5 Jenis Asupan Makanan untuk Pengidap Anemia

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
5 Jenis Asupan Makanan untuk Pengidap Anemia

Halodoc, Jakarta – Sering merasa lelah? Badan lemas dan kepala terasa pusing? Awas, bisa jadi itu tanda-tanda dari anemia. Munculnya gejala seperti ini disebabkan karena jumlah sel darah merah di dalam tubuh lebih rendah dari batas normalnya. Kalau kamu sering kelelahan yang disertai pusing, coba tanya dokter Halodoc untuk memastikan apakah kamu memang mengalami anemia atau tidak. Download Halodoc di sini.

Penurunan jumlah sel biasanya disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi. Saat tubuh kurang zat besi, maka produksi hemoglobin pun akan ikut menurun. Hemoglobin penting bagi tubuh untuk membantu mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kalau kamu mengidap anemia, sebaiknya konsumsi makanan tinggi zat besi ini agar jumlah sel darah merah semakin bertambah. 

Makanan yang Baik Dikonsumsi Pengidap Anemia

Jenis makanan di bawah ini tentunya mengandung kadar zat besi yang cukup tinggi. Mengingat zat besi adalah zat yang dibutuhkan untuk pembentukan hemoglobin, maka pengidap anemia dianjurkan untuk konsumsi makanan-makanan di bawah ini:

1. Daging Merah

Daging merah kaya akan vitamin B12 yang baik pembentukan hemoglobin. Namun, akan lebih baik jika daging merah yang dikonsumsi tanpa lemak atau mengandung sedikit lemak. Menurut ahli, pengidap anemia dianjurkan untuk rutin mengonsumsi daging merah sebanyak 23 kali dalam satu kali.

Pastikan untuk mengolah daging merah dengan benar agar tidak menghilangkan nutrisi-nutrisi yang ada di dalamnya. Jangan lupa untuk membersihkan daging sebelum di masak dan pastikan sampai benar-benar matang.

2. Bayam

Diantara semua jenis sayuran hijau, bayam menjadi sayuran yang paling tinggi kandungan vitaminnya. Kandungan vitamin A, vitamin B19, vitamin C, vitamin E dan kalsium dalam bayam memiliki banyak manfaat untuk pengidap anemia. Yang paling penting, kandungan serat, beta karoten dan zat besi dalam bayam bisa mencegah tubuh dari kekurangan sel darah merah.

Saat mengolah bayam, hindari memasaknya terlalu lama karena berisiko menghapus nutrisinya. Pengidap anemia berat bisa konsumsi bayam sebanyak dua kali dalam satu hari.

3. Telur

Telur adalah bahan makanan yang sangat mudah dicari. Kabar baiknya, satu butir telur ternyata mengandung 1.02 miligram zat besi. Tentunya, ini menjadi kabar baik bagi pengidap anemia. Selain mudah didapatkan, telur ternyata ampuh mengurangi gejala anemia. Bukan hanya zat besi, telur juga terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi serta antioksidan untuk menangkal radikal bebas.

Telur juga mudah diolah menjadi berbagai menu masakan. Namun, akan lebih baik jika kamu mengonsumsinya dengan cara direbus, bukan digoreng. Kamu juga harus memerhatikan porsi makan telur ya, jangan sampai berlebihan.

4. Tiram

Tiram merupakan salah satu jenis makanan laut yang efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Ini karena, tiram mengandung  zat besi, protein dan vitamin B12. Seperti yang sudah di jelaskan sebelumnya, zat besi dibutuhkan guna membantu pembentukan hemoglobin. Konsumsi tiram setidaknya dua kali dalam satu minggu. 

5. Tomat

Bukan cuma sayuran hijau saja yang punya manfaat zat besi. Buktinya, tomat juga mengandung zat besi yang cukup tinggi sekitar 3,39 miligram setiap satu cangkirnya. Fakta lainnya, ternyata tomat juga berperan meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Penyebabnya karena tomat banyak mengandung vitamin C dan likopen yang bekerja efektif dalam mempercepat penyerapan zat besi.

Untuk memaksimalkan manfaat tomat, kamu bisa mengonsumsinya satu kali setiap hari. Kamu bisa konsumsi tomat dengan mencampurnya ke dalam makanan lain, dibuat jus tanpa gula, atau dimakan langsung.