kesulitan Bergerak

Bila kerusakan saraf terjadi pada saraf motorik, maka pengidapnya bisa mengalami kesulitan bergerak atau bahkan kelumpuhan. Pengidap juga diharapkan untuk waspada karena kelumpuhan juga bisa menjadi pertanda adanya masalah serius yang membutuhkan penanganan cepat, misalnya stroke.

4. Kebas atau Mati Rasa

Sensasi kebas, seperti mati rasa, kesemutan, ataupun rasa terbakar yang biasanya terjadi di tangan dan kaki mungkin tidak menjadi masalah bila terjadi saat kamu sedang tidur tau hanya berlangsung sementara. Namun, bila kamu merasakan gejala tersebut berulang kali dan dalam waktu yang lama, sebaiknya segera bicarakan ke dokter. Pasalnya, bisa jadi ada gangguan pada saraf sensorik kamu.

5. Kaki Terasa Sangat Nyeri

Saraf sensorik yang rusak juga bisa menimbulkan gejala berupa rasa nyeri yang hebat secara terus-menerus, serta rasa panas atau kesemutan yang bisa terjadi mulai dari punggung bagian bawah dan menyebar sampai ke bagian kaki. Penyebab penyakit saraf sensorik biasanya akibat jatuh atau lelah pada sumsum tulang belakang.

Nah, bila kamu mengalami gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter. Kamu juga bisa membicarakan keluhanmu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Caranya sangat praktis, kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: