09 May 2018

5 Penyakit Langganan Saat Liburan

5 Penyakit Langganan Saat Liburan

Halodoc, Jakarta – Jangan sampai liburanmu terganggu karena badan tidak fit. Ada beberapa penyebab badan tidak fit, sehingga akhirnya jatuh sakit menjelang liburan. Bisa jadi sebelum liburan kamu terlalu memforsir pekerjaan dan membuatmu jadi sakit. Selain itu, kondisi badan yang sudah setengah drop, dibawa dalam perjalanan menggunakan transportasi umum seperti pesawat, kereta api, atau bis memungkinkan kamu mendapatkan virus dari penumpang lainnya. Antibodi yang lemah membuat kamu lebih cepat tertular penyakit.

Biasanya, orang dengan sistem imunitas yang baik karena sudah dilatih dengan olahraga teratur, pola makan sehat, tidur cukup, dan cerdas mengelola emosi tidak mudah terkena sakit saat liburan. Sebagai informasi buatmu dan untuk mengantisipasinya, berikut adalah penyakit langganan saat liburan yang perlu diketahui.

  1. Influenza

Salah satu penyakit saat liburan yang rentan menular ke orang-orang adalah influenza. Apalagi kalau kamu mengendarai transportasi umum, kamu tidak akan pernah tahu riwayat kesehatan orang yang duduk di sebelahmu. Bisa saja dia bersin lalu tidak menutup mulut atau baru saja membuang ingus dan tak sengaja memegang lengan bangku yang kamu pegang juga. Nah, kalau kamu sudah merasa tidak enak badan atau tanda-tanda sakit menjelang liburan, ada baiknya kamu mengonsumsi Vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh kamu. (Baca juga: Perlu Tahu, 4 Dampak Negatif Kesepian Bagi Kesehatan)

  1. Diare

Liburan tidak asyik kalau tidak mencoba menu-menu baru yang menggoyang lidah di tempat tujuan wisata. Namun, kamu juga perlu waspada dengan penyakit saat liburan yang satu ini, apalagi kalau bukan diare. Jangan cepat tergoda selera jajanan lokal yang menggiurkan, apalagi kalau perutmu tidak kuat dengan street food. Untuk jaga-jaga, sediakan obat sakit perut atau minyak angin untuk persiapan jika kamu terkena diare.

  1. Alergi

Pastinya kamu sudah tahu riwayat alergi yang kamu miliki berdasarkan pengalaman yang sebelumnya. Bisa jadi kamu alergi seafood, kacang, atau bahkan udara dingin. Khusus untuk udara dingin, biasanya badan terasa gatal dan bengkak-bengkak merah yang semakin menyebar kalau digaruk. Siap-siap saja berbekal obat alergi dan membawa baju hangat supaya alergi dinginmu tidak kumat.

  1. Mabuk Perjalanan

Terkadang kondisi badan yang tidak fit bisa menyebabkan mabuk perjalanan sekalipun kamu tidak pernah mabuk perjalanan sebelumnya. Nah, guna mengantisipasinya, ada baiknya kamu menyediakan obat anti mabuk supaya perjalananmu tidak terganggu dan sampai di tempat tujuan dengan badan lebih segar. Selain mengurangi efek mual, obat anti mabuk biasanya membuat kamu mengantuk, sehingga tertidur sepanjang perjalanan. Ini lebih baik ketimbang tetap terjaga dengan kondisi badan tidak nyaman.

  1. Dehidrasi

Dehidrasi juga bisa jadi penyakit saat liburan yang datang tiba-tiba. Ini disebabkan karena kamu kurang minum, sedangkan cuaca panas menguras cairan dalam tubuhmu. Sebaiknya, perbanyak minum air putih dan kurangi kopi. Apalagi kalau kamu punya banyak aktivitas di sepanjang hari untuk menikmati liburan tersebut. Kurangi camilan yang mengandung MSG dan gula yang bikin tubuh kamu semakin lemas.

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak mengenai penyakit saat liburan dan bagaimana menghindarinya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Kamu juga bisa meminta saran vitamin seperti apa yang dibutuhkan untuk meningkatkan imunitas dan dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.