02 January 2018

5 Jenis Asupan Makanan untuk Pengidap Anemia

5 Jenis Asupan Makanan untuk Pengidap Anemia

Halodoc, Jakarta – Anemia adalah penyakit yang terjadi karena kadar sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari seharusnya. Padahal sel darah merah berperan penting dalam proses pengiriman oksigen dari jantung ke seluruh bagian tubuh. Hal inilah yang kemudian menyebabkan gejala anemia berupa mudah lelah, gampang pusing, kedinginan hingga sulit bernapas.

Penurunan kadar sel darah merah biasanya terjadi karena tubuh kekurangan zat besi. Saat tubuh kurang zat besi, maka produksi hemoglobin pun akan ikut menurun. Hemoglobin penting bagi tubuh untuk membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pada dasarnya, anemia merupakan penyakit yang membutuhkan perawatan agar tidak sering kambuh.

Kalau anemia terjadi diakibatkan karena kekurangan zat besi, kamu bisa melakukan perawatan secara alami. Yaitu dengan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Ada beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh pengidap anemia. Mau tahu apa saja?

1. Daging Merah

Orang yang memiliki riwayat anemia dianjurkan untuk mengonsumsi daging merah tanpa lemak. Sebab jenis asupan yang satu ini dikenal mampu meningkatkan produksi sel darah merah. Daging sapi banyak mengandung vitamin B 12 yang baik untuk menangani anemia.

Sejumlah ahli merekomendasikan para penderita anemia untuk rutin mengonsumsi dua sampai tiga kali daging dalam satu minggu. Pastikan pula kamu untuk memasak daging hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi. Kebiasaan ini baik untuk memastikan daging bebas dari kontaminasi  bakteri yang malah dapat memicu penyakit lainnya.

2. Bayam

Jenis makanan yang juga dikenal baik untuk melawan anemia adalah sayur-sayuran hijau . Dan salah satu yang terbaik adalah bayam. Pasalnya bayam tinggi akan kandungan vitamin A, vitamin B19, vitamin C, vitamin E dan kalsium. Kandungan nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk melawan anemia.

Bayam juga mengandung serat, beta karoten dan zat besi yang cukup untuk menghindari tubuh dari kekurangan sel darah merah. Kebanyakan orang akan mengonsumsi bayam dengan cara direbus, namun jangan terlalu lama cukup sampai matang saja. Jika kamu mengalami anemia yang berat, cobalah untuk mengonsumsi bayam sebanyak dua kali dalam satu hari.

3. Telur

Setiap satu butir telur setidaknya mengandung 1.02 mg zat besi. Hal ini menjadikan telur masuk dalam daftar makanan yang dapat membantu mengurangi gejala anemia. Sebaiknya konsumsi telur dengan cara direbus, tidak digoreng.

Telur memang telah lama dikenal sebagai makanan yang memiliki banyak kebaikan. Sebab sebutir telur mengandung banyak protein dan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas. Namun tetap harus memerhatikan porsi makan telur ya, jangan sampai berlebihan.

4. Tiram

Makanan laut ternyata juga bisa membantu meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh. Salah satu yang terbaik untuk dikonsumsi pengidap anemia adalah tiram. Sebab tiram banyak mengandung nutrisi penting seperti zat besi, protein dan vitamin B12.

Kandungan-kandungan tersebut nyatanya baik untuk mengatasi anemia dan dapat membantu meningkatkan jumlah sel darah merah. Cobalah untuk mengonsumsi tiram setidaknya dua kali dalam satu minggu. Namun pastikan kamu mengolahnya dengan cara yang benar ya, agar manfaatnya tidak hilang.

5. Tomat

Mengonsumsi tomat dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Karena tomat banyak mengandung vitamin C dan likopen. Keduanya dapat mempercepat penyerapan zat besi.

Konsumsi dua buah tomat segar  dalam satu hari untuk mengoptimalkan manfaat tomat dalam melawan anemia. Atau kamu bisa mengonsumsi tomat dengan beberapa cara seperti membuat jus tanpa gula, atau jus tomat dicampur wortel dan buah lainnya.

Cara-cara di atas merupakan langkah alami yang dapat diterapkan untuk mengurangi gejala anemia. Namun jika kamu memiliki  gejala yang cukup berat dan sulit reda, kamu mungkin membutuhkan perawatan yang lebih lanjut. Jika butuh saran dokter, manfaatkan aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Ayo, unduh Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.