• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Manfaat Timun Suri, Buah Favorit Saat Bulan Puasa

5 Manfaat Timun Suri, Buah Favorit Saat Bulan Puasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Halodoc, Jakarta – Saat bulan Ramadan, penjual es buah segar makin banyak bermunculan demi memanfaatkan momen yang hanya datang sekali dalam setahun ini. Nah, di antara buah-buahan yang sering kamu lihat, ada salah satu buah yang paling umum dijadikan andalan berbuka puasa, yaitu timun suri.

Timun suri sudah seperti buah musiman yang hanya muncul saat bulan Ramadan. Bentuknya lonjong berwarna paduan kuning dan oranye. Sekilas, kamu akan melihat timun suri seperti buah pepaya atau blewah, tetapi bentuknya lonjong.

Buah timun suri mengandung banyak air dan memiliki daging buah yang lembut, sehingga banyak dipilih untuk campuran buah pada menu es buah untuk berbuka puasa. Namun, ternyata masih ada berbagai manfaat timun suri lain yang perlu kamu ketahui. Apa saja? Simak ya!

Membantu Melegakan Tenggorokan

Tidak minum selama lebih dari 12 jam tentu akan membuat tenggorokan terasa kering. Inilah mengapa banyak orang yang langsung berbuka dengan minum minuman dingin. Padahal, minuman dingin tidak baik untuk tenggorokan kering, karena dapat mengakibatkan radang. Oleh karena itulah kamu dianjurkan untuk mengonsumsi minuman hangat saat berbuka.

(Baca juga: Semakin Populer, Ini Manfaat Konsumsi Buah Naga)

Nah, supaya kamu juga terlindungi dari radang tenggorokan yang mengganggu, kamu bisa mengonsumsi timun suri saat buka puasa. Buah ini bisa kamu campurkan dengan es buah atau langsung kamu makan. Timun suri akan membantu melegakan tenggorokan sekaligus mengurangi bahaya penyakit radang tenggorokan yang rentan menyerang ketika bulan puasa.

Menghidrasi Tubuh dan Melancarkan Pencernaan

Manfaat timun suri selanjutnya adalah untuk menghidrasi tubuh sekaligus melancarkan pencernaan. Kurangnya asupan cairan ketika berpuasa menyebabkan tubuh kamu juga rawan dehidrasi. Nah, kandungan air yang melimpah pada buah timun suri bisa membantu mengembalikan cairan tubuh kamu yang hilang selama berpuasa, sehingga kamu pun bebas dari dehidrasi.

Selain itu, buah ini juga kaya akan serat yang baik untuk sistem pencernaan tubuh. Jadi, kalau kamu merasa susah buang air besar atau memiliki masalah dengan lambung, buah ini sangat baik untuk kamu konsumsi.

Sumber Antioksidan

Siapa sangka, sumber antioksidan tak hanya bisa kamu dapatkan dari buah jeruk, tetapi juga dari timun suri. Buah ini juga kaya akan vitamin C, lignan, flavonoid, dan beta karoten yang berperan sebagai zat anti-inflamasi. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Young Pharmacist mengungkapkan, buah yang termasuk dalam golongan Cucurbitaceae—termasuk timun suri—disinyalir memiliki kandungan antioksidan yang memang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

(Baca juga: 7 Manfaat Lemon Bagi Kesehatan)

Membantu Mencegah Penyakit Alzheimer

Tak hanya vitamin C, timun suri juga ternyata kaya akan vitamin K yang penting untuk kesehatan tulang dan sendi. Selain itu, vitamin K juga disinyalir berfungsi sebagai obat untuk mencegah terjadinya kerusakan neural pada otak yang mengacu pada terjadinya penyakit Alzheimer. Oleh karena itu, mengonsumsi buah timun suri dalam porsi yang tepat akan membantu kamu terlindung dari penyakit Alzheimer.

Memiliki Kandungan Zat Antikanker

Tahukah kamu, buah timun suri juga berperan untuk menghambat pertumbuhan tumor maupun sel kanker. Kandungan saponin yang terdapat dalam buah ini berperan sebagai penghambat yang baik untuk mencegah rusaknya metabolisme tubuh dan pertumbuhan sel tumor dan kanker.

 

Itu tadi lima manfaat timun suri, salah satu buah favorit saat bulan puasa yang perlu diketahui. Menjaga kesehatan menjadi hal penting yang harus kamu lakukan, terlebih selama bulan puasa. Kalau kamu merasa tubuh kamu mengalami gejala yang tidak biasa, jangan ragu untuk langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Aplikasi ini bisa kamu download di ponsel Android atau iPhone. Selain layanan Tanya Dokter, Halodoc juga memiliki layanan Apotek Antar dan Cek Lab untuk memesan obat atau melakukan cek lab tanpa harus keluar rumah.